BAB III PEMBAHASAN. Pada tahun 1920, Dienst Voor De Volks Deandheid (Pemerintah Hindia

Save this PDF as:
Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III PEMBAHASAN. Pada tahun 1920, Dienst Voor De Volks Deandheid (Pemerintah Hindia"

Transkripsi

1 BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Sejarah Perusahaan Pada tahun 1920, Dienst Voor De Volks Deandheid (Pemerintah Hindia Belanda), mendirikan Proesf Voor Rivier Water Zuivering Voor Drink Water di Manggarai Penyelidikan dan Pengolahan Air Sungai, bahan baku air minum. Pada tahun 1935, berubah nama menjadi Lab.Voor Technish Hygiene & Drink Water Voorzeining di Bandung, kerja sama dengan Technische Hooge Scool (ITB) dan STT. Pada zaman kemerdekaan, menjadi Laboratorium Kesehatan Teknik (LKT). Pada tahun 1946, LKT dipindah ke Yogyakarta. Pada tahun 1949, LKT Yogyakarta Lembaga Ilmu Kesehatan Teknik, dibawah SekJen DepKes. Pada tahun 1953, menjadi Lembaga Ilmu Kesehatan Teknik Bandung cabang Yogyakarta dan diserahkan oleh DepKes kepada ITB pada tahun Pada tahun 1967, menjadi LKT Yogyakarta, dibawah DepKes dan pada tahun 1978 LKT Yogyakarta menjadi Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), dibawah DitJen Yanmedik DepKes. Pada tahun 1982, BTKL Yogyakarta membentuk pos Jakarta dan Surabaya. Setelah 11 tahun, BTKL dilimpahkan dari DirJen Yanmedik ke DirJen PPM & PL (SK MENKES No. 426 tahun 1989) pada tahun 1993 dan BTKL Yogyakarta pos Jakarta dibentuk BTKL Jakarta, UPT esselon III b. Kemudian pada tahun 2004, BTKL Jakarta menjadi BBTKLPPM Jakarta, UPT Ess. II b (SK 48

2 49 MENKES RI No.267/MENKES/SK/III/2004). Dan pada tahun 2011 BTKLPPM Jakarta menjadi BBTKLPP Jakarta (PERMENKES No.2349 tahun 2011). BBTKLPP Jakarta adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan mempunyai tugas pokok sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan RI No.2349/MENKES/PER/XI /2011, tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit. Visi BBTKLPP Jakarta adalah: Pusat Unggulan Regional Surveilans Faktor Risiko Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Laboratorium Misi BBTKLPP Jakarta adalah: 1. Melakukan pengujian dan pengkajian faktor risiko penyakit dan penyehatan lingkungan. 2. Mengembangkan Laboratorium yang handal dan prima. 3. Merekayasa teknologi tepat guna dan penerapannya. 4. Mendorong kemampuan wilayah layanan dalam surveilans faktor risiko berbasis Laboratorium. 5. Menjalin kerja sama kemitraan dalam surveilans dan penyehatan lingkungan berbasis Laboratorium.

3 Struktur Organisasi dan Fungsi 1. Struktur Organisasi Berikut adalah struktur organisasi Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta: Sumber: BBTKLPP Jakarta Gambar III.1. Struktur Organisasi 2. Fungsi Berikut ini fungsi dari struktur organisasi Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta: a. Kepala Merupakan kedudukan yang paling penting di perusahaan yang membawahi seluruh kedudukan. b. Kepala Bagian Tata Usaha

4

5 51 1). Pelaksanaan penyusunan program dan laporan; 2). Pelaksanaan urusan keuangan; dan 3). Pelaksanaan urusan kepegawaian dan umum. Bagian Tata Usaha terdiri dari: a). Subbagian Program dan Laporan b). Subbagian Umum c. Ka. Bidang Surveilans Epidemiologi 1). Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi penyakit menular dan tidak menular; 2). Pelaksanaan advokasi dan fasilitas kejadian luar biasa, wabah dan bencana; 3). Pelaksanaan kajian dan diseminasi informasi, kesehatan lingkungan, kesehatan matra dan pengendalian penyakit; 4). Pelaksanaan kemitraan dan jejaring kerja bidang surveilans epidemiologi; 5). Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bidang surveilans epidemiologi. Bidang Surveilans Epidemiologi terdiri dari: a). Seksi Advokasi Kejadian Luar Biasa b). Seksi Pengkajian dan Diseminasi d. Ka. Bidang Pengembangan Teknologi dan Laboratorium 1). Pengembangan dan penapisan teknologi pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra; 2). Pengembangan laboratorium pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra;

6

7 52 3). Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan dibidang pengembangan teknologi dan laboratorium; dan 4). Pendidikan dan pelatihan dibidang pengembangan teknologi dan laboratorium bidang pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra. Bidang Pengembangan Teknologi dan Laboratorium terdiri dari: a). Seksi Teknologi Pengendalian Penyakit b). Seksi Teknologi Laboratorium e. Ka. Bidang Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan 1). Analisis dampak lingkungan fisik dan kimia; 2). Analisis dampak lingkungan biologi; 3). Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan dibidang analisis dampak kesehatan lingkungan; dan 4). Pendidikan dan pelatihan dibidang analisis dampak kesehatan lingkungan. Bidang Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan terdiri dari: a). Seksi Lingkungan Fisik dan Kimia b). Seksi Lingkungan Biologi

8 Analisa Jaringan Skema Jaringan A. Blok Diagram Sumber: Dokumen BBTKLPP Jakarta Gambar III.2. Blok Diagram Jaringan Secara umum jaringan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta (BBTKLPP Jakarta) akan dijelaskan secara detail. Berikut ini adalah penjelasannya:

9 54 1. Sistem koneksi internet yang digunakan oleh modem yang terdapat pada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Jakarta menggunakan ADSL dengan ISP (Internet Service Provider) Telkom. Kapasitas bandwidth adalah 7 MBps. 2. Perangkat berikutnya adalah mikrotik yang bertugas sebagai router jaringan LAN. Lalu mikrotik juga terhubung dengan switch utama. 3. Selanjutnya dari switch utama terhubung ke beberapa switch yaitu switch yang ada di lantai 1, 2, 3, dan 4. Adapun penjelasan switch 1, 2, 3, dan 4 adalah sebagai berikut : a. Switch 1 digunakan untuk menyambungkan ke 4 ruangan yaitu ruangan tata usaha, keuangan, pelayanan dan ruang rapat. b. Switch 2 digunakan untuk menyambungkan ke 3 ruangan yaitu ruangan reagensia, mikrobiologi dan kimia biologi. c. Switch 3 digunakan untuk menyambungkan ke 4 ruangan yaitu ruangan instrumen, B3, udara, dan kalibrasi. d. Switch 4 digunakan untuk menyambungkan ke 5 ruangan yaitu ruangan Aula, PTL, SE, ADKL, dan Perpustakan.

10

11 55 B. Skema Jaringan Sumber: Dokumen BBTKLPP Jakarta Gambar III.3. Skema Jaringan Dari hasil skema jaringan diatas merupakan karakteristik topologi star yang diperluas sehingga tampak seperti penggabungan topologi star. Perluasan topologi star tersebut dinamakan Topologi Extended Star. Jadi topologi yang digunakan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Jakarta

12 56 merupakan Topologi Extended Star. IP Address yang digunakan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Jakarta adalah model Static dengan IP address dengan subnet Jadi dapat dianalisa IP Address yang digunakan adalah kelas C dengan subnet defaultnya Untuk list IP Address nya adalah sebagai berikut: Tabel III.1. IP Address No Perangkat IP Address Subnet 1 Mikrotik Gateway Server 2 Server Client Tata Usaha (9 client) s/d Keuangan (5 client) s/d Pelayanan (6 client) s/d Rapat (2 client) s/d Reagensia (2 client) s/d Mikrobiologi (3 client) s/d Kimia-Biologi (8 client) s/d Instrumen (4 client) s/d

13 57 B3 (4 client) s/d Udara (4 client) s/d Kalibrasi (4 client) s/d Aula (6 client) s/d PTL (10 client) s/d SE (10 client) s/d ADKL (10 client) s/d Perpustakaan (4 client) s/d Sumber : Dokumen BBTKLPP Jakarta

14

15 Spesifikasi Perangkat Keras Untuk membangun sebuah jaringan pasti memerlukan perangkat keras, seperti halnya jaringan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta juga memiliki perangkat keras baik sebagai workstation, server ataupun lainnya. Berikut spesifikasi perangkat keras yang digunakan di BBTKL PP Jakarta adalah: Tabel III.2. Spesifikasi Perangkat Keras SERVER Processor Memory HP Pavilion p6 Series 4 GB DDR3L Hard Drive 9 TB ( 2 HDD ) Display Video Card Chipset Merk CPU Access Point Router Switch HP 2011 x 17 inch ATI RADEON Premium Graphics 700M 2GB Integrated PCI Intel CORE i5 Inside HP Pavilion p6 Series Linksys E1200 RouterBoard Mikrotik 450C HUB DLink 8Port DES- 1008A Sumber : Dokumen BBTKLPP Jakarta

16 Spesifikasi Perangkat Lunak Yang dimaksud dengan perangkat lunak adalah perangkat lunak dari sistem komputer sehingga dapat digunakan dalam pengoperasiaannya dan dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Perangkat lunak yang digunakan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta menggunakan beberapa perangkat lunak yang menjadi infrastruktur dasar dan sarana untuk kebutuhan bekerja dan juga untuk mengakses internet yang dapat dilihat dibawah ini : Tabel III.3. Spesifikasi Perangkat Lunak Pengguna Perangkat Lunak (Software) Server Linux CentOS Release 6.8 final Microsoft Windows 10 Microsoft Office 2010 Adobe Reader 9 Client Acrobat Reader Google Chrome Mozilla Firefox Avast Antivirus dan Kaspersky Internet Security Sumber : Dokumen BBTKLPP Jakarta

17 Keamanan Jaringan Dari hasil analisa pada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta menggunakan model atau metode keamanan jaringan yang bias dikatakan baik, terutama pada komputer server dan client yaitu menggunakan Windows Firewall, Avast Antivirus dan Kapersky Internet Security. Dan juga dari sisi router sudah memakai fitur Firewall yang ada pada mikrotik Permasalahan Pokok Setelah menganalisa jaringan Local Area Network yang ada di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta didapatkan beberapa permasalahaan yang dihadapi yaitu sebagai berikut: 1. Bandwidth Management yang ada belum dimaksimalkan dengan baik, sehingga bila ada user atau client yang melakukan download dan upload file berkapasitas besar dapat mengganggu efektifitas pekerjaan yang membuat jaringan lambat.

18 Pemecahan Masalah Dari hasil analisa dan permasalahan pokok yang didapat pada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta maka penulis dapat memberikan pemecahan masalah yaitu sebagai berikut: 1. Melakukan Bandwidth Management dengan metode Simple Queue pada mikrotik keseluruh client. Simple Queue merupakan salah satu cara yang sangat mudah untuk membagi bandwidth dari skala kecil sampai menengah. Simple Queue ini biasanya digunakan untuk mengatur bandwidth upload dan download tiap client.

19 Jaringan Usulan A. Skema Jaringan Usulan Untuk skema jaringan sendiri tidak ada perubahan dikarenakan skema jaringan dan topologi yang ada sudah cukup baik dari segi penempatan server dan instalasi kabel, sehingga tidak ada perubahan. Sumber : Dokumen BBTKLPP Jakarta Gambar III.4. Skema Jaringan Usulan

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Tinjauan Perusahaan Sejarah Perusahaan

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Tinjauan Perusahaan Sejarah Perusahaan BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan Sekretariat Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SesDitjen PSDKP) adalah lembaga pemerintahan yang berada

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. jaringan telepon kantor dan terinstal pada gedung kantor. 2. Pemakaian secara bersama sumber daya komputer.

BAB III PEMBAHASAN. jaringan telepon kantor dan terinstal pada gedung kantor. 2. Pemakaian secara bersama sumber daya komputer. BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Jaringan LAN yang digunakan di PT.Sejahtera Artha Mulia sekarang ini yaitu jaringan Telkom Speedy yang terhubung dari ISP Telkom dengan menggunakan jaringan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. nama dari sebuah instansi pemeriah yang melayani masyarakat di bidang kepabeanan

BAB III PEMBAHASAN. nama dari sebuah instansi pemeriah yang melayani masyarakat di bidang kepabeanan BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai disingkat (DJBC atau bea cukai) adalah nama dari sebuah instansi pemeriah yang melayani masyarakat

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Jaringan LAN yang digunakan di PT. PLN PERSERO Area Bulungan sekarang ini

BAB III PEMBAHASAN. Jaringan LAN yang digunakan di PT. PLN PERSERO Area Bulungan sekarang ini BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Jaringan LAN yang digunakan di PT. PLN PERSERO Area Bulungan sekarang ini yaitu jaringan Telkom Speedy yang terhubung dari ISP Telkom dengan menggunakan jaringan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Hotel BlueSky Pandurata berdiri pada 14 Februari 2009 yang diresmikan oleh

BAB III PEMBAHASAN. Hotel BlueSky Pandurata berdiri pada 14 Februari 2009 yang diresmikan oleh BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan Hotel BlueSky Pandurata berdiri pada 14 Februari 2009 yang diresmikan oleh Bapak Awang Farouk Ishak sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN Sejarah Singkat PT. Brun Brun Retailindo Sejahtera. PT.Brun Brun Retailindo Sejahtera atau disebut BrunBrun Paris merupakan

BAB III PEMBAHASAN Sejarah Singkat PT. Brun Brun Retailindo Sejahtera. PT.Brun Brun Retailindo Sejahtera atau disebut BrunBrun Paris merupakan BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan perusahaan 3.1.1. Sejarah Singkat PT. Brun Brun Retailindo Sejahtera PT.Brun Brun Retailindo Sejahtera atau disebut BrunBrun Paris merupakan sebuah perusahaan yang menjadikan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. perusahaan dan struktur organisasi, analisa jaringan yang menjelaskan tentang skema

BAB III PEMBAHASAN. perusahaan dan struktur organisasi, analisa jaringan yang menjelaskan tentang skema BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan Pada bab ini akan di jelaskan tinjauan perusahaan yang antara lain berisi sejarah perusahaan dan struktur organisasi, analisa jaringan yang menjelaskan tentang

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Sejarah basarnas dimulai dengan terbitnya keputusan presiden no 11 tahun

BAB III PEMBAHASAN. Sejarah basarnas dimulai dengan terbitnya keputusan presiden no 11 tahun BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan Sejarah basarnas dimulai dengan terbitnya keputusan presiden no 11 tahun 1972 tanggal 28 februari 1972 tentang badan sar indonesia

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI...

BAB II LANDASAN TEORI... DAFTAR ISI Lembar Judul Tugas Akhir... i Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir... ii Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah... iii Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir... iv Lembar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1. Rancangan Topologi 4.1.1. Topologi Jaringan Pada Bagian Umum dan Pengadaan Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Desain topologi jaringan komputer yang digunakan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Local Area Network ( LAN ) Pada PT. Kereta Api Indonesia Bandung

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Local Area Network ( LAN ) Pada PT. Kereta Api Indonesia Bandung BAB III PEMBAHASAN 3.1 Local Area Network ( LAN ) Pada PT. Kereta Api Indonesia Bandung Analisa pada jaringan LAN di PT. Kereta Api Indonesia di batasi hanya pada jaringan LAN di kantor pusat PT. Kereta

Lebih terperinci

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 23 BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 3.1. Tinjauan Perusahaan PT. Selnet Optima Perseroan terbatas yang menyediakan layanan produk telekomunikasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan psar terutama pada teknologi

Lebih terperinci

BAB 3. ANALISA SISTEM & PERANCANGAN 3.1. Analisa Masalah Permasalahan yang sering dihadapi dalam proses pembelajaran khususnya TIK, yang memerlukan akses internet adalah penggunaan internet yang tidak

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan serta struktur organisasi yang berada pada PT

BAB III PEMBAHASAN. sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan serta struktur organisasi yang berada pada PT BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan Dalam pembahasan tinjauan perusahaan ini, penulis akan membahas tentang sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan serta struktur organisasi yang berada pada

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Dalam pembahasan tinjauan perusahaan ini, penulis akan membahas tentang

BAB III PEMBAHASAN. Dalam pembahasan tinjauan perusahaan ini, penulis akan membahas tentang BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan Dalam pembahasan tinjauan perusahaan ini, penulis akan membahas tentang sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan serta struktur organisasi yang berada pada

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. laporan Tugas Akhir, antara lain dengan menggunakan observasi, wawancara, dan

BAB III PEMBAHASAN. laporan Tugas Akhir, antara lain dengan menggunakan observasi, wawancara, dan BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Penulis melakukan langsung dengan menggunakan tiga teknik dalam penulisan laporan Tugas Akhir, antara lain dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI. Melakukan Survey. Mengidentifikasi Masalah & Menganalisis Kebutuhan User. Perancangan Jaringan Hotspot

BAB 3 METODOLOGI. Melakukan Survey. Mengidentifikasi Masalah & Menganalisis Kebutuhan User. Perancangan Jaringan Hotspot BAB 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Berpikir Melakukan Survey Mengidentifikasi Masalah & Menganalisis Kebutuhan User Perancangan Jaringan Hotspot Perancangan Sistem Bandwidth Management Melakukan Uji Coba dan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN Sistem Jaringan LAN di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa

BAB IV PEMBAHASAN Sistem Jaringan LAN di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Sistem Jaringan LAN di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Jaringan komputer LAN digunakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat terutama pada bidang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN. PT. Dharma Putra Sentosa berdiri sejak tahun 2016, bergerak di bidang

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN. PT. Dharma Putra Sentosa berdiri sejak tahun 2016, bergerak di bidang 30 BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan PT. Dharma Putra Sentosa berdiri sejak tahun 2016, bergerak di bidang otomotif, sebagai dealer dari merk mobil proton

Lebih terperinci

PENJABARAN KINERJA BALAI BESAR TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT (BBTKLPP) YOGYAKARTA TAHUN 2016

PENJABARAN KINERJA BALAI BESAR TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT (BBTKLPP) YOGYAKARTA TAHUN 2016 PENJABARAN KINERJA BALAI BESAR TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT (BBTKLPP) YOGYAKARTA TAHUN 2016 PENJABARAN KINERJA DAN CAPAIAN KINERJA BALAI BESAR TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN

Lebih terperinci

Pembuatan Sistem Jaringan Komputer LAN dengan mikrotik RouterBoard 750. Achmad Muharyadi

Pembuatan Sistem Jaringan Komputer LAN dengan mikrotik RouterBoard 750. Achmad Muharyadi Pembuatan Sistem Jaringan Komputer LAN dengan mikrotik RouterBoard 750 Achmad Muharyadi 23109113 Latar Belakang Mikrotik merupakan salah satu system operasi yang berbasis linux. Dibandingkan dengan distro

Lebih terperinci

ANALISA JARINGAN DAN KEAMANAN KOMPUTER BERBASIS LAN PADA SEBUAH WARNET

ANALISA JARINGAN DAN KEAMANAN KOMPUTER BERBASIS LAN PADA SEBUAH WARNET ANALISA JARINGAN DAN KEAMANAN KOMPUTER BERBASIS LAN PADA SEBUAH WARNET Latar Belakang Jaringan komputer dan internet telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Teknologi ini mampu menyambungkan hampir

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Up 37350,00 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Pembangunan Warung internet sanjaya.net terdiri dari 30 komputer dengan rincian satu komputer sebagai Billing computer berada dilantai 1 dan 29 komputer

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. pariwisata, Cakupan bisnis termasuk tiket domestik & internasional, Outbound Tours,

BAB III PEMBAHASAN. pariwisata, Cakupan bisnis termasuk tiket domestik & internasional, Outbound Tours, BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan PT. Gentatours merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, Cakupan bisnis termasuk tiket domestik & internasional, Outbound Tours, Inbound

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Di masa sekarang ini, internet sangat berperan besar. Internet digunakan

BAB I PENDAHULUAN. Di masa sekarang ini, internet sangat berperan besar. Internet digunakan BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Di masa sekarang ini, internet sangat berperan besar. Internet digunakan untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan, atau bahkan untuk chatting. Bagi perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV RANCANGAN JARINGAN USULAN

BAB IV RANCANGAN JARINGAN USULAN BAB IV RANCANGAN JARINGAN USULAN 4.1. Jaringan Usulan Jaringan di PT Frisian Flag Indonesia masih sangat sederhana sehingga masih ada kekurangan dan sering ada gangguan di dalam koneksi internetnya. Untuk

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI. 3.1 Metodologi. Gambar 3.1 Kerangka Metodologi

BAB 3 METODOLOGI. 3.1 Metodologi. Gambar 3.1 Kerangka Metodologi BAB 3 METODOLOGI 3.1 Metodologi Gambar 3.1 Kerangka Metodologi 47 48 Dari kerangka yang telah dibuat, dapat dilihat bahwa metodologi dimulai dengan melakukan analisa sistem yang sedang berjalan yaitu melihat

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI Metode Penelitian

BAB 3 METODOLOGI Metode Penelitian BAB 3 METODOLOGI 3.1. Metode Penelitian Di dalam penelitian ini telah dilakukan observasi untuk mengetahui masalah ataupun keluhan yang dihadapi oleh customer maupun PT. Legreen itu sendiri. Berikut adalah

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ANALISA JARINGAN KOMPUTER 4.1. Umum Jaringan komputer LAN digunakan oleh PT.CEO SUITE, terutama pada gedung kantor mempunyai sistem jaringan komputer yang terdiri

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Kabinet pertama yang membawahkan forum ini disebut juga Kabinet Presidensil.

BAB III PEMBAHASAN. Kabinet pertama yang membawahkan forum ini disebut juga Kabinet Presidensil. BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan Kementerian Perhubungan nan dulunya bernama Departemen Perhubungan ini sudah berdiri sejak periode awal kemerdekaan Indonesia. Kabinet

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi Sistem Dalam merancang sistem jaringan wireless yang baru untuk meningkatkan kualitas sinyal wireless di SMA Tarsisius II, Jakarta Barat diperlukan beberapa sarana

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 63 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Yang menjadi objek dalam penulisan skripsi ini adalah PT. Solusi Corporindo Teknologi, PT. Solusi Corporindo Teknologi adalah perusahaan yang bergerak di bidang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM. jaringan. Topologi jaringan terdiri dari 3 client, 1 server, dan 2 router yang

BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM. jaringan. Topologi jaringan terdiri dari 3 client, 1 server, dan 2 router yang BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Metode Penelitian Dalam sistem perancangan ini awal mula dibuat perancangan topologi jaringan. Topologi jaringan terdiri dari 3 client, 1 server, dan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN HASIL PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN HASIL PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN HASIL PENGUJIAN 4.1 Implementasi Implementasi adalah suatu pelaksanaan atau penerapan perancangan aplikasi yang disusun secara matang dan terperinci. Biasanya dilakukan implementasi

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Fungsi Jaringan LAN di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Fungsi Jaringan LAN di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis BAB III PEMBAHASAN Jaringan LAN pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis dihubungkan dengan kabel-kabel melalui switch. Pusat dari Jaringan LAN di Kantor ini berada di ruang

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Pemanfaatan jaringan di kantor di Departemen Pekerjaan Umum Bidang Sosial Ekonomi Dan Lingkungan

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Pemanfaatan jaringan di kantor di Departemen Pekerjaan Umum Bidang Sosial Ekonomi Dan Lingkungan BAB III PEMBAHASAN Perkembangan teknologi dan informasi memberikan kemudahan dalam proses pengolahan informasi baik mencari, mengirim dan menerima informasi dalam waktu yang seefektif dan seefisien mungkin.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan PT. Pratama Siaga Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam penyediaan jasa pengamanan atau lebih

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. didapatkan dalam tahap analisis. Berikut adalah tahapan desain penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. didapatkan dalam tahap analisis. Berikut adalah tahapan desain penelitian yang 40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain merupakan tahap penelitian untuk mendapatkan cara yang paling efektif dan efisien mengimplementasikan sistem dengan bantuan data yang didapatkan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sarana Simulasi Uji coba dilakukan untuk membuktikan apakah sistem jaringan yang sudah dirancang dapat berjalan dengan baik. Namun, dikarenakan pihak kantor PT Synergy Adhi

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN Teknik Pengkabelan Twisted Pair

BAB IV PEMBAHASAN Teknik Pengkabelan Twisted Pair BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Teknik Pengkabelan Twisted Pair Pengkabelan Twisted Pair menggunakan sebuah konektor Registered Jack (RJ). Adapun konektor RJ untuk kabel UTP CAT5/5 enchanced adalah RJ-45. Hal-hal

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. perusahaan yang bergerak dibidang IT maka PT.HARRISMA GLOBAL. distributor IT terkemuka dan penyedia layanan di indonesia.

BAB III PEMBAHASAN. perusahaan yang bergerak dibidang IT maka PT.HARRISMA GLOBAL. distributor IT terkemuka dan penyedia layanan di indonesia. BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Dengan Semakin tingginya persaingan didalam dunia IT maka banyak perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja di bidang IT atau perusahaan yang bergerak

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Topologi Jaringan Hotspot Perancangan arsitektur jaringan hotspot secara fisik dapat dilihat seperti Gambar 3.1. Gambar 3.1 Skema rancangan jaringan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. sampai dengan tahun 1981, Perusahaan ini berlokasi di Jalan Aipda K.K. Tubun

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. sampai dengan tahun 1981, Perusahaan ini berlokasi di Jalan Aipda K.K. Tubun BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Sekilas Tentang Perusahaan PT. Mulia Knitting Factory berdiri pada tanggal 30 September 1955, didirikan oleh Bapak Phan Wan Shit dan Raden Udjer. Sejak saat berdirinya

Lebih terperinci

BAB 3 PEMBAHASAN 3.1 Kegiatan Kerja Praktek 3.2 Cara/Teknik Kerja Praktek

BAB 3 PEMBAHASAN 3.1 Kegiatan Kerja Praktek 3.2 Cara/Teknik Kerja Praktek BAB 3 PEMBAHASAN 3.1 Kegiatan Kerja Praktek Kegiatan kerja praktek dilakukan selama 1 bulan di PT INTI Bandung pada Divisi Sistem dan Teknologi Informasi mulai dari tanggal 19 Agustus 2013 sampai dengan

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.878, 2011 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. UPT Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2349/MENKES/PER/XI/2011

Lebih terperinci

Gambar.3.2. Desain Topologi PLC Satu Terminal

Gambar.3.2. Desain Topologi PLC Satu Terminal BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Desain Topologi Jaringan Gambar.3.1 Desain Topologi Sharring File Topologi diatas digunakan saat melakukan komunikasi data digital secara peer to peer sehingga PLC ataupun

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 47 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Spesifikasi Sistem 4.1.1. Perangkat Keras Perangkat keras atau hardware terpenting yang dipakai untuk membuat perubahan pada topologi jaringan SMA St. Kristoforus

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. memberikan informasi adalah internet. Menurut (Porter, 2005) internet membuat

BAB 1 PENDAHULUAN. memberikan informasi adalah internet. Menurut (Porter, 2005) internet membuat BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dewasa ini informasi berperan sangat penting dalam kehidupan di era globalisasi. Setiap aktivitas dan kehidupan kita sangat didasarkan oleh informasi. Peranan informasi

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Dasar-dasar dalam Gedung Graha Jalapuspita : 2. Surat Petunjuk Pelaksanaan Kasal nomor : Juklak/29/IX/2006 tentang

BAB III PEMBAHASAN. Dasar-dasar dalam Gedung Graha Jalapuspita : 2. Surat Petunjuk Pelaksanaan Kasal nomor : Juklak/29/IX/2006 tentang BAB III PEMBAHASAN 1.1. Tinjauan Perusahaan Dasar-dasar dalam Gedung Graha Jalapuspita : 1. Surat Keputusan Kasal nomor : Kep/01/I/2004 tanggal 14 Januari 2004, tentang Pokok-pokok Pembinaan Koperasi TNI

Lebih terperinci

Bab 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. topologi jaringan yang telah penulis rancang. dibutuhkan, diantaranya adalah sebagai berikut :

Bab 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. topologi jaringan yang telah penulis rancang. dibutuhkan, diantaranya adalah sebagai berikut : 51 Bab 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Dikarenakan biaya, waktu dan tempat yang tidak memungkinkan untuk dapat mengimplementasikan perancangan penulis secara langsung, maka penulis mensimulasikan jaringan

Lebih terperinci

BAB 3 PEMBAHASAN. 3.1 Jadwal Kerja Praktek. Pelaksanaan kerja praktek dilaksanakan di PT. Inixindo Amiete

BAB 3 PEMBAHASAN. 3.1 Jadwal Kerja Praktek. Pelaksanaan kerja praktek dilaksanakan di PT. Inixindo Amiete BAB 3 PEMBAHASAN 3.1 Jadwal Kerja Praktek Pelaksanaan kerja praktek dilaksanakan di PT. Inixindo Amiete Mandiri yang beralamat di Jalan Cipaganti No.95 Bandung 40211. Adapun pelaksanaan kerja praktek dimulai

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Riwayat Sekolah Eksistensi Sekolah Tarsisius Vireta dimulai setelah Yayasan Bunda Hati Kudus (Kantor Pusat yang bertempat di Jakarta) berhasil mendirikan TK Tarsisius

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... vii Abstrak... ix Daftar Isi... xi Daftar Simbol... xiii Daftar Gambar... xiv Daftar Tabel... xv Daftar Lampiran...

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... vii Abstrak... ix Daftar Isi... xi Daftar Simbol... xiii Daftar Gambar... xiv Daftar Tabel... xv Daftar Lampiran... DAFTAR ISI Halaman Lembar Judul Tugas Akhir... i Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir... ii Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah... iii Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir...

Lebih terperinci

BAB III KEGIATAN PADA SAAT KERJA PRAKTEK. Pelaksanaan kerja praktek yang dilakukan pada Sesko TNI, tepatnya pada

BAB III KEGIATAN PADA SAAT KERJA PRAKTEK. Pelaksanaan kerja praktek yang dilakukan pada Sesko TNI, tepatnya pada BAB III KEGIATAN PADA SAAT KERJA PRAKTEK 3.1 Jadwal Kerja Praktek Pelaksanaan kerja praktek yang dilakukan pada Sesko TNI, tepatnya pada komplek Sesko TNI. Yang berlokasi di Jalan R.A.A. Martanegara No.

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Berpikir

BAB 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Berpikir BAB 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Berpikir Ketergantungan pengguna terhadap internet selain dapat menunjang pekerjaan, juga dapat menghambat kinerja mereka di perusahaan. Jaringan internet yang disediakan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan Sejarah MicroAd di Jepang dimulai pada bulan Mei 2004 sewaktu divisi bisnis unit ad network dimulai dalam Cyber

Lebih terperinci

1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan kemajuan teknologi dewasa ini, jaringan komputer semakin banyak di implementasikan. Tidak hanya di lingkungan perkantoran, jaringan komputer juga sudah

Lebih terperinci

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan Rumah Sakit Juwita Bekasi berlokasi di Jl. M. Hasibuan No 78 Bekasi, merupakan salah satu rumah sakit di kota bekasi

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. institusi pengujian dan kalibrasi alat kesehatan yang berwenang sesuai dengan

BAB III PEMBAHASAN. institusi pengujian dan kalibrasi alat kesehatan yang berwenang sesuai dengan BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta merupakan salah satu institusi pengujian dan kalibrasi alat kesehatan yang berwenang sesuai dengan Permenkes

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN Jadwal kerja praktek Tabel 3.1 Jadwal kerja praktek

BAB III PEMBAHASAN Jadwal kerja praktek Tabel 3.1 Jadwal kerja praktek BAB III PEMBAHASAN 3.1 Kegiatan kerja Praktek Kegiatan kerja praktek dilakukan oleh penulis selama satu bulan di Kantor Seskoau mulai dari tanggal 1 Agustus sampai tanggal 20 Sepember 2011, setiap hari

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Skenario Uji Coba Dengan rancangan jaringan yang telah dibuat, perlu dilakukan uji coba untuk membuktikan bahwa rancangan load balancing dan failover tersebut dapat berjalan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK. (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING) SKRIPSI

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK. (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING) SKRIPSI PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING) SKRIPSI Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Jenjang Strata I pada Program Studi

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN /24 dan lainnya bisa berkoneksi dengan internet / ISP.

BAB IV PEMBAHASAN /24 dan lainnya bisa berkoneksi dengan internet / ISP. BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Mikrotik sebagai Gateway Mikrotik sebagai gateway merupakan salah satu bentuk implementasi yang paling banyak di pakai. Tujuannya agar client, semisal dengan IP 192.168.199.3/24 dan

Lebih terperinci

Lampiran Wawancara. Pihak BPPT yang diwawancarai adalah Chaerul Anwar dengan jabatan Kepala Bagian

Lampiran Wawancara. Pihak BPPT yang diwawancarai adalah Chaerul Anwar dengan jabatan Kepala Bagian L1 Lampiran Wawancara Pihak BPPT yang diwawancarai adalah Chaerul Anwar dengan jabatan Kepala Bagian Pusyantis BPPT. Tanya : Selamat siang Pak Chaerul Jawab : Selamat siang Tanya : Kami mahasiswa dari

Lebih terperinci

Jaringan LAN padawarnet MAGNET. Npm : Jurusan : Manajemen Informatika

Jaringan LAN padawarnet MAGNET. Npm : Jurusan : Manajemen Informatika Perancangan dan Pembuatan Jaringan LAN padawarnet MAGNET Nama : Yusup Npm : 35109909 Jurusan : Manajemen Informatika Latar Belakang Masalah Seiring majunya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan maka

Lebih terperinci

ANALISIS JARINGAN INTERNET DI KAMPUS J2 KALIMALANG UNIVERSITAS GUNADARMA

ANALISIS JARINGAN INTERNET DI KAMPUS J2 KALIMALANG UNIVERSITAS GUNADARMA ANALISIS JARINGAN INTERNET DI KAMPUS J2 KALIMALANG UNIVERSITAS GUNADARMA PENDAHULUAN Proxy server dapat digunakan sebagai lintas komunikasi data antara komputer klien dengan internet. Bekerja di layer

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. dalam tugas pokok dan fungsi BP3IP berdasarkan KM 58 Tahun 2009 tentang

BAB III PEMBAHASAN. dalam tugas pokok dan fungsi BP3IP berdasarkan KM 58 Tahun 2009 tentang BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan BP3IP adalah salah satu lembaga diklat kepelautan milik pemerintah yang bergerak dalam pelayanan jasa pendidikan pelaut sebagaimana

Lebih terperinci

BAB III METODA PENELITIAN JENIS DATA DAN TEKNIK PENGAMBILAN DATA. pembanding yang tidak menerima perlakuan.

BAB III METODA PENELITIAN JENIS DATA DAN TEKNIK PENGAMBILAN DATA. pembanding yang tidak menerima perlakuan. BAB III METODA PENELITIAN 3. 1. JENIS DATA DAN TEKNIK PENGAMBILAN DATA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat dari

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Pada bab ini akan dilakukan analisis kebutuhan dan perancangan dalam pembuatan proyek akhir Implementasi load balancer dan fail over pada email server. Berikut adalah analisis

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian mengenai perencanaan internet protocol virtual private network (IP VPN) dan network management untuk efisiensi koneksi internet dengan sistem intranet menggunakan

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM BAB III PERANCANGAN SISTEM Dalam perancangan sistem VoD, dibutuhkan beberapa hal yang perlu dipahami, sebagaimana berikut: 1. Arsitektur topologi dan konfigurasi yang sesuai untuk membangun sistem VoD.

Lebih terperinci

KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO

KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO I. Pendahuluan Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka perusahaan tempat kami bekerja sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN

BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN BAB III ANALISA JARINGAN BERJALAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Bina Sarana Informatika merupakan sebuah lembaga yang bergerak dibidang pendidikan yang mempunyai banyak cabang dan juga mahasiswa setingkat akademi

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Gambar III.1 lokasi Rumah Sakit Satya Negara. di buka pada tahun Kami berevolusi dari sebuah rumah sakit regional

BAB III PEMBAHASAN. Gambar III.1 lokasi Rumah Sakit Satya Negara. di buka pada tahun Kami berevolusi dari sebuah rumah sakit regional BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Sumber: Rumah Sakit Satya Negara Gambar III.1 lokasi Rumah Sakit Satya Negara 3.1.1 Sejarah Perusahaan RS Satya Negara telah menempuh perjalanan panjang sejak

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI. 3.1 Metodologi

BAB 3 METODOLOGI. 3.1 Metodologi BAB 3 METODOLOGI 3.1 Metodologi Pada bab ini akan menjelaskan metode yang diterapkan dalam skripsi ini. Metode yang digunakan adalah metode Network Development Life Cycle (NDLC), yaitu Analysis, Design,

Lebih terperinci

BAB III. INSTALASI JARINGAN KOMPUTER RTRW-Net RT005 RW04 KELURAHAN SRENGSENG SAWAH. 3.1 Persiapan dan Perancangan Jaringan RTRW-Net RT005 RW04

BAB III. INSTALASI JARINGAN KOMPUTER RTRW-Net RT005 RW04 KELURAHAN SRENGSENG SAWAH. 3.1 Persiapan dan Perancangan Jaringan RTRW-Net RT005 RW04 BAB III INSTALASI JARINGAN KOMPUTER RTRW-Net RT005 RW04 KELURAHAN SRENGSENG SAWAH 3.1 Persiapan dan Perancangan Jaringan RTRW-Net RT005 RW04 Sebelum melakukan instalasi jaringan komputer RTRW-Net di RT005

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING)

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING) PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK (Study Kasus : SMKN 1 JUWIRING) Makalah Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika Diajukan oleh

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan jaringan komputer lokal,

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan jaringan komputer lokal, BAB III PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Pada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan jaringan komputer lokal, dimana jaringan komputer ini menggunakan NAT Server yang berada dalam fitur Router OS Mikrotik,

Lebih terperinci

SIMULASI PEMANFAATAN IPCOP SEBAGAI PC ROUTER DALAM JARINGAN LOCAL (LAN) DI LABORATORIUM FE-UMI ABSTRAK

SIMULASI PEMANFAATAN IPCOP SEBAGAI PC ROUTER DALAM JARINGAN LOCAL (LAN) DI LABORATORIUM FE-UMI ABSTRAK SIMULASI PEMANFAATAN IPCOP SEBAGAI PC ROUTER DALAM JARINGAN LOCAL (LAN) DI LABORATORIUM FE-UMI 1 Alexander Simanullang, 2 Junika Napitupulu, 2 Jamaluddin, 2 Mufria J. Purba 1 Mahasiswa D-III Manajemen

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN Switch dengan 36 port 2. Dua Krimping Tools meter kabel UTP Konektor RJ Lan Tester

BAB III PEMBAHASAN Switch dengan 36 port 2. Dua Krimping Tools meter kabel UTP Konektor RJ Lan Tester BAB III PEMBAHASAN 3.1. Analisis Analisa dibutuhkan untuk mengevaluasi masalah jaringan yang ada agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Analisis merupakan bagian terpenting karena merupakan inti dari

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. di bidang perbankan. Di antaranya penyewaan atm, maintenance passbook,

BAB III PEMBAHASAN. di bidang perbankan. Di antaranya penyewaan atm, maintenance passbook, BAB III PEMBAHASAN 3.1 Tinjauan Perusahaan PT. TITAN SARANA NIAGA adalah perusahaan yang banyak bergerak di bidang perbankan. Di antaranya penyewaan atm, maintenance passbook, penjualan dan perawatan brankas,

Lebih terperinci

BAB 4 RANCANGAN YANG DIUSULKAN. Berikut ini merupakan class diagram di mana menggambarkan hubungan antara

BAB 4 RANCANGAN YANG DIUSULKAN. Berikut ini merupakan class diagram di mana menggambarkan hubungan antara BAB 4 RANCANGAN YANG DIUSULKAN 4.1 Rancangan Yang Dibangun 4.1.1 Class Diagram Berikut ini merupakan class diagram di mana menggambarkan hubungan antara objek dalam aplikasi KM yang akan dibangun: 4.1.1.1

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. kelembagaan yang menangani tugas-tugas atau kegiatan di bidang kehutanan berbentuk

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. kelembagaan yang menangani tugas-tugas atau kegiatan di bidang kehutanan berbentuk BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Departemen Kehutanan Pada PELITA I, sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah pada waktu itu, kelembagaan yang menangani tugas-tugas atau kegiatan di

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci: Router Mikrotik, Jaringan Internet,

ABSTRAK. Kata Kunci: Router Mikrotik, Jaringan Internet, ABSTRAK Internet merupakan sarana dan sumber yang sangat penting untuk mendapatkan informasi yang up to date. Internet sangat erat kaitannya dengan dunia pendidikan. Untuk memenuhi kebutuhan dan sarana

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi Sistem Untuk dapat melakukan implementasi maka diperlukan perangkat Hardware dan Software yang digunakan. Hardware - Router Wifi Mikrotik RB951 - Modem ISP Utama

Lebih terperinci

Your Logo Here. FIQI NUARI, S.Kom SMK ALMADANI PONTIANAK THE ROUTER. Media presentasi ini menggunakan

Your Logo Here. FIQI NUARI, S.Kom SMK ALMADANI PONTIANAK THE ROUTER. Media presentasi ini menggunakan Your Logo Here FIQI NUARI, S.Kom SMK ALMADANI PONTIANAK THE ROUTER Media presentasi ini menggunakan APA ITU ROUTER? ADA YANG TAHU ATAU TEMPE? Fiqih Nuari, S.Kom Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Keberhasilan, kelancaran, serta kesuksesan usaha sangatlah ditentukan oleh SDM

BAB III PEMBAHASAN. Keberhasilan, kelancaran, serta kesuksesan usaha sangatlah ditentukan oleh SDM BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Semakin tingginya persaingan dalam dunia bisnis membuat banyak perusahaan harus melakukan kreatifitas dan inovasi dari segi produk dan pelayanan. Keberhasilan,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menurut riset yang di kutip dari Ardhi Suryadi (2011). Kebutuhan akan internet pada masa sekarang ini sangatlah penting dari 55% responden mahasiswa dan 62% karyawan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemanfaatan teknologi komputer khususnya jaringan komputer sebagai media komunikasi data dan informasi hingga saat ini terus meningkat. Sejak saat itu teknologi informasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. jaringan baru yang dapat mendukung infrastruktur yang ada. Pengamatan yang

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. jaringan baru yang dapat mendukung infrastruktur yang ada. Pengamatan yang BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Jaringan Komputer Analisis ini dilakukan untuk menjawab perlu tidaknya perancangan jaringan baru yang dapat mendukung infrastruktur yang ada. Pengamatan yang

Lebih terperinci

PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM. Spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk implementasi pada server dan. Processor 3,6 GHz 1,8 GHz

PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM. Spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk implementasi pada server dan. Processor 3,6 GHz 1,8 GHz 208 PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM 1. Spesifikasi Perangkat Keras Spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk implementasi pada server dan client dapat dilihat pada Tabel 1. Perangkat Keras Server

Lebih terperinci

DAFTAR ISI 1.1 LATAR BELAKANG Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan dan Manfaat Metode Penelitian...

DAFTAR ISI 1.1 LATAR BELAKANG Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan dan Manfaat Metode Penelitian... DAFTAR ISI ABSTRAK... i DAFTAR ISI... vi Daftar gambar... x Daftar tabel... xii BAB I... 1 1.1 LATAR BELAKANG... 1 1.2 Rumusan Masalah... 2 1.3 Batasan Masalah... 3 1.4 Tujuan dan Manfaat... 3 1.5 Metode

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang...

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang... DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Perumusan Masalah... 3 1.3 Batasan Masalah... 3 1.4 Tujuan Kerja

Lebih terperinci

Design Arschitecture dan Analisa Jaringan Komputer SMK Negeri 42 Jakarta

Design Arschitecture dan Analisa Jaringan Komputer SMK Negeri 42 Jakarta Design Arschitecture dan Analisa Jaringan Komputer SMK Negeri 42 Jakarta Disusun Untuk Melengkapi Tugas Matakuliah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer Dosen : Aries Kusdaryono Disusun Oleh : KELOMPOK

Lebih terperinci

BUKU BANTU APLIKASI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM

BUKU BANTU APLIKASI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM BUKU BANTU APLIKASI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM 2017 1. DEFINISI DAN PENGERTIAN Aplikasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Sebelumnya mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Semarang, pernah melakukan penelitian mengenai pemanfaatan jaringan LAN dalam fungsinya sebagai otomatisasi

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB 5. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1. Implementasi Pada bab 5 ini akan dibahas mengenai implementasi dan pengujian terhadap firewall yang telah dibuat pada perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak

Lebih terperinci

BAB 3 Metode dan Perancangan 3.1 Metode Top Down

BAB 3 Metode dan Perancangan 3.1 Metode Top Down BAB 3 Metode dan Perancangan 3.1 Metode Top Down Menurut Setiabudi (2009) untuk membangun sebuah sistem, diperlukan tahap-tahap agar pembangunan itu dapat diketahui perkembangannya serta memudahkan dalam

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi sistem Dalam membangun jaringan pada PT. BERKAH KARYA MANDIRI dibutuhkan beberapa pendukung baik perangkat keras maupun perangkat lunak. 4.1.1 Spesifikasi

Lebih terperinci

Cara Setting MikroTik sebagai Gateway dan Bandwidth Management

Cara Setting MikroTik sebagai Gateway dan Bandwidth Management Cara Setting MikroTik sebagai Gateway dan Bandwidth Management Artikel ini melanjutkan dari artikel sebelumnya mengenai instalasi mikrotik. Dalam artikel ini akan coba dijelaskan mengenai bagaimana mensetting

Lebih terperinci