Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat. Muh. Ramli Penulis Buku Dekati Aja Allah, Pasti Mudah! & Muslim Inspiratif

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat. Muh. Ramli Penulis Buku Dekati Aja Allah, Pasti Mudah! & Muslim Inspiratif"

Transkripsi

1

2 Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat Muh. Ramli Penulis Buku Dekati Aja Allah, Pasti Mudah! & Muslim Inspiratif

3 Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp (seratus juta rupiah). (2) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (lima ratus juta rupiah). (3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (satu miliar rupiah). (4) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (empat miliar rupiah).

4 Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat Muh. Ramli Penerbit PT Elex Media Komputindo

5 Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat Muh. Ramli 2018, PT Elex Media Komputindo, Jakarta Hak cipta dilindungi undang undang Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia, Anggota IKAPI, Jakarta ISBN: Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit. Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab percetakan

6 Daftar IsI Endorsment... Pengantar Penulis... Datar Isi... v ix xv 1. Hijrah itu Move On It s Time For Us Namanya Juga Cinta Nekat Banyak Berisighfar Let s Be A Smart People Allah Menjadi Sandaran Utama Waktumu Dihabiskan untuk Apa? Perbaiki Akhlak Berikan Kontribusi Jangan Menganggap Diri Paling Baik Sekiranya, Bisa Berandai Andai Belajar Dari Seekor Angsa Futura Jangan Sampai! Yakinlah! xv

7 1 Hijrah Itu Move On Hijrah itu awal perjuangan. Perjuangan untuk mengabdikan diri pada Allah dengan benar dan maksimal. Karena hijrah itu bukan setengah-setengah, tapi harus Ramli

8 Mulailah! Jangan pernah takut akan halangan dan rintang-an yang siap menyapa. Yakinkan diri dengan sepenuh hai bahwa ada Zat yang selalu siap memberikan bantuan. Mengirimkan pasukan dari arah yang kadang tak terduga dan membuat kita berdecak kagum. Mulailah! Karena dengan memulai kita akan tahu mana yang perlu dilakukan. Mana yang harus dipilah dan pilih. Memulai akan memberikan kepasian. Apakah hasil itu akan sesuai dengan harapan kita atau sebaliknya? Apakah sama dengan apa yang menjadi cita-cita kita atau bahkan lebih dari itu. Karena memulai akan menjadikan kita berpikir untuk menemukan jalan. Mulailah! Lalui semua yang ada di depan kita. Hadapi semuanya dengan ikhlas dan sabar. Jangan menyerah. Apalagi berputus asa karena aturan- Nya idak pernah mengajarkan hal itu. Lalu apa yang harus kita mulai? Mulailah dengan berhijrah. Move On. Berubahlah! Karena hijrah itu move on. Berhijrah untuk memperbaiki diri. Berhijrah untuk membukikan kualitas dan cinta kita pada-nya. Pembukian tentang kebenaran cinta kita pada Allah pada Rasul-Nya dan pada Islam. Berhijrahlah untuk memulai semuanya dari awal karena diri kita idak ada yang terlepas dari khilaf dan

9 Hijrah Itu Move On salah. Bahkan terkadang, kita bermaksiat pada-nya. Tapi bagaimana dengan Allah? Lihat diri kita sekarang! Apakah kita masih bisa melihat? Masih bisa mendengar? Masih bisa berbicara? Masih bisa melangkah? Masih merasakan desahan napas kita? Maka kenapa kita idak sadar diri bahwa Allah masih memberikan kita kesempatan untuk bertobat. Kesempatan untuk mendekai-nya dan mengabdi dengan sebenar-benarnya hamba, maka mulailah dengan berhijrah. Hijrah itu bukan hanya sekadar berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain. Bukan hanya itu. Tapi tentang bagaimana diri, hai, dan perbuatan kita pun ikut berhijrah. Melakukan perubahan dan menjadi lebih baik lagi dari kemarin. Kalaupun sudah baik, maka lebih diingkatkan lagi menjadi sangat baik. Karena hijrah itu adalah buki bahwa ada gerak yang kita mulai, kemudian dilanjutkan dengan kesabaran melakukannya hingga Allah mengisikamahkan kita.

10 Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat Hijrah memiliki ada dua makna. Pertama, berpindah tempat, yakni berpindah dari negeri kair ke negeri Islam atau berpindah dari negeri yang banyak itnah ke negeri yang i- dak banyak itnah. Kedua, hijrah dengan hai, yakni berpindah dari maksiat dan segala apa yang Allah larang menuju ketaatan. Hijrah itu adalah usaha kita untuk memperbaiki semua yang ada dalam diri kita. Ibadah, kualitas iman, sikap, ingkah dan laku, lisan, hingga akhlak kita pada Allah dan hamba- Nya. Semakin kita berhijrah, semakin kita memperlihatkan perubahan yang signiikan. Perubahan yang jauh lebih baik karena seyogianya kita berusaha mengamalkan hadis Rasulullah. Orang hijrah adalah yang meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah. (HR. Ahmad) Hijrah adalah bentuk ketaatan pada Allah. Ketaatan yang hanya memohon rahmat dan ampunan dari-nya. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah: 218) Hijrah adalah awal jalan perjuangan. Perjuangan untuk menghambakan diri pada Allah dengan benar dan maksimal. Karena hijrah itu harus secara keseluruhan, agar usaha

11 Hijrah Itu Move On kita untuk isikamah pun mantap, seiring dengan niat awal kita untuk berhijrah. Beranilah berhijrah! Kapan? Sekarang waktunya. Jangan pernah menundanya sampai besok, lusa, pekan depan, bulan depan, atau tahun depan. Sebab, idak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan diri kita. Jangan sampai niat kita belum ada untuk berhijrah, sementara kita sudah menghadap pada-nya. Maka apa yang akan kita katakan? Apakah kita akan berkata: Saya idak punya waktu, ya Allah! Lihatlah ke sekeliling kita, mereka sama dengan kita. Waktunya idak ada yang melebihi dengan waktu yang kita punya tapi mereka mampu memulai hijrahnya. Saya selalu sibuk, ya Rabb! Tidak satu pun hamba Allah yang idak sibuk. Kita semua sibuk, tapi kesibukan kita idak boleh menjadi alasan untuk idak memulai hijrah. Masa untuk dunia kita rela sibuk, sementara untuk akhirat idak? Saya belum siap, ya Allah! Jangan tunggu siap dulu, tapi berusahalah sambil mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri untuk menghadapi konsekuensi berhijrah. Jangan andalkan diri sendiri untuk siap, tapi minta kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar berani berhijrah. Makhluk Allah yang paling terlaknat saja Allah dikabulkan permintaannya untuk menggoda manusia sampai akhir zaman, masa kita yang mau menuju kebaikan idak

12 Rabbi, Aku Ingin Mengenal-Mu Lebih Dekat dikabulkan? Mulailah berhijrah, lalu biarkan Allah meneguhkan azzam kita. Lalu hijrah kita untuk siapa? Untuk Allah dan Rasul-Nya. Bukan karena wanita pujaan kita, apalagi untuk dunia yang fana ini. Bukan untuk siapa-siapa. Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapai di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian kemaian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisa: 100) Pada ayat tersebut, Allah berjanji pada mereka yang berhijrah karena-nya akan mendapatkan dua hal, yakni muraghaman dan saa atan. Muraghaman sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Razi adalah barangsiapa yang berhijrah di jalan Allah ke negeri lain, niscaya akan mendapat di negerinya yang baru itu kebaikan dan kenikmatan yang menjadi sebab kehinaan dan kekecewaan para musuhnya yang berada di negeri asalnya.

13 ProFiL PenuLis Muh. Ramli merupakan Muslim Inspiraif yang lahir di Malaysia 26 tahun silam. Tumbuh dan dewasa bersama dengan keluarganya di salah satu sudut kota Sinjai Kec. Sinjai Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Menyelesaikan S1 di Program Studi Pendidikan Agama Islam di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Sinjai yang kini telah berubah menjadi Insitut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai. Akif dalam kegiatan organisasi dalam dan luar kampus sehingga pernah diamanahi sebagai Ketua Badan Eksekuif Mahasisawa (BEM) pada periode , Sekretaris Umum PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sinjai serta beberapa organisasi yang lainnya. Penulis yang memiliki hobi membaca dan travelling ini pernah dinobatkan menjadi Mahasiswa Terbaik Pertama pada tahun 2010 dan Alumni Terbaik Pertama pada tahun 2014.

14 Selain disibukkan dengan kegiatan dakwah bersama dengan Wahdah Islamiyah, ia juga mengakomidir salah satu Komunitas Dakwah Pemuda yang ia bentuk pada tanggal 3 Mei 2016 dengan nama Komunitas Muslim Inspiraif. Beberapa tulisan seperi cerpen, arikel (opini) dan puisi dimuat di salah satu koran terbesar yang ada di Kalimantan Utara (Radar Tarakan). Buku karyanya yang telah terbit adalah Dekai Aja Allah, Pasi Mudah! (Quanta, 2018). Untuk lebih mengenal dan menjalin ukhuwah dengan penulis Anda dapat menghubungi penulis melalui Facebook : M Ramli Almusair Instagram WhatsApp :