P U T U S A N. Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "P U T U S A N. Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG."

Transkripsi

1 P U T U S A N Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Bandung, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara, antara : 1. E. SUPRIATNA, beralamat di Kamp. Pasir Paku, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, yang selanjutnya di sebut sebagai Pembanding 1, semula Tergugat IX; 2. H. RUSDI MARTASUDJANA, beralamat di Jalan Raya Cibeureum Nomor. 51 Rt.01/Rw. 04 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, yang selanjutnya di sebut sebagai Pembanding II, semula Tergugat XI ; 3 H. RULLY MARTASUDJANA, beralamat di Jalan Haruman Nomor 27 Rt. 002/Rw. 008, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong Kota Bandung, yang selanjutnya di sebut sebagai Pembanding III, semula Tergugat XII; Dalam hal ini memberikan kuasa kepada VONNY V NAHOLO SH, MH dan TIRTA SONJAYA AS. SH, advokat pada Kantor Hukum IMPALALELIE & ASSOCIATES ADVOKAT KONSULTAN HUKUM yang bealamat di Jalan Nilem VI No: 7 Buah Batu Kota Bandung, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 23 Mei 2014, selanjutnya disebut sebagai Para Pembanding, semula Tergugat IX, XI, XII; 4. BANK NASIONAL INDONESIA ( BNI ) 46 Bandung, berkedudukan di Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Bandung, yang selanjutnya di sebut sebagai Pembanding IV, semula Turut Tergugat VI; Dalam hal ini memberikan kuasa kepada 1. DEDDY AGUS SETIAWAN. SH, 2. WISNU

2 UTOMO.SH, 3. GILANG NUGRAHA. SH dan TERI HERDIANA, S.Pd, yang kesemuanya adalah sebagai pegawai PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk baik bersama sama, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 22 Agustus 2014, selanjutnya disebut sebagai Pembanding. IV, semula Turut Tergugat VI; Lawan 1. ENDANG TOSIN, Wiraswasta, beralamat di Kp. Situ Aksan RT.02/Rw.01, Kel. Babakan, Kota Bandung, Untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding I semula Penggugat 1; 2. TATANG WAEIYU, Wiraswasta, beralamat di Jl. Batu Mulia Permai C - 10, Rt.l3/Rw. 08, Kel. Pasirluyu, Kec. Regol, Kota Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 2. Semula Penggugat 2 ; 3. RACMAT EFENDI, Wiraswasta, beralamat di Jl. Terusan Citarip Barat, Rt.05/Rw.l0, Kel. Kopo, Kec. Bojongloa Kaler, Kota Bandung, untuk selanjutnya disebut Sebagai Terbanding 3 semula Penggugat 3 ; 4. YUYUN YUNINGSIH, Ibu rumah tangga. Beralamat di komplek Sukamenak Indah M - 30, Rt.04/Rw.07, Desa Sukamenak, Kec. Margahayu, Kab. Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 4 semula Penggugat 4; 5. SOFYAN ISKANDAR, Wiraswasta, beralamat di Kp. Situ Aksan Rt.02/Rw.01, Kel. Babakan, Kota Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai Terbanding 5 semula Penggugat 5; 6. ETTY SRIMULYATI, Ibu Rumah Tangga, beralamat di Jl. Saledri No. 34, Rt.04/Rw.01, Kel. Lingkar Selatan, Kec. Lengkong, Kota Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 6 semula Penggugat 6; Hal 2 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

3 7. ELLY NURELIAWATI, Ibu Rumah tangga, beralamat di Taman Cibaduyut indah D - 32, Rt.06 / Rw. l6, Kel. Cangkuang Kulon, Kec. Dayeuh kolot, kab Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai Terbanding 7 semula penggugat 7 ; 8. AGUS HERMAWAN, Wiraswasta, beralamat di Jl. Pagearsih, Gg. Madrasah Rt.02/Rw.01, Kel. Babakan, Kec Babakan Ciparay, Kota Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai Terbanding 8 semula Penggugat 8 ; 9. IDA FARIDA, Wiraswasta, beralamat di Taman Cibaduyut Indah F - 253, Rt.02/Rw.l9, Desa Cangkuang Kulon, Kec. Dayeuh kolot, Kab. Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai Terbanding 9 semula Penggugat 9 ; 10. HENDI IRIANA, Wiraswasta, beralamat di Kp. Situ Mariah No. 7/193 B, Rt.02/Rw.01, Kel. Babakan, Kec. Babakan Ciparay, Kab. Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 10 semula Penggugat 10; 11. HANAINDRIANI, Ibu Rumah Tangga, beralamat di Gg. Siti Mariah No. 481/86, Rt.09/Rw.01, Kel. Jamika, Kec. Bojongloa Kaler, Kota Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 11 semula Penggugat 11; 12. HANI INDRIANI, Ibu Rumah Tangga, beralamat di Komplek kopo Mutiara blok D no. 21 A, Rt.l0/Rw.06, desa Cangkuang Kulon, Kec. Dayeuh Kolot, Kab. Bandung, untuk selanjutnya di sebut sebagai Terbanding 12 semula Penggugat 12 ; DAN: 1. Drs. AGUS SULAEMAN EFENDI, Wiraswasta, dahulu beralamat di jalan Tanjung X No. 153, Kec. Bojongloa, Kota Bandung, sekarang alamat tempat tinggalnya di Indonesia sudah tidak diketahui lagi, untuk selanjutnya di sebut sebagai Turut Terbanding 1 semula Tergugat I ; Hal 3 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

4 2. SUKIRNO (Ahli Waris dari Ny. Tukiyem) yang beralamat di Kp. Pasirpaku, Desa Giriasih, Kec. Batujajar, Kabupten Bandung Barat, untuk selanjutnya di sebut sebagai Turut Terbanding 2 semula Tergugat 2 ; 3. Semula tertulis atas Nama ''KANJUN" Sekarang diperbaiki dengan dihilangkan Sebagai Pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia untuk selanjutnya di sebut sebagai Turut Terbanding 3 semula Tergugat 3; 4. Semula tertulis Atas Nama "ACIH " Sekarang diperbaiki dengan dihilangkan sebagai Pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia, untuk selanjutnya di sebut sebagai Turut Terbanding 4 semula Tergugat 4; 5. Semula tertulis atas nama 'ATJENG ENJAM' sekarang diperbaiki dengan dihilangkan sebagai pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 5 semula Tergugat 5; 6. Semula tertulis Atas Nama ''H.UDI bin ENJAM'' Sekarang diperbaiki dengan dihilangkan sebagai pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 6 semula Tergugat 6; 7. Semula tertulis atas nama OYO ENDEK Sekarang diperbaiki dengan dihilangkan sebagai pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 7 semula Tergugat 7; Hal 4 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

5 8. Semula tertulis atas nama "URO " sekarang diperbaiki dengan dihilangkan sebagai pihak dalam perkara tersebut dikarenakan telah meninggal dunia dan tidak ketahui lagi ahli warisnya di wilayah Indonesia untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 8 semula Tergugat 8; 9. DUDUNG SUTISNA alias DUDU SUTISNA, beralamat di Jalan H. Haris, Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, untuk selanjutnya di sebut sebagai Turut Terbanding 9 semula Tergugat 10; 10. DR. Ir. ZULKI ZULKIFLI NOOR, M.M., Wiraswasta, beralamat, dijalan Sutera Mas No. 4-5, Rt.005 / Rw.002, Kel. Menger, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 10 semula Tergugat 13; 11. YAYASAN KESEJAHTERAAN DAN ROHANI SUMBER BAHAGIA (YASUGI), berkedudukan di Jl. Cibadak No. 197 Bandung Kota Bandung, untuk selanjutnya disebut sebagai sebagai Turut Terbanding 11 semula Turut Tergugat 1; 12. Hj. ETI NURHAYATI,SH. dalam Kedudukannya selaku Notaris dan PPAT di Kabupaten Bandung, beralamat di Jalan Grand Hotel Nomor 18 D. Lembang Kabupaten Bandung Barat, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 12 semula Turut Tergugat 2; 13. CAMAT, Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung Barat, dalam hal ini bertindak dan berkedudukan selaku PPAT Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat, berlamat di Jl. Raya Batujajar Nomor : 145 Kab. Bandung Barat, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 13 semula Turut Tergugat 3; 14. KEPALA DESA, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, beralamat di Jalan Raya Batujajar Kabupaten Bandung Barat, untuk Hal 5 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

6 selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 14 semula Turut Tergugat 4; 15. KEPALA DESA BATUJAJAR TIMUR, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, beralamat di Jalan Raya Batujajar No. 193 Kabupaten Bandung Barat, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 15 semula Turut Tergugat 5; 16. Pemerintah Negara Republik Indonesia Cq Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia di Jakarta Cq. Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Prop. Jawa Barat, Cq. KANTOR PERTAHANAN KAB. BANDUNG BARAT, berkedudukan di JlRaya Batujajar - Cimareme No.l33, Padalarang - Kab. Bandung Barat, untuk selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding 16 semula Turut Tergugat 7; Pengadilan Tinggi tersebut ; Membaca surat-surat pemeriksaan mengenai perkara tersebut ; Membaca Surat Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Nomor: 442 / Pen /Pdt / 2014 / PT.Bdg, tanggal 19 Nopember 2014, tentang Penunjukan Majelis Hakim ; TENTANG DUDUKNYA PERKARA Mengutip uraian tentang hal ini dan segala pertimbangan hukum yang tercantum dalam putusan resmi Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 22 Mei 2014 Nomor 85/Pdt/G/2013/PN.BB., yang amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut : DALAM EKSEPSI : Menolak eksepsi, Tergugat IX, Tergugat XI, Tergugat XII, Turut Tergugat VI, dan Turut Tergugat VII. DALAM POKOK PERKARA : 1. Mengabulkan gugatan Para Penggugat untuk sebagian ; Hal 6 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

7 2. Menyatakan Para Tergugat ( Tergugat I s/d Tergugat XIII ) telah melakukan Perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi Para Penggugat ; 3. Menyatakan bahwa tanah objek sengketa yaitu tanah Persil No. 150 a, D. II, seluas 1,280 Ha, dan Persil 150 b, D.III, seluas 2,270 Ha, Kohir Nomor 1731 atas nama ENDANG TOSIN, yang terletak di Desa Giriasih (d/h Desa Cangkorah), Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung Barat dan tanah Persil No 19, Kohir Nomor 148 atas nama ENDANG TOSIN, seluas ha, terletak di Desa Batujajar Timur (d/h Desa Cangkorah), Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat adalah milik sah para Penggugat ; 4. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat pemindahan / mutasi / balik nama dalam Buku C Desa Desa Cangkorah ( sekarang Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung Barat ) dari Kohir Nomor : 1731 atas nama ENDANG TOSIN, dengan Persil No. 150 a, D.II, seluas 1,280 Ha, dan Persil 150 b, D.III, seluas 2,270 Ha, yang terletak di Desa Giriasih (d/h Desa Cangkorah), Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung Barat dan dari Kohir Nomor 148 atas nama ENDANG TOSIN Persil No 19, seluas Ha, yang terletak di Desa Batujajar Timur (d/h Desa Cangkorah), Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat kepada Tergugat I ataupun Tergugat II s/d Tergugat X) dengan segala akibat hukmnya ; 5. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat terhadap Akta Hibah Nomor 43/1962 dan Nomor 44/1962, tertanggal 12 Mei 1962, berikut dengan segala turutannya ; 6. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat terhadap : 6.1. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 716, Desa Giriasih, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 0050/2009, seluas M2 ( enam ribu dua ratus tujuh puluh meter persegi ) atas nama H. RUSDI MARTASUDJANA ( Tergugat XI ) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZULKIFLI NOOR, M.M. (Tergugat XIII) ; 6.2. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 841/ Desa Batujajar Timur, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 00223/2009, seluas M2 (tujuh belas ribu delapan ratus lima puluh dua meter persegi ) atas nama H. RUSDI MARTASUDJANA ( Tergugat XI) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZLKIFLI NOOR, M.M. (Tergugat XIII) ; Hal 7 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

8 6.3. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 715/ Desa Giriasih, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 0051/2009, seluas M2 (enam belas ribu sembilan ratus dua puluh satu meter persegi ) atas nama H. RULLY MARTASUDJANA ( Tergugat XII) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZLKIFLI NOOR, M.M. (Tergugat XIII) ; 6.4. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 842/ Desa Batujajar Timur, SuratUkur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 00225/2009, seluas M2 ( lima belas ribu tujuh ratus enam puluh sembilan meter persegi) atas nama H. RULLY MARTASUDJANA (Tergugat XII) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZLKIFLI NOOR, M.M. (Tergugat XIII) ; 7. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat terhadap : 7.1. Akta Jual Beli tanggal 03 Agustus Nomor 149/2011 yang dibuat oleh dan dihadapan Turut Tergugat II ( Hj. ETI NURHAYATI,SH. Notaris /PPAT Kab. Bandung Barat) antara Tergugat XI dengan Tergugat XIII ; 7.2. Akta Jual Beli tanggal 03 Agustus Nomor 146/2011 yang dibuat oleh dan dihadapan Turut Tergugat II ( Hj. ETI NURHAYATT,SH. Notaris /PPAT Kab.Bandung Barat) antara Tergugat XI dengan Tergugat XIII ; 7.3. Akta Jual Beli tanggal 03 Agustus Nomor 148/2011 yang dibuat oleh dan dihadapan Turut Tergugat II ( Hj. ETI NURHAYATI,SH. Notaris / PPAT Kab. Bandung Barat) antara Tergugat XII dengan Tergugat XIII ; 7.4. Akta Jual Beli tanggal 03 Agustus Nomor 147/2011 yang dibuat oleh dan dihadapan Turut Tergugat II ( Hj. ETI NIJRHAYATI,SH. Notaris/PPAT Kab.Bandung Barat) oleh Tergugat XI dijual kepada Tergugat XII ; 8. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat tindakan hukum Tergugat XIII yang telah menjaminkan tanah objek sengketa milik Para Penggugat kepada Turut Tergugat VI ; 9. Menyatakan sebagai tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat segala macam bentuk penguasaan, pemindahan / peralihan hak dan surat-surat yang berhubungan ataupun bersangkutan dengan tanah terperkara (objek perkara) dari atas nama ENDANG TOSIN ( Penggugat I ) kepada atas nama Pihak Tergugat- tergugat atau orang lain yang memperoleh hak dari Pihak Para Tergugat, yang merupakan tanah milik sah para Penggugat tersebut ; Hal 8 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

9 10. Menghukum Para Tergugat ( Tergugat I s/d Tergugat XIII) atau orang lain yang memperoleh hak dari padanya untuk menyerahkan tanah objek perkara yaitu tanah Persil No. 150 a, D.II, seluas 1,280 Ha, dan Persil 150 b, D.III, seluas 2,270 Ha, Kohir Nomor : 1731 atas nama ENDANG TOSIN, yang terletak di Desa Giriasih (d/h Desa Cangkorah), Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung Barat dan tanah Persil No 19, Kohir Nomor 148 atas nama ENDANG TOSIN, seluas ha, terletak di Desa Batujajar Timur ( d/h Desa Cangkorah), Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat dalam keadaan kosong, baik dan tanpa dibebani apapun juga dengan segera dan seketika serta sekahgus tanpa kecuali kepada Penggugat ; 11. Menghukum Para Turut Tergugat (Turut Tergugat I s/d Turut Tergugat VII) untuk tunduk dan patuh terhadap isi putusan dalam perkara ini; 12. Menghukum Para Tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara gugatan ini sebesar Rp ,- (enam juta dua ratus enam ribu rupiah) ; 13. Menolak gugatan para penggugat untuk selebihnya ; Menimbang, bahwa surat pernyataan permohonan Banding Nomor : 26/Pdt.Bd/2014/PN.BB., jo No. 85/Pdt.G/2013/PN/BB. tanggal 23 Mei 2014 Pembanding I, II, III, semula Tergugat 9, Tergugat 11 dan Tergugat 12, melalui kuasa hukumnya telah menyatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 22 Mei 2014, Nomor 85/Pdt/G/2013/PN.BB. tersebut, dan telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut masing masing kepada Terbanding 1 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Terbanding 2 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Terbanding 3 tanggal 19 Agustus 2014 kepada Terbanding 4 tanggal 27 Juni 2014, Terbanding 5 tanggal 19 Agustus 2014, Terbanding 6 tanggal 19 Agustus 2014, Terbanding 7 tanggal 8 Agustus 2014, Terbanding 8 tanggal 19 Agustus 2014, Terbanding 9 tanggal 8 Agustus 2014, Terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014, Terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, Terbanding 12 tanggal 27 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 1 tanggal 21 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 24, Juni 2014 kepada Turut Terbanding 4 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 24, Juni 2014 kepada Turut Terbanding 7 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 9 tanggal 6 Agustus 2014 kepada Turut Terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 7 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding Hal 9 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

10 13 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 14 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 15 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal;24 Juni 2014; Menimbang, bahwa surat pernyataan permohonan Banding Nomor : 47/Pdt.Bd/2014/PN.BLB., jo No. 85/Pdt.G/2013/PN/BB. tanggal 29 Agustus 2014 Pembanding IV, semula Turut Tergugat VI, melalui kuasa hukumnya telah menyatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 22 Mei 2014, Nomor 85/Pdt/G/2013/PN.BB. tersebut, dan telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut masing masing kepada Terbanding 1 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 2 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 3 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 4 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 5 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 6 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 7 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 8 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 9 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 10 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 11 tanggal 8 September 2014, kepada Terbanding 12 tanggal 8 September 2014, kepada Turut Terbanding I tanggal 8 September 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 30 September 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 4 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 7 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 9 tanggal 8 September 2014, kepada Turut Terbanding 10 tanggal 30 September 2014, kepada Turut Terbanding 11 tanggal 8 September 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 8 September 2014, kepada Turut Terbanding 13 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 14 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 15 tanggal 3 Oktober 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 18 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 19 tanggal 30 September 2014; Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh pihak Pembanding I semula Tergugat IX melalui kuasa hukumnya tertanggal 18 Juli 2014 yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 18 Juli 2014 dan memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada para pihak masing masing kepada terbanding I tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 2 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 3 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 4 tanggal Hal 10 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

11 16 Oktober 2014, kepada terbanding 5 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 6 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 7 tanggal 8 Agustus 2014, kepada terbanding 8 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 9 tanggal 8 Agustus 2014, kepada terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 12 tanggal 8 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 1 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 4 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 7 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 9 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014 kepada Turut Terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 7 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 13 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 14 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 15 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal 6 Agustus 2014; Menimbang, bahwa terhadap memori banding yang diajukan oleh pembanding I, semula Tergugat IX, Para Terbanding semula Penggugat 1 s/d Penggugat XII melalui kuasa hukumnya tertanggal 22 Agustus 2014 telah mengajukan Kontra Memori Banding yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 22 Agustus 2014 dan Kontra memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada para pihak kepada Pembanding I semula Tergugat IX, tanggal 8 September 2014; Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh pihak Pembanding II dan III semula Tergugat XI dan Tergugat XII melalui kuasa hukumnya tertanggal 4 Juli 2014 yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 7 Juli 2014 dan memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada para pihak masing masing kepada terbanding I tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 2 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 3 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 4 tanggal 16 Oktober 2014, kepada terbanding 5 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 6 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 7 tanggal 8 Agustus 2014, kepada terbanding 8 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 9 tanggal 8 Agustus 2014, kepada terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 12 tanggal 8 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 1 Hal 11 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

12 tanggal 21 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 4 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 7 tanggal 18 Juli 2014,, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 9 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014 kepada Turut Terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 13 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 14 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 15 tanggal 18 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal 18 Juli 2014; Menimbang, bahwa terhadap memori banding yang diajukan oleh pembanding II dan III, semula Tergugat XI dan Tergugat XII Para Terbanding semula Penggugat 1 s/d Penggugat 12 melalui kuasa hukumnya tertanggal 22 Agustus 2014 telah mengajukan Kontra Memori Banding yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 22 Agustus 2014 dan Kontra memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada, Pembanding II dan III semula Tergugat XI Tergugat XII tanggal 8 September 2014; Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh pihak Pembanding IV semula Turut Tergugat VI melalui kuasa hukumnya tertanggal 10 September 2014 yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 12 September 2014 dan memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada para pihak masing masing kepada terbanding I tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 2 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 3 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 4 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 5 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 6 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 7 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 8 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 9 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 10 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 11 tanggal 16 September 2014, kepada terbanding 12 tanggal 16 September 2014, kepada Turut Terbanding 1 tanggal 19 September 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 30 September 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 4 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 7 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 22 September 2014, kepada Turut Hal 12 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

13 Terbanding 9 tanggal 19 September 2014, kepada Turut Terbanding 10 tanggal 30 September 2014 kepada Turut Terbanding 11 tanggal 19 September 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 19 September 2014, kepada Turut Terbanding 13 tanggal 19 September 2014,kepada Turut Terbanding 14 tanggal 19 September 2014, kepada Turut Terbanding 15 tanggal 3 Oktober 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 23 September 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal 23 Septemberi 2014, kepada Turut Terbanding 18 tanggal 23 Septemberi 2014; Menimbang, bahwa terhadap memori banding yang diajukan oleh pembanding IV, semula Turut Tergugat VI, Para Terbanding semula Penggugat 1 s/d Penggugat 12 melalui kuasa hukumnya tertanggal 1 Oktober 2014 telah mengajukan Kontra Memori Banding yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bale Bandung tanggal 1 Oktober 2014 dan Kontra memori banding tersebut telah di beritahukan dengan cara seksama dan patut kepada kepada Pembanding IV semula Turut Tergugat VI, melalui pendelegasian Pengadilan Negeri KL I. A Khusus Bandung tanggal 1 Oktober 2014 Nomor: W11.U6 / 1966 / HT /X / 2014; Menimbang, bahwa Relaas Pemberitahuan Memeriksa Berkas ( Inzage ) kepada para pihak, masing-masing kepada pembanding I, kepada pembanding II dan kepada pembanding III melalui kuasa hukumnya tanggal 8 September 2014, kepada terbanding I tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 2 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 3 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 4 tanggal 27 Juni 2014, kepada terbanding 5 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 6 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 7 tanggal 8 Agustus 2014,, kepada terbanding 8 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 9 tanggal 8 Agustus 2014, kepada terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada terbanding 12 tanggal 8 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 1 tanggal 21 Juli 2014, kepada Turut Terbanding 2 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 3 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 4 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 5 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 6 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 7 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 8 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 9 tanggal 6 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 10 tanggal 19 Agustus 2014 kepada Turut Terbanding 11 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 12 tanggal 7 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 13 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 14 tanggal 24 Juni 2014, Hal 13 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

14 kepada Turut Terbanding 15 tanggal 24 Juni 2014, kepada Turut Terbanding 16 tanggal 19 Agustus 2014, kepada Turut Terbanding 17 tanggal 24 juni 2014; kepada Turut Terbanding 18 tanggal 23 Septemberi 2014, untuk memeriksa berkas perkara yang dimohonkan banding tersebut, sebelum berkas perkara dikirim ke Pengadilan Tinggi Bandung; TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM : Menimbang, bahwa permohonan banding yang diajukan baik oleh Pembanding I, II, III semula Tergugat IX, Tergugat XI, Tergugat XII maupun oleh pembanding IV semula Turut Tergugat VI telah dilaksanakan dalam tenggang waktu dan dengan cara-cara serta syarat-syarat sebagaimana ditentukan dalam Undang-undang, maka permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima ; Menimbang, bahwa pembanding I semula Tergugat IX melalui kuasa hukumnya mengajukan memori banding menerangkan pada pokoknya sebagai berikut: - Bahwa pembanding I semula tergugat IX menolak pertimbangan hukum dan putusan judex factie Nomor:85/Pdt,G/2013/PN.BB tanggal 22 Mei 2014, karena judex facti telah keliru maka putusannya pun menjadi keliru, putusan mana memperlihatkan kekurangan cermatan dan judex pacti dalam mengartikan permasalahan antara pemohon banding dengan para termohon banding; - Bahwa para terbanding dahulu para penggugat tidak mempunyai kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan, untuk melakukan gugatan seharusnya para termohon banding dahulu penggugat mempunyai hubungan hukum yang jelas antara objek sengketa dengan subjek, bahwa sesuai dengan gugatan para termohon banding dahulu penggugat yang mendalilkan bahwa akta hibah No:43/1962 dan Akta hibah No:44/1962 tanggal 12 Mei 1962 tanpa dasar dan tanpa alas hak yang jelas, dengan keluarnya dengan keluarnya putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor:86/Pdt.G/1995/PN.BB,tanggal 22 Januari 1996 tersebut, dikuatkan pula oleh putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor: 215/Pdt/1996/PT.BDG, Jo. Mahkamah Agung RI No:2745 K/Pdt/ 1996 dan putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI No: 266 / PK / Pdt /2005 dalam amarnya menyatakan: - Menolak gugatan penggugat seluruhnya dengan pertimbangan pada intinya: Hal 14 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

15 - Para Tergugat sebagai para pembeli yang beritikad baik haruslah dilindungi oleh hukum; - Bahwa seandainya apa yang didalilkan oleh penggugat itu adalah benar, maka menurut hemat Majelis jalan hukum yang dapat ditempuh oleh penggugat terhadap tergugat 1 adalah minta sisa pembayaran hutang kepada tergugat 1 dengan membuat perbandingan harga emas pada tahun 1962 dan harga emas sekarang, dan bukan minta pembatalan wakaf dan jual beli yang sudah terjadi pada tahun 1962 itu; - Bahwa Pengadilan Negeri Bale Bandung telah melanggar asas Nebis in idem dan telah melakukan kesalahan yang tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya sebagaimana dalam pertimbangan halaman 94 s/d 100 putusan perkara No:85/Pdt.G/2013/PN.BB, tanggal 22 Mei 2014; - Bahwa terhadap putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung No:86/Pdt.G/1995/PN.BB tanggal 22 Januari 1996 tersebut, dikuatkan pula oleh putusan Pengadilan Tingggi Bandung No:215/Pdt/1996/PT.Bdg Jo. Putusan Mahkamah Agung RI No: 2745 K/Pdt/1996 ( vede, bukti T.XI,XII- 1 s/d T.XI, XII-3); Kemudian keluarnya putusan Peninjauan kembali dari Mahkamah Agung RI No:266/ PK/Pdt/2005 (vide bukti terlampir) yang inti amar putusannya adalah : Menolak permohonan Peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali; - Bahwa, apabila melihat dalil tersebut diatas maka sudah terang dan jelaslah, bahwa surat gugatan para termohon banding dahulu penggugat tanggal 20 Mei 2013 dalam perkara No:85/Pdt.G/2013/PN.BB yang menuntut perkara yang sama (Akta Hibah No: 43 tahun 1962 dan No:44 tahun 1962 tanggal 12 Mei 1962 dengan dalil penghibahan itu tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum karena dilakukan tanpa dasar dan tanpa alas hak yang jelas), dengan pihak yang sama ( Endang Tosin) melawan Drs. Agus Sulaeman Effendi. DKK), di sidangkan di Pengadilan yang sama ( Pengadilan Negeri Bale Bandung), dan pada waktu dan tempat kejadian yang sama(tempus dan lokus deliktinya sama) serta objek sengketa yang sama yaitu berupa tanah persil Nomor:150 a, D.II, seluas 1, 280 Ha, dan persil 150 b, D.III, seluas 2,270 Ha, kohir: No: 1731 terletak di Desa Giriasih (d/h Desa Cangkorah), Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat dan tanah persil No: 19 kohir 148, Hal 15 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

16 se luas ha terletak di Desa Batujajar Timur ( d/h Desa Cangkorah) Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat adalah menjadi Nebis in idem karena sebelumnya para terbanding dahulu penggugat telah mengajukan gugatan tertanggal 12 Juli 1995 dan terhadap putusan tersebut telah di putus sebagaimana terurai dalam putusan No: 266 PK / Pdt /2005 Jo.putusan Kasasi Mahkamah Agung RI No: 2745 K / Pdt /1996 Jo putusan Pengadilan Tinggi Bandung No:215/Pdt/1996/PT.BDG, Jo. No: 86/Pdt.G/1995/PN.BB tanggal 22 Januari 1996, maka oleh karena itu mohon Majelis Hakim Pengadilan Tinggi untuk menyatakan gugatan terbanding dahulu penggugat di tolak atau setidak tidaknya gugatan penggugat tidak dapat di terima; Menimbang, bahwa atas Memori Banding dari Pembanding 1 semula Tergugat IX, Terbanding 1 s/d Terbanding XII semula Penggugat 1 s/d Penggugat XII, melalui kuasa hukumnya mengajukan keberatan berupa Kontra Memori Banding pada pokoknya sebagai berikut: - Bahwa pertimbangan hukum dan amar putusan Judec Factie No. 85/Pdt.G/2013/PN.BB tgl. 22 Mei 2014, telah tepat dan benar, sama sekali tidak keliru, putusan mana memperlihatkan kecermatan dari judex facti dalam mengartikan permasalahan antara Pemohon Banding /Tergugat IX dengan para Termohon Banding / Para Penggugat ; - Bahwa pertimbangan hukum dan amar putusan JudeX Facti No. 85/Pdt.G/2013/PN.BB tgl. 22 Mei 2014, telah sesuai dengan fakta hukum dan berdasarkan hukum pembuktian, sehingga putusan tersebut telah sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku dan telah mencerminkan rasa keadilan ; - Bahwa Pengadilan Negeri Bale Bandung tidak melanggar asas Nebis in idem dan tidak salah dalam menerapkan hukum sebagaimana dalam pertimbangan halaman 94 s/d 100 putusan perkara No. 85/Pdt.G/2013/ PN.BB ; - Bahwa Pengadilan Negeri Bale Bandung Berwenang Untuk Memeriksa Dan Mengadili Perkara Aquo (Absolute Competentie), dengan alasan sebagai berikut : - Bahwa pada saat pemeriksaan/persidangan ditingkat pertama (Pengadilan Negeri Bale Bandung) dalam perkara Nomor : 85/Pdt.G/2013/PN.BB, Tergugat XI, XII (Pembanding XI, XII) sama sekali tidak mengajukan eksepsi dan mendalilkan bahwa Pengadilan Negeri Bale Bandung tidak berwenang untuk memeriksa dan Hal 16 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

17 mengadili perkara ini tetapi Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung yang berwenang memeriksa dan mengadilinya (Kompetensi Absolut). Jadi apa yang harus dipertimbangkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung tentang Kompetensi Absolut tersebut, sedangkan eksepsinya sendiri tidak diajukan ; - Bahwa yang menjadi pokok/dasar utama dari Gugatan Para Penggugat/ Para Terbanding adalah tentang Hak Kepemilikan atas tanah dengan Letter C No. 148, persil 19, luas Ha yang terletak yang terletak di Desa Batu Jajar Timur, Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat dan Lettar C No persil 150a D.II luas 1280 serta persil 150b D.III luas 2270 Ha. Yang terletak di Desa Giriasih Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat yang telah dikuasai oleh Para Tergugat tanpa alas hak yang sah, dikarenakan Para Penggugat/Para Terbanding sama sekali belum dan tidak pernah memindahkan / memutasi / membalik nama tanah objek perkara kepada Tergugat I ataupun Tergugat II s/d Tergugat X) sehingga perbuatan Para Tergugat (Tergugat I s/d Tergugat XIII) adalah merupakan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi Para Penggugat, dimana tanah objek sengketa milik sah Para Penggugat, yaitu tanah Persil No. 150 a, D.II, seluas 1280 Ha, dan Persil 150 b, D.III, seluas 2,270 Ha Kohir No : 1731 atas nama ENDANG TOSIN, yang terletak di Desa Giriasih ( d/h. Desa Cangkorah), Kecamatan Batujajar, Kab.Bandung Barat dan tanah Persil No. 19, Kohir Nomor 148 atas nama ENDANG TOSIN, seluas 1,440 ha, terletak di Desa Batujajar Timur (d/h Desa Cangkorah, Kec, Batujajar, Kab. Bandung Barat ; - Bahwa permasalahan hukum yang pokok dan mendasar dari gugatan Para Penggugat / Para Terbanding terhadap Tergugat XI,XII/Pembanding XI,XII, adalah masalah Hak Kepemilikan atas tanah dengan Letter C No. 148, persil 19, luas Ha yang terletak yang di Desa Batu Jajar Timur, Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat dan Letter C No persil 150a D.II luas 1280 serta persil 150b D.III luas 2270 Ha. Yang terletak di Desa Giriasih Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat, dikarenakan Tergugat I yang secara melawan hak telah menjual belikan atas tanah milik Penggugat kepada Tergugat II sampai dengan Tergugat X, maka terhadap semua perpindahan / mutasi dalam Buku C Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat (dahulu Kab. Bandung) atas tanah persil No. 150 a, dan persil No. 150 b, Kohir No. 1731, atas Hal 17 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

18 nama / milik ENDANG TOSIN, serta tanah Persil 19, seluas Ha Kohir Nomor 148 yang tercatat di dalam daftar Buku Letter C. Desa Cangkorah (sekarang Desa Batujajar Timur) atas nama ENDANG TOSIN, kepada atau ke atas nama Tergugat II sampai dengan Tergugat X dan kemudian dialihkan atau dijual belikan oleh Para Tergugat (Tergugat I s/d Tergugat X) kepada Tergugat XI, Tergugat XII serta kepada Tergugat XIII, adalah tidak sah dan merupakan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi para Penggugat, jadi jelas merupakan perdata murni, yang merupakan tugas dan wewenang Pengadilan Negeri Bale Bandung dan bukan merupakan sengketa Tata Usaha Negara yang merupakan tugas dan wewenang Peradilan Tata Usaha Negara Bandung; Berdasarkan atas hal-hal sebagaimana telah diuraikan diatas, Para Penggugat/Para Terbanding, mohon kepada Yth. Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Bandung untuk berkenan memberikan putusan sebagai berikut : DALAM EKSEPSI : - Menolak Eksepsi dari Pembanding / Tergugat IX untuk seluruhnya ; DALAM POKOK PERKARA : 1. Menolak permohonan Banding yang diajukan oleh Pembanding/Tergugat IX, tersebut ; 2. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor : 85/Pdt.G/ 2013/PN.BB, tanggal 22 Mei 2014 yang dimohonkan Banding tersebut ; 3. Menghukum Pembanding / Tergugat IX, untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara Banding tersebut ; Menimbang, bahwa pembanding II dan pembanding III semula Tergugat XI dan Tergugat XII melalui kuasa hukumnya mengajukan memori banding menerangkan pada pokoknya sebagai berikut: DALAM EKSEPSI. 1. Pengadilan Negeri Bale Bandung tidak berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara ini tetapi Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung yang berwenang memeriksa dan mengadilinya (Kompetensi Absolut). Bahwa permasalahan hukum yang pokok dan mendasar dari gugatan Para Penggugat /Para Terbanding terhadap Tergugat XI,XII/Pembanding XI,XII adalah masalah Hak Kepemilikan atas tanah dengan Letter C No.148, persil 19, luas Ha yang terletak di desa Batu Jajar Timur, Kec. Batujajar Kab. Bandung barat dan Letter C No persil 150a D.II Hal 18 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

19 luas 1280 serta persil 150b D.III luas 2270 Ha. Yang terletak di desa giriasih kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat, akan tetapi petitum gugatannya Para Penggugat /Para Terbanding juga memohon agar Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan : 6. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat terhadap: 6.1.Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 716, Desa Giriasih, Surat Ukuran, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 0050/2009, seluas M2 (Enam ribu dua ratus tujuh puluh meter pesegi) atas anama H. RUSDI MARTASUDJANA (Tergugat XI) dan telah dibalik namakan atas nama DR.IR. ZULKIFLI NOOR, M.M (Tergugat XIII); 6.2.Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 841/ Desa Batujajar Timur, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 00223/2009, seluas M2 (tujuh belas ribu delapan ratus lima puluh dua meter persegi) atas nama H. RUSDI MARTASUDJANA (tergugat XI) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZLKIFLI NOOR,M.M (Tergugat XIII); 6.3.Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 715/ Desa Giriasih, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 0051/2009, seluas M2 (enam belas ribu sembilan ratus dua puluh satu meter persegi) atas nama H. RULLY MARTASUDJANA (tergugat XII) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZUKIFLI NOOR,M.M (Tergugat XIII); 6.4.Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 842/ Desa Batujajar Timur, Surat Ukur, tanggal 7 Mei 2009 Nomor 00225/2009, seluas M2 (lima belas ribu tujuh ratus enam puluh sembilan meter persegi) atas nama H. RULLY MARTASUDJANA (tergugat XII) dan telah dibalik namakan ke atas nama DR. IR.ZULKI ZULKIFLI NOOR,M.M (Tergugat XIII) ; Dan oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung dalam putusan perkara No: 85/PDT.G/2013/PN.BB ini telah di kabulkan sebagaimana disebutkan dalam halaman 101 point angka 6 (enam) yang tidak disertai dengan alasan-alasan hukum yang benar untuk dikabulkannya suatu petitum, karena itu sebagai putusan yang prematur dan harus di batalkan demi hukum karena secara hukum Acara Perdata tidak benar dan tanpa dasar hukum yang jelas. Petitum Para Penggugat/Para Terbanding yang meminta agar Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 716, Desa Giriasih,Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 841/ Desa Batujajar Timur, Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 715/ Desa Giriasih, Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 842/ Desa Batujajar Timur dinyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan mengikat adalah SHM SHM yang telah diterbitkan oleh Turut Tergugat 2 Hal 19 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

20 (BPN Bandung Barat) sebagai badan publik, secara hukum masuk sebagai suatu hak dan kewenangan peradilan lain bukan wewenang dari Pengadilan Negeri tetapi Peradilan Tata Usaha Negara, oleh karena itu harus ditolak dan atau setidak-tidaknya harus dinyatakan tidak dapat diterima; 2. Gugatan Penggugat Ne bis in idem - Bahwa sebagaimana telah dijelaskan diatas pokok gugatan masalah Hak Kepemilikan atas tanah dengan Letter C No.148, persil 19, luas Ha yang terletak di desa Batu Jajar Timur, Kec. Batujajar Kab. Bandung barat dan Letter C No persil 150a D.II luas 1280 serta persil 150b D.III luas 2270 Ha. Yang terletak di desa giriasih kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat,yang ternyata berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung No. 86/Pdt/G/1995/PN.BB tanggal 14 Desember 1995 Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 215/Pdt/1996/PT.BDG tanggal 18 Juni 1996 Jo. Putusan Mahkamah Agung Tigkat Kasasi No K/Pdt/1996 tanggal 28 Juli 1998 Jo.Putusan Peninjauan Kembali No. 266 PK/Pdt/2005, atas objek tanah sengketa tersebut telah diputus dan putusan mana telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, tetapi Judex Factie Pengadilan Negeri Bale Bandung telah dengan begitu saja mengambil alih dalil Para Penggugat/ Para Terbanding sebagai pertimbangannya hukumnya oleh karena itu harus dibatalkan demi hukum dan keadilan; -. Bahwa apa yang menjadi objek dan subjek serta alasan dalam perkara No. 85/Pdt/G/2013/PN.BB tanggal 22 Mei 2014 adalah sama telah diperiksa, diadili dan diputus oleh Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung No. 86/Pdt/G/1995/PN.BB tanggal 14 Desember 1995 Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 215/Pdt/1996/PT.BDG tanggal 18 Juni 1996 Jo. Putusan Mahkamah Agung Tigkat Kasasi No K/Pdt/1996 tanggal 28 Juli 1998 Jo. Putusan Peninjauan Kembali No.266 PK/Pdt/2005, Oleh karena itu menurut Hukum Acara Perdata gugatan Para Penggugat / Para Terbanding dalam perkara No. 85/Pdt/G/2013/PN.BB yang telah diputus tanggal 22 Mei 2014 adalah Ne bis In Idem, hal ini telah sesuai dengan Jurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 123 K/Sip/1968 tanggal 28 April 1969 yang menyatakan Gugatan baru ini menurut Hukum Acara Perdata meskipun didasari oleh posita yang berbeda dengan gugatan yang terdahulu, namun karena memiliki kesamaan dalam subjek dan objeknya Hal 20 dari 33 halaman, Putusan Nomor : 442/Pdt/2014/PT.Bdg.

P U T U S A N Nomor 156/Pdt/2015/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA.

P U T U S A N Nomor 156/Pdt/2015/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. P U T U S A N Nomor 156/Pdt/2015/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Pengadilan Tinggi Bandung yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam peradilan tingkat banding

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 138/PDT/2015/PT.Bdg. perkara perdata dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan. Islam, pekerjaan Wiraswasta ;

P U T U S A N Nomor : 138/PDT/2015/PT.Bdg. perkara perdata dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan. Islam, pekerjaan Wiraswasta ; P U T U S A N Nomor : 138/PDT/2015/PT.Bdg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI BANDUNG di Bandung yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 2030 K/Pdt/2003 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M A H K A M A H A G U N G memeriksa perkara perdata dalam

P U T U S A N Nomor : 2030 K/Pdt/2003 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M A H K A M A H A G U N G memeriksa perkara perdata dalam P U T U S A N Nomor : 2030 K/Pdt/2003 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M A H K A M A H A G U N G memeriksa perkara perdata dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagai berikut dalam perkara

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 272 /PDT/2011/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ------ PENGADILAN TINGGI SUMATERA UTARA DI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara perdata dalam

Lebih terperinci

BAB III. Obyek penelitian dalam bab ini adalah mengenai fakta yuridis yang diuraikan sebagai berikut :

BAB III. Obyek penelitian dalam bab ini adalah mengenai fakta yuridis yang diuraikan sebagai berikut : BAB III DUDUK PERKARA PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NOMOR : 174/Pdt.G/2002/PN.Jkt.Tim JO. PUTUSAN PENGADILAN TINGGI JAKARTA NOMOR : 95/PDT/2003/PT.DKI DAN PUTUSAN KASASI MAHKAMAH AGUNG RI NOMOR : 3302 K/PDT/2003

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

PARTNERS. * Hengki M. Sibuea, Founder dan Senior Partner pada Kantor Hukum HENGKI SIBUEA &

PARTNERS. * Hengki M. Sibuea, Founder dan Senior Partner pada Kantor Hukum HENGKI SIBUEA & PENERAPAN RASA KEADILAN YANG BERTENTANGAN DENGAN JUMLAH YANG SUDAH DISEPAKATI ADALAH PERTIMBANGAN YANG KELIRU Oleh: Hengki M. Sibuea * Topik tersebut merupakan pertimbangan hukum Majelis Hakim Kasasi pada

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 19/PDT/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA.

P U T U S A N NOMOR : 19/PDT/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1 P U T U S A N NOMOR : 19/PDT/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. ----- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara Perdata dalam tingkat banding, telah menjatuhkan

Lebih terperinci

P U T U S A N. NOMOR : 276/Pid/2014/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. NOMOR : 276/Pid/2014/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 276/Pid/2014/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI BANDUNG, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam peradilan tingkat banding,

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor:0230/Pdt.G/2007/PA.Wno BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor:0230/Pdt.G/2007/PA.Wno BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor:0230/Pdt.G/2007/PA.Wno BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Wonosari yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara tertentu pada

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor 101/Pdt.G/2014/MS-Aceh

P U T U S A N Nomor 101/Pdt.G/2014/MS-Aceh P U T U S A N Nomor 101/Pdt.G/2014/MS-Aceh DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Mahkamah Syar iyah Aceh yang memeriksa dan mengadili perkara pada tingkat banding dalam persidangan Majelis

Lebih terperinci

PRASTIKA BROTHERS & PARTNER KANTOR ADVOKAT DAN PENGACARA Tanah Merah 2, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran.

PRASTIKA BROTHERS & PARTNER KANTOR ADVOKAT DAN PENGACARA Tanah Merah 2, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran. PRASTIKA BROTHERS & PARTNER KANTOR ADVOKAT DAN PENGACARA Tanah Merah 2, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran. Hal. : Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Surabaya, 26 Pebruari 2010 Dengan Hormat, Kepada

Lebih terperinci

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding:

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding: Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding: 1. Permohonan banding harus disampaikan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syar iah dalam tenggang waktu : a. 14 (empat belas)

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

MAHKAMAH AGUNG Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 Tanggal 30 Desember 1985 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia,

MAHKAMAH AGUNG Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 Tanggal 30 Desember 1985 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia, MAHKAMAH AGUNG Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 Tanggal 30 Desember 1985 Menimbang : DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia, a. bahwa negara Republik Indonesia, sebagai negara hukum

Lebih terperinci

TENTANG DUDUK PERKARA

TENTANG DUDUK PERKARA P E N E T A P A N Nomor : XX/Pdt.P/2011/PA.Ktb. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Kotabumi yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan P U T U S A N NOMOR 129 / PID / 2015/ PT MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara pidana pada peradilan tingkat banding

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 339/PID/2011/PT-Mdn.

P U T U S A N Nomor : 339/PID/2011/PT-Mdn. P U T U S A N Nomor : 339/PID/2011/PT-Mdn. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ----- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam peradilan tingkat banding,

Lebih terperinci

SALINAN PENETAPAN. Nomor : XX/Pdt.P/2011/PA.Ktb BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

SALINAN PENETAPAN. Nomor : XX/Pdt.P/2011/PA.Ktb BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA SALINAN PENETAPAN Nomor : XX/Pdt.P/2011/PA.Ktb BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN AGAMA Kotabumi yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada

Lebih terperinci

UNDANG - UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA

UNDANG - UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA UNDANG - UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa berdasarkan

Lebih terperinci

PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA

PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA I.A. Prosedur Dan Proses Penyelesaian Perkara Cerai Talak PROSEDUR Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon (suami) atau kuasanya : 1. a. Mengajukan

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Perkara Permohonan, yang diajukan oleh : 1. S U B A R I,Umur 49 tahun,pekerjaan Karyawan Swasta ;

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Perkara Permohonan, yang diajukan oleh : 1. S U B A R I,Umur 49 tahun,pekerjaan Karyawan Swasta ; P E N E T A P A N Nomor : 151 /Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang mengadili perkara perdata dalam tingkat pertama, telah menetapkan seperti

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 386/PID/2014/PT. BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA,

P U T U S A N NOMOR : 386/PID/2014/PT. BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA, P U T U S A N NOMOR : 386/PID/2014/PT. BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA, Pengadilan Tinggi Bandung, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam peradilan tingkat banding telah

Lebih terperinci

NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Umur / Tgl.Lahir : 30 tahun / 29 Juni 1982.

NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Umur / Tgl.Lahir : 30 tahun / 29 Juni 1982. P U T U S A N NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ------ PENGADILAN TINGGI SUMATERA UTARA DI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa di dalam era perdagangan global, sejalan dengan konvensi-konvensi

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGISIAN ADVISBLAAD HAKIM BANDING

PETUNJUK PENGISIAN ADVISBLAAD HAKIM BANDING PETUNJUK PENGISIAN ADVISBLAAD HAKIM BANDING I. Mempelajari Berkas Perkara 1. Bentuk Dakwaan: a. Tunggal : Adalah tehadap Terdakwa hanya didakwakan satu perbuatan yang memenuhi Uraian dalam satu Pasal tertentu

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS ADMINISTRASI DAN TEKNIS PERADILAN TATA USAHA NEGARA EDISI 2008

PEDOMAN TEKNIS ADMINISTRASI DAN TEKNIS PERADILAN TATA USAHA NEGARA EDISI 2008 PEDOMAN TEKNIS ADMINISTRASI DAN TEKNIS PERADILAN TATA USAHA NEGARA EDISI 2008 MAHKAMAH AGUNG RI 2008 1 DAFTAR ISI Kata Pengantar... iii Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : KMA/032/SK/IV/2007

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan

P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata permohonan dalam tingkat pertama,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pendirian Yayasan di Indonesia selama ini dilakukan

Lebih terperinci

PUTUSAN. Nomor : 0827/Pdt.G/2010/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

PUTUSAN. Nomor : 0827/Pdt.G/2010/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PUTUSAN Nomor : 0827/Pdt.G/2010/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa:----------------------

P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa:---------------------- P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang mengadili perkara-perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa pada peradilan

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR: 05/PMK/2004 TENTANG PROSEDUR PENGAJUAN KEBERATAN ATAS PENETAPAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2004 MAHKAMAH

Lebih terperinci

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011)

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA Nomor : 011 Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) Berhadapan dengan saya, RAFLES DANIEL, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan,

Lebih terperinci

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA SALINAN P E N E T A P A N Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 08/PMK/2006 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM SENGKETA KEWENANGAN KONSTITUSIONAL LEMBAGA NEGARA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor :170/Pid/2014/PT.Bdg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor :170/Pid/2014/PT.Bdg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor :170/Pid/2014/PT.Bdg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Bandung yang mengadili perkara pidanadalam peradilan tingkat Banding, menjatuhkan Putusan seperti

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1985 TENTANG MAHKAMAH AGUNG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1985 TENTANG MAHKAMAH AGUNG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1985 TENTANG MAHKAMAH AGUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA - 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam tingkat

Lebih terperinci

BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009

BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009 BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009 1 TAKAH RAKERPTA 2012 Pasal 91A UU NO. 50 TAHUN 2009 (1) Dalam menjalankan tugas peradilan, peradilan agama dapat menarik biaya perkara. (2) Penarikan biaya

Lebih terperinci

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 242/PID/2013/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR : 242/PID/2013/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 242/PID/2013/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Bandung, yang mengadili perkara-perkara pidana dalam tingkat banding, telah menjatuhkan putusan

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN.

P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN. P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara pidana pada peradilan tingkat banding telah

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT PUTUSAN No : 130/Pid/Sus/2014/PN.Stb DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Stabat yang mengadili perkara - perkara pidana dengan acara pemeriksaan perkara biasa dalam peradilan

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 345/Pid.B/2014/PN.BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat pertama

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

TATA CARA DAN MEKANISME PEMBERIAN BANTUAN HUKUM DALAM PERKARA PERDATA PELAYANAN PERKARA PRODEO

TATA CARA DAN MEKANISME PEMBERIAN BANTUAN HUKUM DALAM PERKARA PERDATA PELAYANAN PERKARA PRODEO TATA CARA DAN MEKANISME PEMBERIAN BANTUAN HUKUM DALAM PERKARA PERDATA PELAYANAN PERKARA PRODEO Syarat-Syarat Berperkara Secara Prodeo 1. Anggota masyarakat yang tidak mampu secara ekonomis dapat mengajukan

Lebih terperinci

PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN.

PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN. PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN.Mks) Rezki Erawati. S Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Lebih terperinci

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM PENETAPAN Nomor: 0051/Pdt.P/2013/PA.Pas. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam tingkat

Lebih terperinci

PUTUSAN. NOMOR : 333/Pdt.G/2010/PAME. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

PUTUSAN. NOMOR : 333/Pdt.G/2010/PAME. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PUTUSAN NOMOR : 333/Pdt.G/2010/PAME. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Muara Enim yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 98 /Pdt.G /2010/ PAME BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N Nomor : 98 /Pdt.G /2010/ PAME BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 98 /Pdt.G /2010/ PAME BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Muara enim di Muara Enim yang memeriksa dan mengadli perkara-perkara

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU;

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU; P U T U S A N Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-undang Nomor 19 Tahun

Lebih terperinci

STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) PENGADILAN NEGERI HAM, PHI, PERIKANAN DAN NIAGA MEDAN

STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) PENGADILAN NEGERI HAM, PHI, PERIKANAN DAN NIAGA MEDAN STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) PENGADILAN NEGERI HAM, PHI, PERIKANAN DAN NIAGA MEDAN MEDAN 2011 DAFTAR ISI BAB I PERDATA A. PERDATA UMUM... 1 B. PERDATA KHUSUS 1. PERMOHONAN PERNYATAAN PAILIT DAN PKPU...

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 18/PUU-XIII/2015 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN Nomor 18/PUU-XIII/2015 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SALINAN \ PUTUSAN Nomor 18/PUU-XIII/2015 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang mengadili perkara konstitusi pada tingkat pertama dan terakhir,

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SEKALIMANTAN TENGAH I. PENDAHULUAN Dalam Visi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dituangkan dalam Blue Print

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 19/Pdt.G/2010/MS-ACEH BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR : 19/Pdt.G/2010/MS-ACEH BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 19/Pdt.G/2010/MS-ACEH BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Mahkamah Syar iyah Aceh yang mengadili perkara Harta Bersama pada tingkat banding

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH PELENGKAP YANG TERLEWATKAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA

LANGKAH-LANGKAH PELENGKAP YANG TERLEWATKAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA 1 LANGKAH-LANGKAH PELENGKAP YANG TERLEWATKAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA oleh : Ali M. Haidar I. PENDAHULUAN Tulisan ini disajikan hanyalah sebagai ulangan dan bahkan cuplikan dari berbagai tulisan tentang

Lebih terperinci

PUTUSAN NOMOR 52/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN NOMOR 52/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN NOMOR 52/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

STANDAR PELAYANAN PERADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA

STANDAR PELAYANAN PERADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA STANDAR PELAYANAN PERADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA JAKARTA 2014 STANDAR PELAYANAN PERADILAN DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA I. KETENTUAN UMUM A. Dasar Hukum 1. Undang-undang

Lebih terperinci

BAGAN ALUR PROSEDUR PERKARA PERDATA PENDAFTAAN KASASI

BAGAN ALUR PROSEDUR PERKARA PERDATA PENDAFTAAN KASASI BAGAN ALUR PROSEDUR PERKARA PERDATA PENDAFTAAN KASASI Pemohan Kasasi Mengajukan kasasi pada Meja 3 dan memberikan Memori Kasasi (wajib) Kasasi dan menunjuk Juru Sita Pengganti Mengirim Kontra Memori Kasasi

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DALAM KEBERHASILAN MEDIASI DI PENGADILAN

FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DALAM KEBERHASILAN MEDIASI DI PENGADILAN DALAM KEBERHASILAN MEDIASI DI PENGADILAN Firmansyah, S.H., LL.M. TM Luthfi Yazid, S.H., LL.M. Comparative Study of Judicial System between Japan and Indonesia 2007 - Jepang MEDIASI DI PENGADILAN (Court-Annexed

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 33 - K/PM I-07/AD/ VI / 2013 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N Nomor : 33 - K/PM I-07/AD/ VI / 2013 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN MILITER I-07 B A L I K P A P A N P U T U S A N Nomor : 33 - K/PM I-07/AD/ VI / 2013 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Militer I-07 Balikpapan yang bersidang di Balikpapan

Lebih terperinci

P U T U S A N 69/Pid.Sus-Narkotika/2015/PT.Bdg.

P U T U S A N 69/Pid.Sus-Narkotika/2015/PT.Bdg. Nomor P U T U S A N 69/Pid.Sus-Narkotika/2015/PT.Bdg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Bandung, yang memeriksa dan mengadili perkara Pidana dalam tingkat banding telah

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYARAKATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYARAKATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYARAKATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kebebasan berserikat, berkumpul,

Lebih terperinci

Perihal: Gugatan Tata Usaha Negara tentang Permohonan Pembatalan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87/P Tahun 2013

Perihal: Gugatan Tata Usaha Negara tentang Permohonan Pembatalan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87/P Tahun 2013 Kepada Yang Terhormat Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Di J a k a r t a Perihal: Gugatan Tata Usaha Negara tentang Permohonan Pembatalan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87/P Tahun

Lebih terperinci

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN KEDUA Perkara Nomor 79/PUU-XII/2014 Tugas dan Wewenang DPD Sebagai Pembentuk Undang-Undang

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN KEDUA Perkara Nomor 79/PUU-XII/2014 Tugas dan Wewenang DPD Sebagai Pembentuk Undang-Undang RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN KEDUA Perkara Nomor 79/PUU-XII/2014 Tugas dan Wewenang DPD Sebagai Pembentuk Undang-Undang I. PEMOHON Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dalam hal ini diwakili oleh Irman Gurman,

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 04/PMK/2004 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Menimbang

Lebih terperinci

Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012

Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012 18 Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012 TANDA TERIMA BERKAS PERMOHONAN Nomor :..*) Nama Pemohon :... Berkas yang sudah diserahkan terdiri dari

Lebih terperinci

yang dibahas dalam makalah singkat ini adalah mengenai alat bukti tertulis.

yang dibahas dalam makalah singkat ini adalah mengenai alat bukti tertulis. PEMBUKTIAN. PENERAPAN ALAT BUKTI TERTULIS DALAM PEMERIKSAAN PERKARA Dalam Hukum Acara Perdata menjadi kewajiban bagi kedua belah pihak yang berperkara untuk membuktikan. Pembuktian ini untuk meyakinkan

Lebih terperinci

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM Nomor : 52/DJU/SK/HK.006/5/ Tahun 2014 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN MAHKAMAH

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN UU 28-2004 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA KETUA MAHKAMAH AGUNG PERATURAN MAHKAMAH AGUNG Nomor : 02 Tahun 2009 TENTANG BIAYA PROSES PENYELESAIAN PERKARA DAN PENGELOLAANNYA PADA MAHKAMAH AGUNG DAN BADAN PERADILAN YANG BERADA DI BAWAHNYA KETUA MAHKAMAH

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG PERLU PENGATURAN DALAM RUU PERADILAN MILITER

HAL-HAL YANG PERLU PENGATURAN DALAM RUU PERADILAN MILITER 1. Pendahuluan. HAL-HAL YANG PERLU PENGATURAN DALAM RUU PERADILAN MILITER Oleh: Mayjen TNI Burhan Dahlan, S.H., M.H. Bahwa banyak yang menjadi materi perubahan dalam RUU Peradilan Militer yang akan datang,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, enimbang: a. bahwa negara Republik Indonesia, sebagai negara hukum

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

PUTUSAN. Nomor 76/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN. Nomor 76/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN Nomor 76/PUU-VIII/2010 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN YANG TELAH MEMPEROLEH LEGALITAS DARI NOTARIS. Oleh : Lusy K.F.R. Gerungan 1

KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN YANG TELAH MEMPEROLEH LEGALITAS DARI NOTARIS. Oleh : Lusy K.F.R. Gerungan 1 KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN YANG TELAH MEMPEROLEH LEGALITAS DARI NOTARIS Oleh : Lusy K.F.R. Gerungan 1 A. PENDAHULUAN Notaris dengan kewenangan yang diberikan oleh perundang-undangan itu,

Lebih terperinci

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia,

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia, PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia, Menimbang : a. bahwa negara Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 147 /Pid.B/2014/PN. BJ.- DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N Nomor : 147 /Pid.B/2014/PN. BJ.- DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 147 /Pid.B/2014/PN. BJ.- DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang mengadili perkara-perkara pidana biasa dalam peradilan tingkat pertama dengan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

KUMULASI PERMOHONAN ITSBAT NIKAH DENGAN ASAL USUL ANAK. A. Penggabungan Gugatan dalam HIR, RBg

KUMULASI PERMOHONAN ITSBAT NIKAH DENGAN ASAL USUL ANAK. A. Penggabungan Gugatan dalam HIR, RBg KUMULASI PERMOHONAN ITSBAT NIKAH DENGAN ASAL USUL ANAK (Dalam Persfektif Hukum Positif di Indonesia) Oleh: Drs.H.Abdul MUJIB AY,M.H. (Wakil Ketua PA Tanah Grogot Kalimantan Timur) A. Penggabungan Gugatan

Lebih terperinci

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA KANDANGAN NOMOR : W15 - A4/ 028 / HK.05 / I / 2011 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA KANDANGAN NOMOR : W15 - A4/ 028 / HK.05 / I / 2011 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA NO. I LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA KANDANGAN NOMOR : W15 - A4/ 028 / HK.05 / I / 2011 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA URAIAN Panjar Biaya Perkara Tingkat Pertama JUMLAH KETERANGAN 1. Gugatan

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYUSUNAN KETERANGAN PIHAK TERKAIT (PERSEORANGAN CALON ANGGOTA DPRA DAN DPRK)

PEDOMAN PENYUSUNAN KETERANGAN PIHAK TERKAIT (PERSEORANGAN CALON ANGGOTA DPRA DAN DPRK) LAMPIRAN VII PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa Negara Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, KOMISI INFORMASI Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

SOP PENYELESAIAN PERKARA PERDATA GUGATAN

SOP PENYELESAIAN PERKARA PERDATA GUGATAN PENGADILAN NEGERI KOLAKA PENGADILAN NEGERI KOLAKA Kepaniteraan Perdata Jln. Pemuda No. 175 Kolaka (0405) 2321012 Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan Oleh SOP PENYELESAIAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa pembangunan perekonomian nasional bertujuan

Lebih terperinci

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR :02 TAHUN 2012 TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK

Lebih terperinci

I. BIDANG ADMINISTRASI 1.1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI KELAS II SUKADANA

I. BIDANG ADMINISTRASI 1.1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI KELAS II SUKADANA I. BIDANG ADMINISTRASI 1.1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI KELAS II SUKADANA A. KEPANITERAAN PIDANA 1. Penyelesaian Perkara a. Pengadilan Negeri menerima

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ;

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ; P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ---- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara Tinggi Medan pidana dalam peradilan tingkat

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci