EVALUASI DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI AIR MINUM PDAM KOTA MADIUN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "EVALUASI DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI AIR MINUM PDAM KOTA MADIUN"

Transkripsi

1 Tugas Akhir EVALUASI DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI AIR MINUM PDAM KOTA MADIUN Mujib Hafan A

2 Isi Pendahuluan Gambaran Umum Tinjauan Pustaka Metoda Perencanaan EAAAAA Evalusi dan Perencanaan EAAAAA Kesimpulan

3 Pendahuluan Latar Belakang Upaya peningkatan pelayanan untuk memenuhi target MDGs Beberapa pelayanan mengalami masalah mengecil/tidak mengalirnya air pada jam-jam tertentu. Penggunaan pompa secara paralel.

4 Pendahuluan Rumusan Masalah Bagaimana tekanan dan kecepatan aliran air dalam sistem distribusi Bagaimana kinerja pompa di masing-masing Unit Produksi. Bagaimana perencanaan pengembangan sistem distribusi PDAM Kota Madiun.

5 Pendahuluan Ruang Lingkup Wilayah Perencanaan adalah seluruh daerah Kota Madiun Sistem distribusi air minum yang direncanakan adalah pipa primer dan sekunder. Pembahasan Tugas Akhir ini dibatasi pada aspek evaluasi dan perencanaan pengembangan sistem distribusi air minum untuk 10 tahun kedepan berdasarkan RTRW Kota Madiun. Parameter kinerja sistem distribusi yang dievaluasi adalah tekanan dan kecepatan aliran air.

6 Pendahuluan Ruang Lingkup (lanjutan) Perencanaan teknis meliputi: Daerah dan blok pelayanan Perhitungan dimensi pipa dan pemilihan jenis pipa Pompa distribusi Detail junction jaringan pipa pada perencanaan pengembangan Bill of Quantity (BOQ) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Model perencanaan jaringan sistem distribusi air minum menggunakan program Epanet 2.0.

7 Pendahuluan Tujuan Mengevaluasi tekanan dan kecepatan aliran air sistem distribusi PDAM Kota Madiun Mengevaluasi kinerja pompa di masing-masing Unit Produksi Merencanakan pengembangan sistem distribusi PDAM Kota Madiun dan RABnya Manfaat Bahan pertimbangan untuk PDAM Kota Madiun dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan pelayanan dari sistem distribusi. Memberikan masukan alternatif pemecahan masalah sistem distribusi air minum PDAM Kota Madiun. Pembelajaran studi kasus permasalahan tentang sistem distribusi air minum.

8 Gambaran Umum Wilayah Perencanaan Peta Kota Madiun Peta Kota Madiun

9 Gambaran Umum Wilayah Perencanaan Pertumbuhan Penduduk Jumlah penduduk Tahun

10 Gambaran Umum Wilayah Perencanaan Potensi Air Tanah dan Penggunaannya Potensi Air Tanah (m 3 /dtk) Penggunaan Air Tanah (m 3 /dtk) A B C D Total Rasio Penggunaan (%) 37,93 1,15 0,6 0,11 3,76 5,61 14,794 A = PDAM B = Domestik C = Industri D = Pertanian

11 PDAM Kota Madiun

12 PDAM Kota Madiun Jaringan Pipa Eksisting

13 Tinjauan Pustaka Metoda Proyeksi Penduduk Arithmatik 1. Geometrik 2. Least Square Digunakan untuk memperkirakan jumlah penduduk pada tahun mendatang Dipilih menggunakan rumus standar deviasi atau koefisien korelasi

14 Tinjauan Pustaka Kebutuhan Air Rata-Rata Harian (Q h ) Q h = Q domestik + Q non domestik + Q kebocoran Kebutuhan Air Jam Maksimum (Q j-maks ) Q j-maks = faktor jam maksimum x Q h faktor jam maksimum = 150% 200%

15 Tinjauan Pustaka Kehilangan Tekanan Mayor losses Minor losses

16 Sistem Pengaliran dalam Distribusi Sistem Pengaliran Gravitasi Sistem Pemompaan Sistem Kombinasi Sistem Jaringan Induk Distribusi Sistem Cabang (branch) Sistem Melingkar (loop)

17 Pompa Sistem Pompa Head Pompa Jenis-Jenis Pompa Pompa Submersible Kesulitan-kesulitan dalam pengkajian pompa Efisiensi Energi Pompa Paralel

18 Tinjauan Pustaka Kriteria Perencanaan Kriteria Perencanaan Range Nilai Min. Maks. Kecepatan aliran (v) 0,3 m/dt 1,25 m/dt Sisa tekan (pressure) 10 m 60 m Tekanan di Titik Tapping 10 m 70 m Sumber: NSPM KIMPRASWIL (2002) dan Tri Joko (2010)

19 Program Epanet 2.0 Jenis Pipa Cast Iron (CI) Ductile Iron (DI) Asbestos Cement (AC) Galvanized Steel (GS) Polivinil Chloride (PVC) Polyethylen (PE) Aksesoris Perpipaan Gate valve Air valve Bend 45 dan 90 Tee Reducer/Increaser Giboult joint Thrust block

20 Metoda Perencanaan Pengumpulan Data: 1. Data Primer Kuisioner Observasi 2. Data Sekunder RDTRK Perkotaan Madiun Peta Topografi perkotaan Madiun Peta tata guna lahan Data Debit Air Kali Madiun sepanjang tahun Data eksisting PDAM Kota Madiun Pipa eksisting PDAM Kota Madiun Data pemakaian air perbulan untuk setiap golongan rumah dan fasilitas umum Data penyebaran penduduk dan pemakaian air Data teknis, misal: tekanan air, pemompaan, reservoir dan jaringan pipa distribusi. Sortir dan kategorisasi data Tabulasi dan pembuatan diagram A

21 Metoda Perencanaan (lanjutan) A Perhitungan dan Analisis Data: Proyeksi penduduk Kebutuhan air Prosentase keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan PDAM sistem distribusi ditingkat pelanggan Studi Literatur: Tools untuk menganalisis data (Epanet 2.0) Pemodelan jaringan sistem distribusi PDAM Kota Madiun menggunakan Program Epanet 2.0 B

22 Hasil B Akan diperoleh model sistem distribusi eksisting yang baik Akan diperoleh model pengembangan sistem distribusi

23 EVALUASI DAN PERECANAAN Metode Proyeksi terpilih adalah geometrik No Kelurahan Jumlah Penduduk (Proyeksi) Kartoharjo Oro-oro Ombo Klegen Kanigoro Pilangbango Rejomulyo Sukosari Tawangrejo Kelun Jumlah

24 Kebutuhan Air Masyarakat Satuan Tahun Jumlah penduduk Orang Prosentase Pelayanan % 72,71 73,40 74,24 75,08 75,92 76,76 77,60 78,44 79,28 80,12 80,98 Penduduk Terlayani Orang Sambung an Rumah (SR) (Q) Jumlah Unit Debit L/dt Kran Jumlah Unit Umum (KU) Debit (Q) L/dt Q Domestik L/dt Q Non Domestik L/dt Kebocoran Prosen tase % Debit (Q) L/dt Q Total L/dt ,65 259,32 264,21 268,76 273,77 278,64 283,57 288,57 293,63 298,85

25 Evaluasi Kondisi Eksisting Sistem Distribusi Prosentase Pelayanan Kelurahan Jumlah Pelanggan (KK) RA RB Jumlah KK (RA + RB) Jumlah Pelanggan (Orang) Jumlah Penduduk Tahun 2011 Prosentase Penduduk Terlayani (%) Nambangan Kidul Nambangan Lor Manguharjo Pangongangan Winongo Madiun Lor Patihan Ngegong Sogaten Jumlah

26 Pembentukan Jaringan Induk dan Blok Pelayanan

27

28

29 Pipa Induk Gambar 5.13 Detail Blok 15

30 Sistem Pemompaan Head (m) Debit (l/dt) Kurva Pompa Sistem Paralel UP Sidomakmur

31 Sistem Pemompaan Head (m) Debit (l/dt) Kurva Pompa Sistem Paralel UP Manisrejo II

32 Sistem Pemompaan Head (m) Debit (l/dt) Kurva Pompa UP Ngrowo

33 Sistem Pemompaan Head (m) Debit (l/dt) Kurva Pompa UP Ngebong

34 Perencanaan Pengembangan

35 Pengembangan Blok 01

36 Model Epanet Blok 01

37 Pengembangan Blok 28

38 Model Epanet Blok 28

39 BOQ DAN RAB BOQ Pengadaan Pipa No. Diameter Panjang Panjang Pipa Perbatang Jumlah Pipa mm m m Batang

40 BOQ Aksesoris Pipa No. Aksesoris Pipa Diameter (mm) Jumlah 1 Giboult Joint Gate Valve Bend

41 No. Aksesoris Pipa Diameter (mm) Jumlah 4 Bend Tee 160 x x x x x x x x x x Reducer 160 x x x x x x x x 40 9

42 . BOQ Penanaman Pipa No. Uraian Satuan Diameter Pipa (mm) Diameter Pipa (D) m 0,04 0,05 0,063 0,09 0,11 0,16 0,25 2 Kedalaman urugan tanah (A) m 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 3 B m 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 4 C m 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 0,15 5 Kedalaman galian m 1,1 1,1 1,113 1,14 1,16 1,21 1,3 6 Lebar galian atas (W1) m 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,7 0,75 7 Lebar galian bawah (W2) m 0,34 0,35 0,363 0,39 0,41 0,46 0,55 8 Kedalaman urugan pasir m 0,34 0,35 0,363 0,39 0,41 0,46 0,55 9 Luas galian m 2 0,512 0,523 0,536 0,564 0,586 0,702 0, Luas urugan tanah m 2 0,353 0,356 0,361 0,371 0,379 0,435 0, Luas pasir urug m 2 0,16 0,164 0,172 0,187 0,198 0,247 0,308

43 BOQ Thrust Block No. Aksesoris Pipa Diameter Dimensi Thrust Block P L T Vol Jumlah Volume Total mm mm mm mm m 3 Buah m 3 1 Gate Valve , , , , , , , ,29 2 Bend , ,02 3 Bend , , , ,02

44 RAB Pengadaan Pipa No. Diameter Panjang Harga permeter Harga Total mm m Rp. Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah Rp

45 RAB Aksesoris Pipa No. 1 1 Aksesoris Pipa Giboult Joint Giboult Joint Diameter (mm) Jumlah Harga Satuan Harga Total Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Gate Valve Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

46 RAB Pompa Analisa pekerjaan pembuatan sumur dalam (60 m): Bor Pilot Hole Reaming Ø 450 mm Electric logging Water jetting Air lift Pumping test Pompa: Motor dan Pompa Panel pompa 22 Kw Total biaya pompa = Rp

47 RAB Tipikal Pemasangan Pipa

48 Biaya pemasangan pipa No. Diameter Panjang Biaya mm m Permeter Biaya Total Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah Rp

49 RAB Thrust Block No. Aksesoris Pipa Diameter Volume Thrust Block Biaya per Total 1 m 3 Biaya mm m3 Rp. Rp. 1 Gate Valve 160 0, , , , Bend , Bend , ,

50 Rencana Anggaran Biaya Total No. Uraian Biaya 1 Pengadaan Pipa Rp Aksesoris Pipa Rp Pompa Rp Pemasangan Pipa Rp Thrust Block Rp Jumlah Rp

51 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Tekanan dan kecepatan aliran pada jaringan eksisting sistem distribusi tidak dapat dievaluasi sehingga perlu dilakukan pembentukan jaringan induk dan blok pelayanan dengan cara memutus dan menambahkan pipa.

52 Kesimpulan Kinerja pompa di beberapa Unit Produksi tidak optimal, antara lain: UP Sidomakmur Head pompa Pompa Grundfos SP-77-5 sebesar 57 m dari 140 m head maksimal dan debit penambahan dari pompa Lowara Z658/6 adalah 11 l/dt dari maksimal kapasitasnya21 l/dt. UP Manisrejo II Pompa Goulds 7TNHC/3 mengeluarkan debit melebihi kapasitasnya (28 l/dt dari kapasitasmaksimal 25 l/dt) pada kondisi paralel. UP Ngebong, Banjarejo, dan P2AT Pompa Grundfos SP-77-5 di UP Ngebong dan Banjarejo masing-masing memberikan head 52 m dari head maksimal 140 m.

53 Kesimpulan Daerah yang direncanakan pengembangan sistem distribusi untuk meningkatkan pelayanan adalah Blok 01 dan Blok 28 dengan total rencana anggaran biaya sebesar Rp

54 Saran Perlu adanya pengkajian aspek finansial mengenai pembentukan jaringan induk dan blok Perlu adanya pengkajian keuntungan dan biaya penggantian pompa untuk meningkatkan kinerja pompa.

55