BAB I PENDAHULUAN. penelitian ini, rap adalah satu elemen dari musik hip-hop yang mempunyai teknik

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAHULUAN. penelitian ini, rap adalah satu elemen dari musik hip-hop yang mempunyai teknik"

Transkripsi

1 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam KBBI rap didefiniskan sebagai makna percakapan tunggal atau monolog yang dilakukan secara berirama dengan diiringi musik. Dalam konteks penelitian ini, rap adalah satu elemen dari musik hip-hop yang mempunyai teknik vokal melafalkan kata-kata dengan tempo yang cepat. Musik rap pertama kali diinisiasi oleh bangsa Afro-Amerika di New York. Awalnya, isi dari lagu-lagu rap merupakan aspirasi masyarakat Afro-Amerika yang tinggal di New York tentang pandangan mereka akan hidup dan rasa benci mereka terhadap pemerintah pada saat itu. Sejak saat itu, musik rap dianggap sebagai musik masyarakat kulit hitam (Keyes, 2004:17). Kesuksesan besar musik rap dunia dimulai dengan munculnya lagu Rapper s Delight milik Sugarhill Gang pada tahun 1979 dan The Message milik Grandmaster Flash pada tahun Kepopuleran lagu tersebut juga terdengar di Prancis melalui siaran radio dan televisi. Akan tetapi, jauh sebelum itu pada tahun 1976, sejarah musik rap di Prancis sesungguhnya sudah dimulai. Seorang DJ bernama Sydney yang bekerja di sebuah diskotik bernama Emeraude Club di utara kota Paris gemar memutarkan musik bernada funk and soul di antara musik disko. Secara perlahan musik rap pun mulai diterima sebagai sesuatu hal yang baru. Perkembangan musik rap juga diiringi dengan munculnya budaya break-dance. Tahun 1981, break-dance mulai diminati oleh kalangan muda di Paris dan 1

2 2 sekitarnya. Trocadéro menjadi pusat di mana budaya break-dance berkembang pesat. Akhirnya pada tahun 1984 musik rap mulai dikenal secara luas di Prancis lewat acara HipHop di saluran televisi TF1 yang dibawakan oleh Sidney, seorang penyiar radio di stasiun Radio France. Acara tersebut kemudian menjadi tempat bertemunya penikmat musik rap. Tahun 1990 dianggap sebagai masa puncak kejayaan musik rap di Prancis. Hal itu ditandai oleh rapper Lionel D yang meluncurkan album debutnya yang dinaungi oleh label besar Prancis (Martinez, 2008:65). Sexion d Assaut adalah sebuah grup musik beraliran rap hip-hop asal Prancis yang dibentuk pada tahun Dalam situs resmi Wati-B 1 dijelaskan bahwa grup ini beranggotakan delapan orang. Mereka adalah Maître Gims, Black Mesrimes, JR O Chrome, Lefa, Maska, Doumams, L.I.O Petrodollars, dan Barack Adama. Selain delapan orang anggota tetap, Sexion d Assaut juga memiliki anggota tidak tetap. Mereka adalah Jiba-Jiba sebagai manajer, Dawala sebagai produser atau lebih dikenal dengan nama Wati-Boss, Dj Hcue alias Sauveur des Tropiques sebagai DJ, dan Wisla sebagai beatmaker. Semua anggota tetap Sexion d Assaut merupakan warga negara Prancis dengan garis keturunan imigran Afrika, kecuali Maska. Maska merupakan satu-satunya anggota berkulit putih di grup Sexion d Assaut. Anggota Sexion d Assaut rata-rata berumur 30 tahun. Anggota tertua adalah Doumams yang berusia 32 tahun dan anggota termuda adalah Maître Gims yang berusia 29 tahun. Sexion d Assaut mengeluarkan album pertama mereka pada tahun Pada tahun 2010, album berjudul L École des points vitaux 1 Perusahaan rekaman yang menaungi Sexion d Assaut

3 3 berhasil meraih penghargaan emas hanya dalam waktu tiga minggu setelah album tersebut rilis. Sejak saat itu, Sexion d Assaut lebih dikenal di dunia industri musik Prancis. Dalam menulis lagu-lagunya, Sexion d Assaut sering menggunakan kosa kata argotik dan terkadang kosa kata yang tidak dapat diketahui maknanya oleh masyarakat umum. Bahasa argotik atau dalam bahasa Prancis disebut argot dalam kamus Larousse didefinisikan sebagai: Ensemble des mots particulières qu adopte un groupe social vivant replié sur luimême et qui veut se distinguer et/ou se protéger du reste de la société (certains corps de métiers, grandes écoles, prisons, monde de la pègre, etc.). Kumpulan beberapa kata yang digunakan sebuah kelompok untuk diri mereka sendiri dan untuk menyembunyikan diri dan atau melindungi diri dari orang lain di luar kelompok mereka (beberapa profesi, sekolah tinggi, penjara, dan masyarakat kelas bawah, dan lain-lain.). Argot terdiri dari kosa kata baru atau kosa kata yang telah ada sebelumnya namun dirubah bentuknya sehingga muncul makna baru. Argot pertama kali dikenal sebagai bahasa rahasia yang digunakan oleh para pencuri di Paris agar para polisi tidak mengetahui percakapan dan rencana kejahatan mereka. Dalam perkembangannya, argot tidak hanya digunakan oleh kalangan pencuri atau kelompok yang bersifat negatif, tetapi juga digunakan oleh komunitas untuk menunjukkan identitas kelompok dan sosial mereka (Dubois dkk., 2002:48). Alasan yang sama melatarbelakangi Sexion d Assaut untuk menggunakan argot dalam penulisan lagu-lagunya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Sexion d Assaut beranggotakan orang Prancis bergaris keturunan imigran. Dalam hal ini, identititas sosial yang ingin ditunjukkan oleh Sexion d Assaut adalah mereka sebagai warga

4 4 negara Prancis keturunan imigran. Dalam konteks penelitian ini, argot yang akan dibahas adalah argot yang digunakan oleh komunitas yang dalam hal ini adalah grup musik Sexion d Assaut yang sudah berkembang penggunaannya dan bukan argot yang sifatnya rahasia dan negatif. Di dalam lirik lagu-lagu Sexion d Assaut, satu dari sekian bentuk argot yang dipakai adalah verlan atau dalam bahasa Indonesia disebut bahasa balik. Verlan merupakan kosa kata yang dibentuk dengan cara dibalik secara penulisan maupun secara pelafalan. Contoh yang sudah umum dan sering digunakan oleh masyarakat Prancis adalah kata femme wanita yang dalam verlan telah berubah menjadi meuf. Pembentukannya bisa digambarkan sebagai berikut: femme dibaca [fam] secara penulisan menjadi fem dibalik sehingga menjadi mef secara pelafalan dibaca [mœf] sehingga secara penulisan terbentuk kata meuf. Kata tersebut juga memiliki makna baru. Anak muda di Prancis sekarang ini lebih sering menggunakan kata meuf untuk menyebut petite amie yang dalam bahasa Indonesia adalah pacar perempuan. Istilah petite amie perlahan sudah mulai tidak digunakan di antara mereka. Selain bahasa argotik, dalam lirik lagu rap sering ditemukan kosa kata yang tidak dapat diketahui maknanya oleh masyarakat awam. Kosa kata tersebut bersifat khusus dan hanya dapat dipahami oleh kalangan mereka sendiri. Hal tersebut merupakan suatu hal yang normal karena pada dasarnya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu cenderung merupakan bahasa percakapan atau bahasa yang akrab digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya bisa dilihat sebagai berikut:

5 5 (1) Trois skeud dans les bacs et ça pue l flop (Ça chouchote Sexion d Assaut) Tiga CD di toko dan berbau kegagalan Dalam contoh (1) di atas, terdapat beberapa kata argotik. Yang pertama adalah kata skeud. Jika dilihat sekilas, kata skeud terlihat sebagai suatu kata yang tidak bermakna. Namun, setelah diperhatikan lebih lanjut, dapat diketahui bahwa kata skeud merupakan verlan dari kata disque CD. Pembentukannya bisa digambarkan sebagai berikut: disque diskeu dibalik sehingga menjadi skeudi huruf i hilang sehingga menjadi skeud. Kata lain di kalimat di atas yang juga merupakan kata argotik adalah kata bacs. Kata les yang berada sebelum kata bacs merupakan article défini yang menunjukkan bahwa sifat kata tersebut adalah nom kata benda. Kata bacs mempunyai racine akar kata bac yang mendapat akhiran s untuk menunjukkan bahwa kata benda tersebut bersifat pluriel jamak. Kata bac sendiri berasal dari kata tabac. Bac merupakan bentuk argot berupa aphérèses yaitu kata yang mengalami pemotongan pada suku kata di awal. Pembentukannya bisa digambarkan sebagai berikut: tabac ta- bac- mengalami aphérèses pemotongan suku kata di awal sehingga ta- hilang dan hanya tersisa bac- bac. Dalam bahasa Indonesia, tabac mempunyai arti tembakau. Dalam penggunaannya, makna kata tabac mengalami perluasan makna. Kata tabac tidak hanya digunakan untuk menyebut tembakau tetapi juga dipakai untuk menyebut kios yang menjual tembakau. Seiring perkembangan, tabac di Prancis tidak hanya menjual tembakau atau rokok tetapi juga barang-barang lain seperti perangko, kartu pos, souvenir dan lain-lain.

6 6 Kata terakhir yang merupakan kata argotik dalam contoh (1) adalah kata flop. Huruf l yang awalnya mempunyai bentuk le yang berada sebelum kata flop adalah article défini untuk menunjukkan bahwa kata tersebut merupakan nom masculinsingulier kata benda laki-laki tunggal. Kata le yang kemudian menjadi l dan diikuti oleh tanda apostrof ( ) merupakan sebuah penyimpangan penulisan yang biasa terjadi dalam lirik lagu dengan alasan estetika karena penghilangan huruf e dalam le yang diikuti oleh tanda apostrof biasanya dilakukan hanya jika kata berikutnya diawali oleh huruf vokal. Dalam Dictionnaire du français argotique et populaire Larousse, kata flop mempunyai makna échec atau dalam bahasa Indonesia kegagalan. Kata flop merupakan kata pinjaman dari bahasa Inggris dengan ejaan dan makna yang sama. Kata ini biasanya digunakan untuk menyebutkan kegagalan dalam film, buku, ataupun musik. (2) Mais j'ai pas les loves(j ai pas les loves Sexion d Assaut) Tapi aku tidak punya pacar Dalam contoh (2), terdapat kata loves yang merupakan kata pinjaman dari bahasa Inggris. Sebelum kata loves terdapat kata les. Kata les merupakan articledéfini yang menunjukkan bahwa kata selanjutnya merupakan nom kata benda dengan sifat pluriel jamak. Kata loves dalam bahasa Prancis sepadan dengan kata amour yang dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan dengan kata cinta. Dalam konteks lagu tersebut, kata loves telah mengalami pergeseran makna menjadi kata yang dalam bahasa Indonesia bermakna pacar atau kekasih. Dua contoh di atas merupakan sedikit gambaran bahasa argotik yang digunakan oleh Sexion d Assaut dalam lirik lagu-lagu mereka. Walaupun argot

7 7 telah berkembang penggunaanya di masyarakat, masih banyak yang tidak mengetahui dan tidak mengerti makna dari kosa kata argotik dalam lagu-lagu Sexion d Assaut. Oleh karena itu, penelitian mengenai bentuk argot dalam lagulagu Sexion d Assaut khususnya dalam album L École des point vitaux menarik untuk dilakukan dan menjadi latar belakang dalam penelitian ini yang akan dibahas di bab selanjutnya. 1.2 Rumusan Masalah Penggunaan argot dalam penulisan lirik lagu sudah semakin banyak digunakan, terutama oleh para rapper dan lebih khusus lagi oleh grup musik rap Sexion d Assaut. Jenis dan bentuk argot sekarang ini semakin banyak dan beragam. Walaupun pemakaian argot sudah semakin meluas, namun masih banyak juga kosa kata argotik yang belum diketahui oleh masyarakat. Hal ini merupakan alasan munculnya permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini, yaitu bentuk argot apa saja yang terdapatdalam lagu-lagu Sexion d Assaut? 1.3 Tujuan Penelitan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk argot apa saja yang terdapat dalam lagu-lagu Sexion d Assaut dalam album L École des points vitaux sehingga masyarakat bisa lebih memahami lagu-lagu mereka.

8 8 1.4 Tinjauan Pustaka Setelah melakukan tinjauan pustaka, ditemukan beberapa penelitian yang membahas tentang argot dalam bahasa Prancis. Penelitian tersebut adalah berupa skripsi karya Purnamasanti yang ditulis pada tahun Dalam skripsinya yang berjudul Proses Pembentukan Kata Agotik Modern Bahasa Prancis dalam Komik Aggripine, Purnamasanti membahas tentang proses pembentukan kata argotik modern dalam komik Aggripine. Purnamasanti pertama-tama menjelaskan asal mula munculnya kata-kata argotik modern, kemudian menjabarkan bentuk-bentuk kata argotik, dan menganalisis bagaimana proses pembentukan kata-kata tersebut menggunakan metode agih kemudian dilanjutkan dengan teknik ganti, teknik perluas dan teknik balik. Penelitian serupa pernah dilakukan oleh Nawang Sari pada tahun 2012 dalam skripsinya dengan judul Karakteristik Bahasa dalam Lirik Lagu Remaja Berbahasa Prancis Oleh Grup BB Brunes. Dalam skripsinya, Nawang Sari membahas karakterisitik bahasa yang digunakan dalam lagu remaja Prancis dengan data berupa lagu milik grup BB Brunes. Selain itu ia juga membandingkan bahasa yang dipakai dalam lagu BB Brunes yang dianggap sebagai grup remaja dengan lagu milik Calogeoro, seorang penyanyi dewasa. Nawang Sari menggunakan teori neologi, teori ragam bahasa dan teori sosiolinguistik tentang faktor yang dapat menimbulkan variasi bahasa milik Henri Boyer. Penelitian serupa lainnya juga pernah dilakukan oleh Atina Handayani pada tahun 2014 yang membahas bahasa gaul dalam tuturan tertulis remaja Prancis

9 9 dengan mengambil data di situs media sosial Facebook dalam skripsinya yang berjudul Bahasa Gaul dalam Tuturan Tertulis Remaja Prancis di Facebook. Dalam penelitiannya, Atina Handayani mengambil data dari aktivitas Facebook seorang remaja Prancis berumur enam belas tahun. Atina mendaftar kata-kata bahasa gaul apa saja yang digunakan oleh narasumber, kemudian kata-kata tersebut dianalisis bagaimana proses pembentukannya. Selain itu, Atina juga menjelaskan fungsi bahasa gaul dalam penggunaan media social Facebook. Sedangkan penelitian ini akan membahas pemakaian bentuk argot apa saja yang terdapat dalam lirik lagulagu oleh grup musik rap Sexion d Assaut dengan menggunakan tinjauan sosiolinguistik dan teori sebelas bentuk argot menurut Jean-Pierre Goudaillier. Lagu rap dipilih sebagai data dalam penelitian ini karena kosa kata argotik dapat ditemukan dengan mudah di lagu rap dibandingkan dengan jenis lagu lainnya. 1.5 Landasan Teori Penelitian ini dilakukan menggunakan tinjauan sosiolinguistik. Dalam kamus Larousse, definisi sosiolinguistik adalah: Partie de la linguistique qui étudie selon quelles constantes les facteurs sociaux déterminent les différences dans la langue et dans l utilisation qu en font les personnes qui la parlent. Bagian dari linguistik yang mempelajari faktor-faktor sosial yang menentukan perbedaan dalam bahasa dan penggunaannya berdasarkan pembicaranya. Argot merupakan satu dari beberapa ragam bahasa yang dapat muncul dari pengaruh l àge umur (Boyer, 2001:24). Maka dari itu penelitian ini masuk ke

10 10 dalam ranah sosiolinguistik. Adapun teori sosiolinguistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori argot dari Jean-Pierre Goudaillie. Argot memiliki beberapa bentuk. Menurut Goudaillier (1999:3), ada sebelas bentuk argot yang sering dipakai oleh kelompok-kelompok di Prancis: 1. Les métaphores liées à la publicité contemporaines ou à des faits récents metafora yang terkait dengan iklan dan berita terkini. Contohnya adalah kata ananas buah nanas. Dalam arti sebenarnya, ananas adalah nama buah-buahan namun istilah ananas dalam bahasa Prancis sering digunakan untuk menyebut seins payudara. Kata ananas dipilih untuk menyebut seins karena buah nanas menggambarkan bentuk payudara wanita. 2. Les métonymies pour désigner les personnes à partir des objets qui les caractérisent metonomia untuk mendeskripsikan orang menurut benda-benda yang menjadi ciri khasnya. Contohnya adalah kata bleu untuk menyebutkan policier atau polisi. Kata bleu yang berarti biru dalam Bahasa Indonesia digunakan karena para polisi di Prancis menggunakan seragam berwarna biru. 3. Le verlan monosyllabique en inversant l ordre des lettres des mots bahasa balik yang berasal dari kata bersuku kata tunggal yang dibalik urutan hurufnya. Contohnya adalah kata aç yang berasal dari kata ça hal ini.

11 11 4. Le verlan orthographique en changeant l ordre des lettres bahasa balik yang dirubah urutan hurufnya. Contohnya adalah kata sage-vi yang berasal dari kata visage wajah. 5. Le verlan peut aussi proposer plusieurs versions d un même mot ou une «reverlanisation» bahasa balik yang mempunyai beberapa bentuk berbeda atau bahasa balik yang dibalik. Contohnya adalah kata noiche dan oinich yang sama-sama berasal dari kata chinois orang berkebangsaan China. 6. Les apocopes pour raccourcir les mots en usage apocope untuk memperpendek kata. Contohnya adalah kata assoc yang berasal dari kata association asosiasi. 7. Les aphérèses qui effacent les syllabes initiales des mots penghapusan suku kata di awal kata. Contohnya adalah kata blème yang berasal dari kata problème masalah. 8. Les redoublements après aphérèses pengulangan suku kata setelah aphérèses. Contohnya adalah kata fanfan berasal dari kata enfant anak-anak-. Suku kata pertama en- dihilangkan dan hanya tersisa suku kata akhir -fant. Suku kata fant diulang sehingga terbentuk kata fanfan. 9. Les resuffixation après troncation des mots penambahan sufiks setelah pemotongan kata. Contohnya adalah kata pakos yang berasal dari kata pakistanais orang Pakistan.

12 Les absences des marques désinentielles verbales avec une tendance à faire parler un verbe dans le premier groupe de conjugaison et à utiliser des verbes d origine tsigane qui ne se conjuguent pas hilangnya tanda désinentielles lisan dengan kecenderungan memakai verba grup pertama dan verba asal bahasa Gipsi yang tidak dikonjugasikan. Contohnya adalah kata péfli yang bermakna avoir très peur. 11. Les emprunts de mots d origine arabe, berbère, tsigane, africaine, antillaise, Anglo-Américaine ou les emprunts aux parlers locaux et au vieil argot français peminjaman kata yang berasal dari bahasa Arab, bahasa Berber, bahasa Gipsi, bahasa Afrika, dan bahasa Inggris-Amerika atau peminjaman kata dari bahasa lokal atau argotbahasa Prancis lama. Contohnya adalah kata arhnouch yang berasal dari bahasa Arab untuk menggantikan kata policier. Contoh lain adalah kata biatch yang merupakan bahasa slang Amerika untuk menggantikan kata putain. 1.6 Metode Penelitian Penelitian ini akan dilakukan secara bertahap. Hal pertama yang dilakukan adalah pemilihan objek material, yaitu lirik lagu Sexion d Assaut. Data berupa enam belas lirik lagu Sexion d Assaut di dalam albumnya yang berjudul L École des points vitaux. Album L École des points vitaux dipilih karena dengan album

13 13 inilah grup musik Sexion d Assaut berhasil meraih penghargaan emas dan menjadi lebih dikenal di Prancis. Dengan diperolehnya penghargaan tersebut, album ini dianggap mendapat banyak apresiasi dan disukai oleh masyarakat Prancis. Data diambil dari situs internet Situs dipilih karena di dalam situs ini dijelaskan bahwa mereka telah melakukan kesepakatan dengan pemilik dan pemegang hak lagu-lagu yang ada di dalamnya sehingga situs ini adalah sebuah situs resmi. Tahap kedua yaitu dilakukan penyimakan data. Setelah menyimak data, tahap ketiga dilakukan yaitu menentukan objek formal penelitian yang dalam hal ini adalahargot dalam lirik lagu Sexion d Assaut. Tahap keempat adalah dilakukannya proses pengumpulan data. Data disimak kembali, kemudian kata-kata yang dianggap sebagai argot atau yang dianggap bukan merupakan bahasa Prancis biasa yang terdapat di dalam lirik-lirik tersebut akan dicatat dan dicek kembali apakah kata tersebut benar merupakan argot atau bukan. Pengecekan dilakukan dengan cara menyocokkan kata-kata tersebut menggunakan kamus argotik, kamus Prancis-Prancis, dan dengan cara bertanya kepada narasumber yang merupakan orang Prancis yang menggunakan bahasa Prancis dalam kehidupan sehari-harinya. Tahap kelima, kata-kata tersebut akan dikelompokkan dan selanjutnya akan dianalisis menurut teori sebelas bentuk argot oleh Jean-Pierre Goudaillier. Kata-kata argotik yang tidak dapat diklasifikasikan bentuknya berdasarkan teori Goudaillier tetap dibahas namun tidak secara mendalam. Pada akhirnya yaitu di tahap keenam akan didapatkan hasil analisis data yang akan disajikan dengan penggambaran melalui kata-kata dan tidak menggunakan tabel.

14 Sistematika Penyajian Hasil dari penelitian ini akan disajikan dalam tiga bab. Bab pertama merupakan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, landasan teori, tinjauan pustaka, dan metodologi penelitian. Bab kedua merupakan analisis karakteristik bahasa apa saja yang terdapat dalam lirik lagulagu Sexion d Assaut. Bab ketiga merupakan penutup yang berisi kesimpulan.