Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E- Commerce Berbasis Web

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E- Commerce Berbasis Web"

Transkripsi

1 JURNAL ILMIAH CORE IT e-issn: p-issn: IJCCS, Vol.x, No.x, JSSN: Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E- Commerce Berbasis Web Yuliana STMIK IBBI Jalan Sei Deli No. 18 Medan Abstrak Laporan penelitian ini dilakukan berdasarkan analisis pada Aplikasi OsCommerce yaitu salah satu sistem e-commerce yang ada untuk menjalani proses-proses penjualan on-line yang berbasis web. Dan dengan teknologi tersebut maka lahirlah aplikasi OsCommerce sebagai sistem penjualan on-line, aplikasi ini lebih efektif dan efisien yang dapat memudahkan proses-proses aktifitas penjualan. Sehingga dapat menelusuri analisa kerja pada sistem pengolahan data penjualan yang diterapkan dari OsCommerce seperti penginputan data barang, laporan stok barang dan laporan penjualan. Sistem e- commerce ini memiliki pangsa pasar yang sangat luas dan segala urusan biaya-biaya sangat murah tanpa mengeluarkan biaya yang sangat besar. Maka, untuk mengatasi masalah yang terjadi perlunya analisa sistem pengolahan data penjualan sebagai alternatif melihat efektifitas dan efisiensi dari sistem untuk mempermudah dalam penggunaanya. Kata Kunci: E-Commerce, Online Marketing, OsCommerce. 1. PENDAHULUAN Perkembangan internet menyebabkan terbentuknya sebuah dunia baru yang lazim disebut dunia maya. Di dunia maya ini setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berinteraksi dengan individu lain tanpa batasan apapun yang dapat menghalanginya. Sehingga globalisasi yang sempurna sebenarnya telah berjalan di dunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas digital. Dari seluruh aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi serta paling cepat tumbuh. Melalui e-commerce untuk pertama kalinya seluruh manusia di muka bumi memiliki kesempatan dan peluang yang sama agar dapat bersaing dan berhasil berbisnis di dunia maya. E-Commerce adalah suatu jenis dari mekanisme bisnis secara elektronik yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet (teknologi berbasis jaringan digital) sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (business to business) dan konsumen langsung (business to consumen), melewati kendala ruang dan waktu yang selama ini merupakan hal-hal yang dominan. Sehingga persaingan yang sebenarnya terletak pada bagaimana suatu perusahaan dapat menjalankan dan memanfaatkan e-commerce seoptimal mungkin untuk meningkatkan kinerja dan eksistensi dalam bisnis. Dengan sistem e-commerce yang ada pada aplikasi OsCommerce, sewajarnya hubungan antar perusahaan dengan entitas eksternal lainnya (pemasok, distributor, rekanan, konsumen) dapat dilakukan secara lebih cepat, lebih intensif, dan lebih murah dari pada aplikasi prinsip manajemen secara konvensional (door to door, one to one relationship). OsCommerce merupakan solusi aplikasi e-commerce (online shop) yang bersifat open source. Aplikasi ini membantu mencipatakan toko di dalam dunia maya yang pada akhirnya membantu solusi penjualan di dalam perusahaan melalui metode yang lebih modern yaitu penjualan di dalam internet. 2. LANDASAN TEORI 2.1 Konsep dasar Sistem Komputer akan bermanfaat jika berada dalam suatu sistem. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain dan membentuk satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem yang telah memanfaatkan komputer sebagai salah satu elemenya sering disebut sistem komputer.

2 Pengertian Sistem Menurut (Wahyono, 2004) menyatakan bahwa sistem adalah suatu kesatuan utuh yang terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. 2.3 Daur Hidup Sistem Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. Siklus hidup sistem terdiri dari serangkaian tugas yang erat mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem karena tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara top down. Siklus hidup sistem sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem. Pada Gambar 1 menunjukkan siklus informasi. Mengenali adanya kebutuhan Pembangunan sistem Sistem menjadi usang Pemasangan sistem Pengoperasian sistem Gambar 1 Daur Hidup Sistem 2.4 Siklus Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi. (Ladjamudin, 2005) Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sebagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Siklus ini oleh John Burch disebut dengan siklus informasi (information cycle). 2.5 E-Commerce Beberapa definisi telah diberikan untuk e-commerce (electronic commerce). Martin et al.(1999) mendefinisikan e-commerce sebagai penggunaan TI untuk melakukan kegiatan bisnis antara dua atau lebih organisasi, atau antara sebuah organisasi dengan satu atau lebih pelanggan akhir (end -customer), melalui satu atau lebih jaringan komputer. Dari definisi yang luas ini, maka e-commerce dapat diklarifikasikan kedalam dua aplikasi sebagai berikut ini. Aplikasi electronic commerce yang melibatkan organisasi-organisasi bisnis ini sering disebut dengan sistem interorganisasi (interorganization system atau IOS) atau B2B (business to business). Aplikasi electronic commerce antara organisasi bisnis dengan pelanggan akhir. Aplikasi e- commerce yang paling banyak dibicarakan aplikasi e-commerce yang menggunakan jasa internet melalui jaringan internet. Aplikasi ini disebut dengan B2C (business to costumer). (Jogiyanto, 2005) 2.6 OsCommerce The Exchange Project Preview Release 1.0 merupakan nama awal dari OsCommerce OnlineMerchant (Open Source Commerce), yang merupakan program software e-commerce dan online store management yang didirikan pada tanggal 12 Maret 2000 oleh seseorang yang berasal dari Jerman, bernama Harald Ponce de Leon. OsCommerce terus menerus berbenah dan berkembang pesat dari waktu ke-waktu, dengan bertambahnya user diiringi bertambahnya addons yang semakin kompleks dan bermanfaat. OsCommerce merupakan solusi aplikasi e-commerce (online shop) yang bersifat open source. Aplikasi ini membantu mencipatakan toko di dalam dunia maya yang pada akhirnya membantu solusi penjualan di dalam perusahaan melalui metode yang lebih modern yaitu penjualan di dalam internet.

3 METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian pada aplikasi OsCommerce Adapun teknik dan alat analisa yang digunakan dengan Flowchart, Data Flow Diagram (DFD), dan Unified Modeling Language(UML) seperti Use Case Diagram, Class Diagram, dan Activity Diagram.Peneliti melakukan pengambilan data melalui dua metode penelitian yaitu: 1. Studi Observasi Peneliti melakukan pengamatan langsung pada objek penelitian yang bersangkutan dalam hal ini adalah Aplikasi OsCommerce. Observasi yang dilakukan dengan mengamati dari sistem yang diterapkan pada setiap tampilan yang ada pada aplikasi OsCommerce melalui tampilan front end dan back end pada sistem Gambar 2 dan Gambar 3. Gambar 2 Tampilan Front End Aplikasi OsCommerce Gambar 3 Back End Aplikasi OsCommerce 2. Studi Kepustakaan Peneliti mengumpulkan informasi melalui buku-buku, maupun bahan referensi lainnya yang berhubungan dengan sistem pengolahan data penjualan pada aplikasi OsCommerce. Di dalam tahapan analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan analisis sistem sebagai berikut: 1. Identify yaitu mengidentifikasi masalah. Mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama yang akan dilakukan dalam tahap analisis sistem. Masalah dapat diidentifikasi sebagai suatu pernyataan yang diinginkan untuk dipecahkan. Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak dapat dicapai. 2. Understand yaitu memahami cara kerja dari sistem yang ada. Langkah kedua dari tahapan analisis sistem adalah memahami cara kerja dari sistem yang ada. Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara rinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. 3. Analyze yaitu menganalisa sistem. Langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Menganalisis hasil penelitian seringkali dilakukan oleh analisis sistem yang masih baru. Teknik dan alat analisis sistem menggunakan Flowchart, Data Flow Diagram (DFD), dan Unified Modeling Language(UML) seperti Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram. 4. Report yaitu membuat laporan hasil analisis. Setelah proses analisis sistem ini dilakukan, maka tugas berikutnya dari analisa sistem adalah membuat laporan hasil analisis. Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E-Commerce Berbasis Web

4 102 Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, maka akan dibuat kesimpulan terhadap hasil penelitian untuk menjawab pertanyaan yang diungkapkan pada bagian identifikasi masalah, dan pencapaian terhadap tujuan penelitian. Secara ringkas, tahapan penelitian dapat dilihat pada Gambar 4 Gambar 4 Tahapan Penelitian 4. ANALISA DAN PEMBAHASAN Analisa sistem merupakan suatu proses penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan dan hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada pada sistem. Diagram konteks dari aplikasi OsCommerce terdapat pada Gambar 5 dan Gambar 6 menunjukkan diagram level 0 dari aplikasi OsCommerce. Data Pengaturan Web Data Pengaturan Data Pengaturan Username, Pasword Data Pribadi s Username, Password 0 Admin Aplikasi Penjualan Online Cms OS Commerce Laporan Penjualan s Gambar 5 Diagram Konteks Aplikasi OsCommerce

5 103 Data Profil Toko Data Admin Data Pengaturan Profil Toko Admin Pengaturan Konfigurasi Profil Toko Admin Pengaturan 1.0 Pengaturan web Profil Toko Status - Data Status - Data Pengaturan Profil Toko Pengaturan Admin Status 2.0 Lengkap Data Lengkap 3.0 Lengkap Jumlah Data Personal Infomasi Personal Lengkap 4.0 Personal Laporan Penjualan - Laporan - Laporan Laporan Gambar 6 DFD Level 0 Aplikasi OSCommerce Dalam hal ini, peneliti juga menggunakan beberapa diagram dari bagian UML seperti use case diagram, activity diagram dan class diagram. a. Use Case Diagram Use case yang terdapat pada Gambar 7 merupakan use case dari customer melakukan proses pemesanan barang dari sistem penjualan yang terdapat pada aplikasi OsCommerce. Gambar 7 Use Case Diagram Penjualan OsCommerce Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E-Commerce Berbasis Web

6 104 b. Activity Diagram Activity Diagram yang terdapat pada Gambar 4.4 merupakan use case dari customer melakukan proses pemesanan barang dari sistem penjualan yang terdapat pada aplikasi OsCommerce. Gambar 8 Activity Diagram Penjualan OsCommerce c. Diagram kelas menggambarkan jenis objek dalam sistem dan berbagai macam hubungan statis yang ada di antara mereka. Diagram kelas juga menunjukkan sifat dan operasi dari kelas dan kendala yang berlaku untuk cara objek yang terhubung, untuk mengambarkan suatu class diagram kelas-kelas dalam sebuah sistem dan tiap-tiap kelas berhubungan dari yang satu dan lainnya, pada penelitian ini juga digunakan class diagram yang dapat dilihat pada Gambar 9. Gambar 9. Class Diagram Aplikasi OsCommerce

7 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Penerapan sistem pengolahan data penjualan pada aplikasi e-commerce berbasis web dibangun atas dasar untuk memudahkan setiap aktivitas dalam penjualan yang selama ini diterapkan secara konvensional. Program aplikasi ini sudah cukup banyak menangani berbagai permasalahan yang muncul saat sistem yang lama masih berjalan, sehingga diharapkan dengan implementasi sistem yang ini dapat mempermudah pekerjaan setiap bagian yang terlibat di dalamnya. Adapun kesimpulan yang dapat di ambil dari penelitian ini antara lain: 1. Sistem e-commerce ini diharapkan dapat berguna dalam menjadikan proses transaksi penjualan dan pembelian lebih efektif dan efisien. 2. Sistem e-commerce ini diharapkan dapat bermanfaat dalam menyajikan informasi stok barang yang akurat dan up to date. 3. Sistem e-commerce ini diharapkan mampu dipertimbangkan untuk menggunakanya terlebih dengan persaingan global tingkatan pengguna teknologi semakin tinggi. 4. Sistem e-commerce ini meminimalisir kesalahan penghitungan data pembayaran baik yang berjalan di bagian pembelian maupun penjualan. 5. Sistem e-commerce ini diharapkan mampu menghasilkan laporan yang diminta tanpa waktu lama sehingga proses pembelian dan penjualan tetap berjalan sebagaimana mestinya. 5.2 Saran Berdasarkan penyusunan laporan dan kesimpulan diatas, maka hal-hal berikut dibawah ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penelitian selanjutnya: 1. Diharapkan pada penelitian selanjutnya agar mempertimbangkan proses pemesanan barang kepada supplier via on-line sehingga menghindari terjadinya lost contact atau pengantaran barang yang lambat. 2. Diharapkan pada penelitian selanjutnya agar mengintegrasikan program aplikasi e-commerce dengan para supplier yang selama ini berlangganan dalam hal pemasokan barang, sehingga interaksi antar toko dan supplier lebih terjaga. 3. Memperkaya diri dengan ilmu komputer pada saat ini sangat diperlukan, sehingga sangat diharapkan bagi para pengguna aplikasi untuk diberikan wawasan penggunaan komputer secara lebih luas agar program aplikasi yang dibuat untuk sekarang dan pada masa yang akan datang dapat dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin. DAFTAR PUSTAKA [1] Fatta, H. A. (2007). Analisa dan Perancangan Sistem untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. Yogyakarta: ANDI. [2 ]Fowler, M. (2003 :14). UML Distilled Third Edition. [3] Ginanjar, D. (2015, mei 26). Teori Dasar E- Commerce. Retrieved mei 26, 2015, from academia.edu: [4] Irsyad Purdiantoro dan Achmad Wahid K, S.Si.,M.kom. (2015). Aplikasi CMS E-Commerce Penjualan Berbasis WAP Dengan Menggunakan PHP dan MySQL Di Toko Hijab Semarang [5] Jiwanjaya, Y. (2014, 06 29). Pengertian dan Kegunaan XAMPP. Retrieved , 29, from Pusat Desain Web. [6] Jogiyanto. (2001). Analisis dan Desain Sistem : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: ANDI. [7] Jogiyanto. (2005). Sistem Strategik untuk keunggulan kompetitif. Yogyakarta: ANDI. [8] Karisma, A. (2015, Mei 29). Pengertian Content Management System (CMS). Retrieved Mei 28, 2015, from Kentos: [9] Ladjamudin, A.-B. B. (2005). Analisis Dan Desain Sistem. Yogyakarta: Graha Ilmu. [10] Oetomo, B. S. (2002). Perencanaan dan Pembangunan Sistem. Yogyakarta: ANDI. [11] Sudayat, R. I. (2009). Pengertian Penjualan [12] Sugiarti, Y. (2013). Analisis dan Perancangan UML(Unified Modelling Language) Generated VB.6. Yogyakarta: Graha Publisher. [13] Sutabri, T. (2005). Sistem Manajemen. Yogyakarta: ANDI. [14] Sutabri, T. (2012). Konsep Sistem. Yogyakarta: ANDI. [15] Wahyono, T. (2004). Sistem (Konsep Dasar, Analisis Desain, dan Implementasi). Yogyakarta: GRAHA ILMU. Analisa Sistem Pengolahan Data Penjualan pada Aplikasi E-Commerce Berbasis Web

8 106 [16] Yanuar, M. D. (2014). Arsitektu E-Business Mengulas Dan Menganalisa Software E-Commerce OsCommerce. Retrieved 1 28, 2014, from academia.edu: