ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN"

Transkripsi

1 ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN Tesis Heri Sufriana Manajemen Teknologi Informasi MMT-ITS

2 Bab 1 Pendahuluan 1/5 Latar Belakang Kinerja PDAM Magetan baik; Kinerja aspek keuangan meningkat; Kinerja aspek administrasi menurun: Penerbitan laporan keuangan tidak tepat waktu Rincian data aktiva tetap tidak valid Pos persediaan masih selisih antara saldo pembukuan, saldo menurut catatan gudang dan saldo berdasarkan hasil opname fisik Pekerjaan dilakukan secara manual Belum memiliki SOP

3 Bab 1 Pendahuluan Informasi Umum PDAM adalah unsur pelaksana Pemda dengan tugas pokok melaksanakan pelayanan pembinaan pengembangan upaya pengadaan air bersih dalam memupuk pendapatan daerah Proses bisnis berdasarkan SK Bupati terdiri dari 9 prosedur. Pedoman pelaksanaan pembukuan menggunakan Kepmen Otda No 8/2000 2/5

4 Bab 1 Pendahuluan Rumusan Masalah Spesifikasi kebutuhan apa saja yang diperlukan bagi pengembangan sistem informasi akuntansi pada PDAM Kabupaten Magetan; Desain sistem seperti apakah yang dapat memenuhi spesifikasi kebutuhan sistem informasi akuntansi tersebut. 3/5

5 Bab 1 Pendahuluan 4/5 Batasan Penelitian Sistem akuntansi yang diteliti dibatasi pada proses pengelolaan aktiva tetap dan persediaan Prosedur pendaftaran pelanggan, prosedur pengelolaan persediaan, prosedur pengelolaan aktiva tetap seluruhnya akan diuraikan Sub sistem pembukuan: hanya proses-proses yang berkaitan dengan pengelolaan aktiva tetap dan persediaan

6 Bab 1 Pendahuluan 5/5 Tujuan Penelitian Mendapatkan desain sistem informasi aktiva tetap dan persediaan pada PDAM Kabupaten Magetan Dapat tersusun sebuah panduan atau dokumentasi yang dapat dijadikan acuan dalam menerapkan desain tersebut ke dalam bentuk aplikasi sesungguhnya Diharapkan dapat menjadi acuan bagi PDAM dalam menyusun Rencana Kerja dan Syarat- Syarat (RKS) pada proses pengadaan software.

7 Bab 2 Tinjauan Pustaka Perusahaan Daerah Air Minum Sistem Informasi Aktiva Tetap dan Persediaan Sistem Flow Diagram Framework for the Application Systems Thinking (FAST)

8 Bab 3 Metodologi Penelitian 1/4 Problem Analysis Untuk mendapatkan gambaran kondisi sistem berjalan beserta permasalahannya Sumber Data: Wawancara (Direksi dan Petugas Pelaksana Kegiatan), Studi Literatur, Observasi Hasil System Flow Diagram kondisi eksisting Analisa terhadap sistem berjalan Pernyataan permasalahan yang dihadapi Saran-saran terhadap perbaikan sistem

9 Bab 3 Metodologi Penelitian Requirement Analysis Sumber Data: Berasal dari tahapan Problem Analysis Hasil Functional Requirement Non Functional Requirement 2/4

10 Bab 3 Metodologi Penelitian Physical Design and Integration Sumber Data: Berasal dari tahapan Requirement Analysis Kegiatan dan Hasil Analisa Proses : Data Flow Diagram dan Process Specification Analisa Data : CDM, PDM, Database Schema Perancangan Desain: Rancangan Keluaran dan Rancangan Masukan 3/4

11 Bab 3 Metodologi Penelitian Verification Untuk memastikan bahwa desain sistem yang dibuat telah memenuhi requirement, spesification design dan interface design yang dihasilkan dari tahapan sebelumnya Hasil: Tabel check-list hasil verifikasi atas desain sistem yang telah dibuat 4/4

12 Bab 4 Analisa dan Desain 1/19 Analisa Permasalahan Kondisi Eksisting Pertanyaan wawancara 1. Apakah setiap proses dikerjakan oleh petugas tertentu, atau dapat dilakukan oleh petugas lainnya? 2. Dari manakah data-data yang digunakan sebagai masukan proses? 3. Apakah terdapat kesulitan untuk mendapatkan data tersebut?

13 Bab 4 Analisa dan Desain 2/19 Analisa Permasalahan 4. Apakah keluaran yang dihasilkan? 5. Adakah kesulitan untuk menyediakan keluaran tersebut? 6. Adakah standar waktu penyelesaian? Bagaimana pelaksanaannya? 7. Adakah mekanisme kontrol/verifikasi? 8. Apakah terdapat kendala dalam pelaksanaan pekerjaan secara umum? 9. Saran-saran pengembangan sistem

14 Bab 4 Analisa dan Desain 3/19 Analisa Permasalahan Hasil Analisa: 1. Tidak ada mekanisme otorisasi dalam pemrosesan data. 2. Diperoleh data-data masukan yang diperlukan dan keluaran yang dihasilkan. 3. Proses lanjutan sangat tergantung pada penyerahan dokumen dari proses sebelumnya 4. Kondisi pada latar belakang, terbukti. 5. Diperoleh saran-saran utk pengembangan sistem.

15 Bab 4 Analisa dan Desain Analisa Kebutuhan Functional Requirement 1. Sistem harus memiliki sistem otorisasi pemakai. 2. Sistem dapat melakukan proses penambahan, perubahan, penghapusan, dan penyimpanan data-data. 3. Sistem harus dapat melakukan proses pencetakan dokumen. 4. Sistem harus dapat menyederhanakan beberapa proses yang terjadi berulang; 4/19

16 Bab 4 Analisa dan Desain Analisa Kebutuhan Non-Functional Requirement 1. Berkaitan dengan kecepatan, kehandalan, kemudahan dalam pengoperasian, kapasitas memory, dan efisiensi sistem yang akan dibangun. 2. Berkaitan dengan keseragaman proses pengelolaan aktiva tetap dan persediaan 5/19

17 Bab 4 Analisa dan Desain Physical Design & Integration Sistem Informasi Aktiva Tetap dan Persediaan Pendaftaran Pelanggan Pencatatan Meter Pelanggan Data Stand Meter Rekening Pelanggan Data Pembayaran Data Pelanggan Data Tagihan Rekening Air Data Perubahan Rekening Data Pembatalan Rekening Data Permintaan Persediaan Pembukuan Pengelolaan Persediaan Data Penambahan Data Pemakaian Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen Data Pembayaran Rekening Air Penagihan Data Penambahan Data Penghapusan Data Penyusutan Data Penggajian Potongan-Potongan Gaji Iuran Pegawai Data Pengaduan Tindak Lanjut Pengaduan 6/19 Pengelolaan Aktiva Tetap Kepegawaian dan Penggajian Pengaduan Pelanggan

18 Bab 4 Analisa dan Desain 7/19 Physical Design & Integration Analisa Proses Tujuan: memberikan gambaran secara umum mengenai ruang lingkup alur data yang terjadi dari keseluruhan entitas yang terlibat Hasil analisa : Data Flow Diagram dan Process Specification Notisi yang digunakan untuk membuat DFD : Yourdan dan De Marco.

19 Ang garan Bag ian Pembukuan Kamus Jurnal Transaksi Laporan Group Manajemen Laporan Pemakaian Persediaan Penambahan Persediaan Bag ian Umum Kepegawaian dan Keuangan Informasi Peg awai 0 Penambahan Aktiva Perubahan Status Aktiva Peng g ajian Perubahan Rekening Sistem Informasi Akuntansi PDAM Pembayaran Laporan Perhitung an Rekening Bag ian Rekening DRD + Bukti Pembayaran Pelang g an Data Pelang g an Peng aduan Pelangg an Bag ian Pembaca Meter Ikhtisar Pencatatan Data Meter RAB & RKP Informasi Pelang g an Bag ian Hubung an Lang ganan 8/19 Bag ian Perencanaan Teknik Diagram Konteks

20 Informasi Pelang g an Bag ian Perencanaan Teknik Bag ian Hubung an Lang ganan Peng aduan Pelangg an 6 Informasi Pelang g an dan Gangg uan Referensi Kamus : 2 Bag ian Pembaca Meter Data Pelang g an Informasi Pelang g an Data Meter RAB & RKP Data Pelang g an Ikhtisar Pencatatan Pelang g an Kamus : 4 Referensi Pembayaran Bukti Pembayaran Referensi [Pemakaian Persediaan] 3 Peng elolaan Persediaan 1 Pendaftaran Pelang g an Jurnal Mutasi Persediaan Informasi Pelang g an Jurnal Penerimaan Kas 7 Pembukuan Informasi Pelang g an Jurnal Rekening 2 Perhitung an Rekening Jurnal Peng gajian Ang garan Referensi Referensi 4 Kepegawaian dan Peng g ajian Kamus : 3 Penambahan Persediaan [Penambahan Aktiva] Jurnal Mutasi Aktiva Jurnal Pembukuan Bag ian Pembukuan [Pemakaian Persediaan] 5 Peng elolaan Aktiva Tetap Referensi [Jurnal Transaksi] Perubahan Status Aktiva Referensi [Laporan] Bag ian Umum [Penambahan Aktiva] Kamus : 1 Laporan Aktiva Tetap dan Persediaan Referensi 8 Laporan Group Manajemen Pelaporan 9/19 Diagram Level 0

21 Bab 4 Analisa dan Desain 10/19 Physical Design & Integration Analisa Data Tujuan : Menentukan data yang diperlukan dalam pengembangan sistem informasi dengan cara membuat suatu permodelan data untuk mendukung analisis dan desain yang akan dilakukan dalam tahapan selanjutnya Hasil : Conceptual data model, digunakan untuk menggambarkan kebutuhan data secara konseptual. Physical data model, digunakan untuk menggambarkan desain fisik data yang telah ditentukan Database schema, adalah penjelasan dari masing-masing tabel yang digunakan beserta contoh SQL-statement untuk membuat (create) tabel dengan menggunakan database MySQL Server

22 Kamus Kode Rekening Kamus tarif kd_rek ur_rek kd_dcf Identifier_1 <pi> Characters (8) Characters (50) Characters (3) <pi> <M> Kode Rekening Unit Pengelola kode_aset sub_kode lokasi Ur_Aset tgl_beli harga_unit jumlah satuan <pi> <pi> Aktiva Tetap Characters (5) Characters (2) Characters (4) Characters (256) Date Decimal (18,2) Decimal (18,2) Characters (20) <M> <M> kd_tarif tarif Ur_tarif Identifier_1 Kode Tarif Supplier <pi> Characters (3) Decimal (18,2) Characters (50) <pi> <M> Identifier_1 <pi> Kamus Unit Kd_Unit Nm_Unit Identifier_1 <pi> Characters (4) Characters (40) <pi> <M> Kd_Stat Ur_Stat Status Aset Kamus Status Aset <pi> Characters (1) Characters (30) <M> kd_supplier nm_supplier alm_supplier Identifier_1 Kamus Rekanan <pi> Characters (3) Characters (40) Characters (50) <pi> <M> Identifier_1 <pi> 11/19 Conceptual Data Model

23 Kamus Kode Rekening kd_rek ur_rek kd_dcf char(8) char(50) char(3) <pk> FK_KODE_TARIF Aktiva Tetap kd_tarif tarif Ur_tarif Kamus tarif char(3) decimal(18,2) char(50) <pk> kd_supplier nm_supplier alm_supplier FK_KODE_REKENING Kamus Rekanan FK_KD_REKANAN char(3) char(40) char(50) <pk> kode_aset sub_kode kd_tarif Kd_Unit Kd_Stat kd_supplier kd_rek referensi lokasi Ur_Aset tgl_beli harga_unit jumlah satuan char(5) char(2) char(3) char(4) char(1) char(3) char(8) char(30) char(4) char(256) date decimal(18,2) decimal(18,2) char(20) <pk> <pk> <fk5> <fk4> <fk6> <fk3> <fk2> <fk1> FK_STATUS_ASET Kamus Status Aset Kd_Stat Ur_Stat Kd_Unit Nm_Unit FK_UNIT char(1) char(30) Kamus Unit char(4) char(40) <pk> <pk> 12/19 Physical Data Model

24 drop table if exists AKTIVA; create table AKTIVA ( KODE_ASET char(5) not null, SUB_KODE char(2) not null, KD_TARIF char(3) not null, KD_UNIT char(4) not null, KD_STAT char(1) not null, KD_SUPPLIER char(3) not null, KD_REK char(8) not null, REFERENSI char(30) not null, LOKASI char(4), UR_ASET char(256), TGL_BELI date, HARGA_UNIT decimal(18,2), JUMLAH decimal(18,2), SATUAN char(20), primary key (KODE_ASET, SUB_KODE) ); alter table AKTIVA add constraint FK_KD_REKANAN foreign key (KD_SUPPLIER) references MT_REKANAN (KD_SUPPLIER) on delete restrict on update restrict; alter table AKTIVA add constraint FK_KD_REK_ASET foreign key (REFERENSI) references JURNAL (REFERENSI) on delete restrict on update restrict; alter table AKTIVA add constraint FK_KODE_REKENING foreign key (KD_REK) references MT_REKENING (KD_REK) on delete restrict on update restrict; alter table AKTIVA add constraint FK_KODE_TARIF foreign key (KD_TARIF) references MT_TARIF (KD_TARIF) on delete restrict on update restrict; alter table AKTIVA add constraint FK_STATUS_ASET foreign key (KD_STAT) references MT_STATASET (KD_STAT) on delete restrict on update restrict; alter table AKTIVA add constraint FK_UNIT foreign key (KD_UNIT) references MUNIT (KD_UNIT) on delete restrict on update restrict; 13/19 Tabel Aktiva Tetap

25 Field Name Data Type Length Description KODE_ASET Character 5 Kode identifikasi masing-masing aktiva, kode ini juga dapat difungsikan sebagai nomor urut pengadaan aktiva tetap SUB_KODE Character 2 Kode turunan dari aktiva tetap, untuk mengidentifikasikan adanya perubahan terhadap nilai buku KD_TARIF Character 3 Kode golongan tarif penyusutan KD_UNIT Character 4 Kode unit pengelola aktiva tetap KD_STAT Character 1 Kode status aktiva tetap KD_SUPPLIER Character 3 Kode rekanan pengadaan KD_REK Character 8 Kode yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis aktiva tetap pada Laporan Keuangan REFERENSI Character 30 Nomor bukti pengadaan LOKASI Character 4 Kode lokasi aktiva tetap UR_ASET Character 256 Uraian aktiva tetap TGL_BELI Date - Tanggal pengadaan aktiva tetap HARGA_UNIT Decimal 18,2 Harga perolehan aktiva tetap JUMLAH Decimal 18,2 Jumlah aktiva tetap SATUAN Character 20 Satuan jenis barang 14/19 Tabel Aktiva Tetap

26 Bab 4 Analisa dan Desain 15/19 Physical Design & Integration Perancangan Desain Tujuan : membuat rancangan antar muka dari aplikasi sistem informasi yang akan dibuat. Hasil: Rancangan keluaran, yaitu rancangan dokumendokumen dan laporan-laporan yang akan dihasilkan oleh aplikasi Rancangan masukan, yaitu rancangan antar muka untuk memasukkan, mengubah, dan menghapus data, dilengkapi dengan penjelasan terhadap fungsi-fungsi dari masing-masing obyek yang digambarkan.

27 16/19 Rancangan Layar Masukan Pengadaan Aktiva Tetap

28 17/19 Rancangan Layar Masukan Pengadaan Aktiva Tetap

29 18/19 Rancangan Layar Keluaran Surat Perintah Kerja Opname

30 Bab 4 Analisa dan Desain Verifikasi Sistem harus memiliki sistem otorisasi pemakai form login Sistem dapat melakukan proses penambahan, perubahan, penghapusan, dan penyimpanan datadata Rancangan layar masukan Sistem harus dapat melakukan proses pencetakan dokumen Rancangan layar keluaran Sistem harus dapat menyederhanakan beberapa proses yang terjadi berulang Rancangan layar masukan proses pengadaan aktiva tetap 19/19

31 Bab 5 Simpulan dan Saran Kesimpulan Salah satu kebutuhan penting adalah penyederhanaan proses pekerjaan, dalam penelitian ini telah berhasil dibuat suatu rancangan masukan yang dapat digunakan untuk menangani beberapa kegiatan, sehingga dapat mengurangi terjadinya redudansi pekerjaan (input dan output).

32 Bab 5 Simpulan dan Saran Kesimpulan DFD level 0 yang dibuat dapat memberi gambaran yang jelas mengenai alur data yang terdapat pada sistem. Terdapat 9 entitas luar yang terlibat dalam sembilan buah proses utama dan keseluruhannya telah sesuai dengan proses bisnis PDAM.

33 Bab 5 Simpulan dan Saran Saran Rancangan desain sistem dapat digunakan sebagai dokumentasi untuk pengembangan software Rancangan desain dapat digunakan sebagai dasar penyusunan RKS Desain sistem seharusnya dapat dikembangkan untuk keseluruhan Sistem Informasi Akuntansi PDAM

MAKALAH SEMINAR NASIONAL ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN

MAKALAH SEMINAR NASIONAL ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN MAKALAH SEMINAR NASIONAL ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN PADA PDAM KABUPATEN MAGETAN Heri Sufriana Ir. Aris Tjahyanto, M. Kom. PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN TEKNOLOGI BIDANG

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1. Analisis Sistem Dalam pengembangan teknologi informasi ini dibutuhkan analisa dan perancangan sistem. Sistem tersebut diharapkan mampu membantu PT. Sumatraco Langgeng Makmur

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. dan pencatatan kasus Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. dan pencatatan kasus Perselisihan Hubungan Industrial (PHI). 30 4.1 Observasi BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Melakukan survey dan wawancara secara langsung di Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Wawancara dilakukan

Lebih terperinci

BAB IV 4. METODE DAN RANCANGAN SISTEM

BAB IV 4. METODE DAN RANCANGAN SISTEM BAB IV 4. METODE DAN RANCANGAN SISTEM 4.1 Metodologi Penelitian Pelaksanaan kerja praktik pada PT. Jawa Pos Koran yang berlokasi di Gedung Graha Pena Surabaya dilakukan dengan meninjau langsung proses

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak bagian DPP Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi jawa Timur pada saat kerja praktek, dimana proses pencatatan inventaris yang ada

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Observasi Melakukan survey dan wawancara secara langsung di Koperasi Karyawan Perguruan Tinggi Swasta ABC Surabaya. Dari wawancara tersebut diperoleh data secara langsung

Lebih terperinci

BAB II. LANDASAN TEORI

BAB II. LANDASAN TEORI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii HALAMAN MOTTO... iii HALAMAN PERSEMBAHAN... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR GAMBAR... xi Halaman BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Pada sistem pembelian perusahaan melakukan secara tunai. Untuk pembelian tunai pertama kali dimulai dari bagian gudang memberikan informasi

Lebih terperinci

BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI. Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang

BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI. Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang BAB IV SISTEM DAN IMPLEMENTASI 4.1 Analisis Sistem Berdasarkan pengamatan secara langsung di perusahaan PT. Telkom Indonesia Tbk. diperoleh data secara langsung dari manager operasional yang meliputi:

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. informasi akademik pada SMP Al-Falah Assalam Tropodo 2 Sidoarjo. Tahaptahap

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. informasi akademik pada SMP Al-Falah Assalam Tropodo 2 Sidoarjo. Tahaptahap BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas tentang tahapan dan perencanaan desain sistem informasi akademik pada SMP Al-Falah Assalam Tropodo 2 Sidoarjo. Tahaptahap tersebut terdiri

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Pertama kali dimulai dari pelanggan memilih barang yang dibeli,

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Pertama kali dimulai dari pelanggan memilih barang yang dibeli, BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Sistem penjualan pada CV. Sukses yaitu penjualan secara tunai. Dan berikut penjelasannya di bawah ini. 3.1.1 Analisis Proses Penjualan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. 4.1 Proses Bisnis Peminjaman dan Pengembalian Perpustakaan. terkait dengan siswa, guru dan petugas perpustakaan.

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. 4.1 Proses Bisnis Peminjaman dan Pengembalian Perpustakaan. terkait dengan siswa, guru dan petugas perpustakaan. BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 4.1 Proses Bisnis Peminjaman dan Pengembalian Perpustakaan 4.1.1Peminjaman Buku Perpustakaan Proses bisnis yang di bahas oleh penulis adalah mengenai peminjaman buku perpustakaan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. kegiatan perusahaan menjadi terganggu dalam pemenuhan permintaan barang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. kegiatan perusahaan menjadi terganggu dalam pemenuhan permintaan barang BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Sistem untuk melakukan pembelian atau pemesanan barang pada PT. Panamas Dwitama Distrindo saat ini kurang efisien dan tidak ekonomis, akibatnya

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. proses perhitungan dan pemberian gajikepada para pegawai PT. Wijaya Sakti.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. proses perhitungan dan pemberian gajikepada para pegawai PT. Wijaya Sakti. BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di PT. Wijaya Sakti, secara garis besar permasalahan yang ada dalam perusahaan ini adalah belum adanya penggunaan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. COLLECTION III, penulis berusaha menemukan permasalahan yang ada,

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. COLLECTION III, penulis berusaha menemukan permasalahan yang ada, BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Dalam kerja praktek di Bank BTN Surabaya tepatnya di AREA COLLECTION III, penulis berusaha menemukan permasalahan yang ada, mempelajari serta mengatasi masalah tersebut.

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan data yang didapat, identifikasi masalah yang didapat adalah

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan data yang didapat, identifikasi masalah yang didapat adalah BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Berdasarkan data yang didapat, identifikasi masalah yang didapat adalah kesulitan dalam proses perekapitulasian ataupun pembuatan laporan secara periodik terhadap proses

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. seorang dengan bagian konseling. Bagian Konseling memberikan informasi

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. seorang dengan bagian konseling. Bagian Konseling memberikan informasi BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 4.1 Analisa Sistem Analisa sistem merupakan langkah awal dalam membuat sistem baru. Langkah pertama adalah melakukan wawancara. Wawancara dilakukan oleh seorang dengan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. ditemukan kesalahan dalam proses penggajian. 1. Masih sering ditemukan kesalahan dalam pencatatan absensi.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. ditemukan kesalahan dalam proses penggajian. 1. Masih sering ditemukan kesalahan dalam pencatatan absensi. 12 BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Berdasarkan hasil analisis yang didasarkan pada PT. Citra Persada Indonesia, ditemukan masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi, yaitu sering kali mengalami

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. membangun sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan user. Hasil dari

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. membangun sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan user. Hasil dari 1 BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1.1 Analisa Sistem Menganalisa sistem merupakan langkah awal dalam membuat sistem baru. Langkah pertama adalah melakukan wawancara dan pengamatan, dalam hal ini sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang menyebabkan kesulitan tersendiri dalam pengendalian serta pengawasannya.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang menyebabkan kesulitan tersendiri dalam pengendalian serta pengawasannya. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Permasalahan PT. Barunala Lamongan memiliki kendala dalam pengaturan pembelian stok ikan. Penyimpanan ikan berdasarkan jenis ikan dan kualitas ikan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Dalam pengembangan Sistem Informasi(SI) ini, dibutuhkan analisis dan perancangan sistem pengolah data. Sistem pengolah data tersebut diharapkan mampu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengumpulan Data Dalam mengumpulkan data dilakukan beberapa langkah teknik pengumpulan data seperti observasi secara langsung bagaimana sistem berjalan, melakukan wawancara

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. buku pada Badan Arsip dan Perpustakaan kota Surabaya.

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. buku pada Badan Arsip dan Perpustakaan kota Surabaya. BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Salah satu tugas dari bagian pengolahan pada Badan Arsip dan Perpustakaan kota Surabaya adalah dalam pengadaan pembelian dan didistribusikan pada Sekolah, TBM(Taman Baca

Lebih terperinci

BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK

BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK BAB IV 4. DESKRIPSI KERJA PRAKTIK 4.1. Analisis Sistem Salah satu tantangan bisnis masa kini yang dihadapi oleh beberapa perusahaan baik di bidang apapun adalah kecepatan dalam melayani keinginan pelanggan

Lebih terperinci

Conceptual Database Design Studi Kasus. Travel & Tour Agent

Conceptual Database Design Studi Kasus. Travel & Tour Agent Travel & Tour Agent Outline Langkah-langkah Perancangan Basis Data Studi Kasus: Travel & Tour Agent Diskusi & Latihan Langkah-langkah Perancangan Basis Data Requirement Analysis (Analisa Kebutuhan) Requirement

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN DESAIN

BAB IV ANALISA DAN DESAIN 26 BAB IV ANALISA DAN DESAIN 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum proses analisa dilakukan, tahapan yang terlebih dahulu dilakukan adalah identifikasi permasalahan yang terdiri dari survey, wawancara kepada

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di PT

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di PT BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1. 1.1. Analisis Sistem Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di PT ENERGI MUDA NUSANTARA, secara garis besar permasalahan yang ada dalam perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. kunjungan yang telah dibuat oleh pihak Customer Service tidak berjalan dengan

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. kunjungan yang telah dibuat oleh pihak Customer Service tidak berjalan dengan BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem adalah langkah pertama untuk membuat suatu sistem baru. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan wawancara, dengan tujuan untuk mendapatkan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di CV. Tri Tunggal Abadi, secara garis besar permasalahan yang ada dalam perusahaan ini adalah belum adanya penggunaan

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. fungsional dan persiapan untuk perancangan implementasi, menggambarkan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. fungsional dan persiapan untuk perancangan implementasi, menggambarkan BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem merupakan pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk perancangan implementasi, menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk. Perancangan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. di PT Gading Murni Putra, melakukan berbagai kegiatan yakni melengkapi

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. di PT Gading Murni Putra, melakukan berbagai kegiatan yakni melengkapi BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Selama kurun waktu kurang lebih tiga minggu melakukan kerja praktek di PT Gading Murni Putra, melakukan berbagai kegiatan yakni melengkapi gambar produk yang digunakan untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis system adalah suatu proses yang dilakukan oleh peneliti agar dapat memahami

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis system adalah suatu proses yang dilakukan oleh peneliti agar dapat memahami 44 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis system adalah suatu proses yang dilakukan oleh peneliti agar dapat memahami system seperti apa yang sedang berjalan dengan cara menganalisa semua prosedur

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PEMBELIAN, PENJUALAN DAN PERSEDIAAN pada RUDI AGENCY

SISTEM INFORMASI PEMBELIAN, PENJUALAN DAN PERSEDIAAN pada RUDI AGENCY SISTEM INFORMASI PEMBELIAN, PENJUALAN DAN PERSEDIAAN pada RUDI AGENCY Oleh : Sofian Horas H Siregar, (sofyanhoras@gmail.com) Dosen Pembimbing : Rinci Kembang Hamsari Program studi : Sistem Informasi Fakultas

Lebih terperinci

BAB III TAHAPAN ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. aplikasi penjualan perangkat komputer pada CV. Data Baru. Tahap-tahap tersebut

BAB III TAHAPAN ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. aplikasi penjualan perangkat komputer pada CV. Data Baru. Tahap-tahap tersebut BAB III TAHAPAN ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas tentang tahapan analisis dan perancangan aplikasi penjualan perangkat komputer pada CV. Data Baru. Tahap-tahap tersebut terdiri

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah :

BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah : BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Pengumpulan Data Terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk mempermudah penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah : 1. Observasi (Observation)

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem merupakan pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi, menggambarkan bagaimana

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI SISTEM. terintegrasi yaitu dengan menggunakan Microsoft Excel dengan cara penginputan

BAB IV DESKRIPSI SISTEM. terintegrasi yaitu dengan menggunakan Microsoft Excel dengan cara penginputan BAB IV DESKRIPSI SISTEM 4.1 Analisis Sistem Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada PT Indotrans Mandiri, sistem untuk menghitung gaji yang digunakan masih manual dan tidak terintegrasi

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Metodologi Penelitian Dalam pelaksanaan kerja praktek dilakukan pendekatan dengan cara peninjauan untuk masalah apa yang terdapat di dalam field office Joint Operating

Lebih terperinci

TINJAUAN PROSES BISNIS

TINJAUAN PROSES BISNIS TINJAUAN PROSES BISNIS N. Tri Suswanto Saptadi 3/29/2016 nts/sia 1 Tiga Fungsi Dasar Sistem Informasi Akuntansi (SIA) 1. Mengumpulkan dan menyimpan data mengenai kegiatan bisnis organisasi secara efisien

Lebih terperinci

Nama : Arif Hidayatullah ( ) Bayu Rahmawan ( ) Desi Eka H ( ) Surya Arditian Prakasa ( ) Kelas : 3 IF A

Nama : Arif Hidayatullah ( ) Bayu Rahmawan ( ) Desi Eka H ( ) Surya Arditian Prakasa ( ) Kelas : 3 IF A Nama : Arif Hidayatullah (14102006) Bayu Rahmawan (14102012) Desi Eka H (14102016) Surya Arditian Prakasa (14102041) Kelas : 3 IF A EVALUASI DAN PERTANYAAN : 1. Apakah perbedaan CDM, PDM dan ERD? 2. Mengapa

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan ini dibuat untuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan, analisis permasalahan, dan analisis kebutuhan sistem.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan, analisis permasalahan, dan analisis kebutuhan sistem. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem untuk perhitungan remunerasi khususnya insentif karyawan yang dilakukan pada RSU Haji Surabaya meliputi ruang lingkup permasalahan,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Dalam pengembangan teknologi informasi saat ini, dibutuhkan analisa dan perancangan sistem pengolah data yang baik. Sistem pengolah data tersebut diharapkan mampu meningkatkan

Lebih terperinci

PERANCANGAN DATABASE SISTEM PENJUALAN MENGGUNAKAN DELPHI DAN MICROSOFT SQL SERVER

PERANCANGAN DATABASE SISTEM PENJUALAN MENGGUNAKAN DELPHI DAN MICROSOFT SQL SERVER Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 2-3 November 2015 PERANCANGAN DATABASE SISTEM PENJUALAN MENGGUNAKAN DELPHI DAN MICROSOFT SQL SERVER Ayu Astrid Adiyani 1), Ni Nyoman Alit Triani 2) 1 Jurusan

Lebih terperinci

Konsep Dasar. Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel

Konsep Dasar. Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel Konsep Dasar Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel Halaman 1 dari 12 Relasional Database dan RDBMS Sebelum membahas berbagai

Lebih terperinci

INTERNET PROGRAMMING DATABASE

INTERNET PROGRAMMING DATABASE INTERNET PROGRAMMING DATABASE Muhmmad Zen Samsono Hadi, ST. MSc. zenhadi@eepis-its.edu POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Bahasan Sistem Database ER Diagram Database MySQL Internet Application Pendahuluan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori digunakan untuk menjelaskan teori-teori yang mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini, antara lain: 3.1 Akuntansi Menurut (Soemarso, 2009) akuntansi didefinisikan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM. material tersebut. untuk lebih jelasnya dapat dilihat document flow pada gambar 3.1

BAB III ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM. material tersebut. untuk lebih jelasnya dapat dilihat document flow pada gambar 3.1 BAB III ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Sesuai dengan latar belakang masalah di atas diketahui permasalahan yang ada selama ini adalah proses pengadaan material dilakukan setiap

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI SISTEM. yaitu, adanya kesalahan penginputan data pada saat Input jumlah lembur, Input

BAB IV DESKRIPSI SISTEM. yaitu, adanya kesalahan penginputan data pada saat Input jumlah lembur, Input 1. 1.1 Analisis Sistem BAB IV DESKRIPSI SISTEM Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada SMA HANG TUAH 2 Sidoarjo, sistem untuk menghitung gaji yang digunakan masih manual dan tidak terintegrasi

Lebih terperinci

Praktikum Basis Data 14 Structure Query Language 2

Praktikum Basis Data 14 Structure Query Language 2 Praktikum Basis Data 14 Structure Query Language 2 Pokok Bahasan : - DDL create table - DDL alter table - DDL drop table - DML insert - DML update - DML delete Tujuan : - Mahasiswa dapat menerapkan perintah

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI SISTEM

BAB IV DESKRIPSI SISTEM BAB IV DESKRIPSI SISTEM 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem adalah langkah pertama untuk membuat suatu sistem baru. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara, tujuannya untuk mendapatkan

Lebih terperinci

BAB IV PENJELASAN PEKERJAAN

BAB IV PENJELASAN PEKERJAAN BAB IV PENJELASAN PEKERJAAN 4.1 Metodologi Penelitian Untuk menyelesaikan permasalahan dalam Kerja Praktek ini, diperlukan waktu selama 20 hari atau setara dengan seratus enam puluh jam kerja mulai 01

Lebih terperinci

Tiga fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi (SIA).

Tiga fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Tiga fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi (SIA). 1. Mengumpulkan dan menyimpan data mengenai kegiatan bisnis organisasi secara efisien dan efektif. Menangkap data transaksi pada

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB LANDASAN TEORI.1 Defenisi Pangkalan Data Pangkalan data atau Database merupakan kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM. deskriptif, artinya data yang diperoleh dari penelitian langsung di lembaga

BAB III PERANCANGAN SISTEM. deskriptif, artinya data yang diperoleh dari penelitian langsung di lembaga BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1. Uraian Permasalahan Teknik yang digunakan dalam analisis permasalahan adalah teknik deskriptif, artinya data yang diperoleh dari penelitian langsung di lembaga bimbingan

Lebih terperinci

Panduan Membuat Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, dan Database Menggunakan Power Designer

Panduan Membuat Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, dan Database Menggunakan Power Designer Panduan Membuat Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, dan Database Menggunakan Power Designer Disusun oleh: Oke Setiawan, S.T. Untuk keperluan internal dalam mendukung Tugas Besar Sistem Informasi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. penting dari teknologi informasi yaitu database ( basis data ). terstruktur serta membuat pekerjaan menjadi efisien dan efektif.

BAB 1 PENDAHULUAN. penting dari teknologi informasi yaitu database ( basis data ). terstruktur serta membuat pekerjaan menjadi efisien dan efektif. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini perkembangan teknologi informasi khususnya di bidang komputer telah mengalami kemajuan yang sangat pesat sehingga memberikan dampak yang besar terhadap berbagai

Lebih terperinci

UJIAN AKHIR SEMESTER MANAJEMEN BASIS DATA

UJIAN AKHIR SEMESTER MANAJEMEN BASIS DATA UJIAN AKHIR SEMESTER MANAJEMEN BASIS DATA Analisis Bisnis Pada PT. Buana Finance Oleh : Kelas A Hafiz Nuzal Djufri - 5112100170 Dosen: Fajar Baskoro,S.Kom.,M.T. Jurusan Teknik Infomatika - Fakultas Teknologi

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Analisa sistem ini digunakan untuk melihat proses proses yang ada sekarang

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Analisa sistem ini digunakan untuk melihat proses proses yang ada sekarang BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Analisa sistem Analisa sistem ini digunakan untuk melihat proses proses yang ada sekarang dan sekaligus untuk melihat rancangan sistem baru yang akan dibuat. Dari analisa

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. seperti menyebarkan brosur, iklan koran, dll. Promosi yang masih dilakukan

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. seperti menyebarkan brosur, iklan koran, dll. Promosi yang masih dilakukan BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Membuat Prosedur Kerja Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada saat kerja praktek di CV. Total Souvenir Indonesia, secara garis besar permasalahan yang ada dalam perusahaan

Lebih terperinci

Bab III. PERANCANGAN SISTEM

Bab III. PERANCANGAN SISTEM Bab III. PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Secara umum pengertian dari sistem adalah sekelompok elemen atau komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Elemen-elemen

Lebih terperinci

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK. Melakukan survey dan wawancara secara langsung di LP Al-Falah Assalam

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK. Melakukan survey dan wawancara secara langsung di LP Al-Falah Assalam 35 BAB IV METODE KERJA PRAKTEK 4.1 Observasi Melakukan survey dan wawancara secara langsung di LP Al-Falah Assalam Tropodo 2 Sidoarjo. Dari wawancara tersebut diperoleh data secara langsung dari salah

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. menggunakan database Microsoft SQL SERVER 2008.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. menggunakan database Microsoft SQL SERVER 2008. BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisa Sistem Dalam Pengembangan teknologi informasi saat ini, dibutuhkan analisa dan perancangan sistem pengolah data yang baik. Sistem Pengolah data tersebut diharapkan

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. sistem komputer untuk penggunaan jadwal mengajar guru dan mata pelajaran.

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. sistem komputer untuk penggunaan jadwal mengajar guru dan mata pelajaran. BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Observasi Berdasarkan hasil survey yang dilakukan penulis pada saat kerja praktek di SMA GIKI 2 Surabaya. Masalah yang ada pada sekolah ini adalah belum adanya sistem komputer

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Sutabri (2004), sistem adalah sekelompok unsur yang erat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Sutabri (2004), sistem adalah sekelompok unsur yang erat 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Sistem Menurut Sutabri (2004), sistem adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan pengguna. Analisis

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan pengguna. Analisis BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 4. Analisa Sistem Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan - permasalahan yang ada pada sistem dimana aplikasi dibangun yang meliputi perangkat keras

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dilakukan secara manual. Tidak terkecuali penggunaan teknologi informasi oleh

BAB 1 PENDAHULUAN. dilakukan secara manual. Tidak terkecuali penggunaan teknologi informasi oleh BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Saat ini, penggunaan teknologi informasi sudah tidak dapat dipisahkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Prosedur Penelitian Dalam pengembangan sistem dibutuhkan suatu metode yang berfungsi sebagai acuan atau prosedur dalam mengembangkan suatu sistem. Metode pengembangan sistem

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. sistem informasi penggajian pada Labkom STIKOM SURABAYA. Wawancara

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. sistem informasi penggajian pada Labkom STIKOM SURABAYA. Wawancara BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1. 4.1 Analisis Menganalisa sistem merupakan langkah awal dalam membuat sistem baru. Langkah pertama adalah melakukan wawancara dan pengamatan, dalam hal ini sistem informasi

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI DISTRIBUTOR BARANG PD. D. P. MANDIRI

PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI DISTRIBUTOR BARANG PD. D. P. MANDIRI Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 2-4 Desember 2013 PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI DISTRIBUTOR BARANG PD. D. P. MANDIRI Semuil Tjiharjadi 1), Dony Perdana 2) 1,2 Jurusan Sistem Komputer,

Lebih terperinci

Agenda. Analisis Kebutuhan (Pert. 4) Tujuan dari analisis kebutuhan 19/10/2010. Requirement Analysis (Analisis Kebutuhan)

Agenda. Analisis Kebutuhan (Pert. 4) Tujuan dari analisis kebutuhan 19/10/2010. Requirement Analysis (Analisis Kebutuhan) Agenda Analisis Kebutuhan (Pert. 4) Analisis Kebutuhan Pembuatan Flowchart Sistem Pembuatan DFD Praktek Pembuatan Flowchart & DFD di kelas Oleh : Umi Laili Yuhana, S.Kom, M.Sc. Sarwosri, S.Kom, M.T. Dr.

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem adalah proses pengembangan spesifikasi sistem baru berdasarkan hasil rekomendasi analisis sistem. 1 Perancangan itu adalah proses penerapan berbagai teknik

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang 9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.1 Pengertian Data Pengertian data adalah : Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh langsung

Lebih terperinci

Basis Data. DDL & Aturan Referential

Basis Data. DDL & Aturan Referential Basis Data DDL & Aturan Referential Tipe Data Untuk setiap kolom/field yang terdapat pada sebuah tabel, harus ditentukan pula tipe datanya yang menentukan jangkauan nilai yang bisa diisikan Masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI SISTEM Dokumen Flow Pengaduan Keluhan Masyarakat. dokumen flow pengaduan keluhan masyarakat bisa dilihat pada gambar 4.

BAB IV DESKRIPSI SISTEM Dokumen Flow Pengaduan Keluhan Masyarakat. dokumen flow pengaduan keluhan masyarakat bisa dilihat pada gambar 4. 19 BAB IV DESKRIPSI SISTEM 4.1. Dokumen Flow Pengaduan Keluhan Masyarakat Pada dokumen flow pengaduan keluhan masyarakat ini proses dimulai dari masyarakat yang memberikan informasi pengaduan atau keluhan,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Alat dan Bahan Alat

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Alat dan Bahan Alat BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Alat dan Bahan 3.1.1 Alat Alat yang dibutuhkan untuk membangun Aplikasi Lelang Kendaraan Operasional di Rajawali Citra Televisi Indonesia Berbasis Android yang

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. adalah sebagai berikut: Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur

BAB III LANDASAN TEORI. adalah sebagai berikut: Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya.

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM. adalah mengoptimalkan kinerja semua mesin agar tidak ada karyawan yang

BAB III PERANCANGAN SISTEM. adalah mengoptimalkan kinerja semua mesin agar tidak ada karyawan yang BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Salah satu alternatif untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi adalah mengoptimalkan kinerja semua mesin agar tidak ada karyawan yang menganggur dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Rengganis adalah sebuah perusahan jasa percetakan yang melakukan usaha pada bidang percetakan, dengan cakupan bisnis jasa untuk memberikan pelayanan bagi pelanggan

Lebih terperinci

Contoh SQL Constraint

Contoh SQL Constraint Contoh SQL Constraint Anda dapat menggunakan constraint untuk membatasi tipe data yang disimpan ke dalam tabel. Constraint dapat digunakan pada saat pertama kali membuat table dengan statement CREATE TABLE

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. satu bulan atau setara dengan seratus enam puluh jam kerja di PT. Alindo

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. satu bulan atau setara dengan seratus enam puluh jam kerja di PT. Alindo 1 BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 1.1 Prosedur Kerja Praktek Dalam pengumpulan data sebagai penyusunan laporan dan penyelesaian masalah dalam kerja praktek ini, dilakukan dengan magang selama kurang lebih

Lebih terperinci

TUTORIAL PERANCANGAN DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SYBASE POWER DESIGNER 11

TUTORIAL PERANCANGAN DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SYBASE POWER DESIGNER 11 TUTORIAL PERANCANGAN DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SYBASE POWER DESIGNER 11 Laboratorium Sistem Pendukung Keputusan Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro A. Sekilas Mengenai Sybase Power Designer

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Obat Pada Apotek Rio Farma

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Obat Pada Apotek Rio Farma Prosiding Akuntansi ISSN: 2460-6561 Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Obat Pada Apotek Rio Farma The Design of Information Systems on Accounting Drugs Inventory at Rio Farma Apothecary

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Analisis Sistem Setiap penyusunan sebuah ujian, pasti dibutuhkan soal soal yang diambil dari materi yang sudah pernah diajarkan oleh guru yang bersangkutan. Dalam pelaksanaanya

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan elemen elemen yang saling berkaitan, bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. (Jogiyanto, 1999, hlm 1). Suatu sistem terdiri atas

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 34 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah singkat Kantor Pelayanan Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Pademangan sebelumnya bernama kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pademangan. Perubahan

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan pembuatan laporan. Di tempat kerja

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan pembuatan laporan. Di tempat kerja BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisa Sistem Setiap administrasi pasti memiliki permasalahan yang terdapat di dalamnya. Sering timbul masalah pada pengelolahan data pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan

Lebih terperinci

Oleh : Irani Handalia (L2F ) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang ABSTRAK

Oleh : Irani Handalia (L2F ) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang ABSTRAK PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK PADA BAGIAN KEUANGAN DENGAN PEMROGRAMAN MICROSOFT VISUAL BASIC DAN ACCESS DENGAN STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN JASA PELAYARAN P.T. DJAKARTA LLOYD (Persero) Oleh : Irani Handalia

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. dinamakan Human Resources Department (HRD), dimana bagian HRD

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. dinamakan Human Resources Department (HRD), dimana bagian HRD BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Permasalahan PT. PJB SERVICES mempunyai bagian atau departemen yang dinamakan Human Resources Department (HRD), dimana bagian HRD menangani berbagai hal

Lebih terperinci

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK UKM Berlia Setiawan 1, Kodrat Imam Satoto 2, Adian Fatchurrohim 2

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK UKM Berlia Setiawan 1, Kodrat Imam Satoto 2, Adian Fatchurrohim 2 MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK UKM Berlia Setiawan 1, Kodrat Imam Satoto 2, Adian Fatchurrohim 2 Abstrak - Sistem Informasi pada masa kini memiliki peranan yang penting terhadap

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan suatu kegiatan untuk mengembangkan serta melakukan perbaikan terhadap sistem yang sedang berjalan. Pada tahap ini, dilakukan

Lebih terperinci

Constraint dan Manajemen Data dalam Timezone Berbeda

Constraint dan Manajemen Data dalam Timezone Berbeda Constraint dan Manajemen Data dalam Timezone Berbeda Rosa Ariani Sukamto Email: rosa_if_itb_01@yahoo.com Blog: http://udinrosa.wordpress.com Website: http://www.gangsir.com Constraint Aturan pada basis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 30 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum proses analisa dilakukan, tahapan yang terlebih dahulu dilakukan adalah identifikasi permasalahan yang terdiri dari survey, wawancara

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. surat masuk dan surat keluar yang pencatatannya masih secara manual, sehingga

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. surat masuk dan surat keluar yang pencatatannya masih secara manual, sehingga BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1. Menganalisis Sistem Menganalisis sistem ini digunakan untuk melihat proses-proses yang telah terjadi sekarang, untuk membuat rancangan sistem. Berdasarkan hasil analisis

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1. Tujuan Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan strategi untuk memecahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik bagi permasalahan. Perancangan sistem juga adalah

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM 22 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisis Sistem Tahapan analisis adalah tahapan dimana sistem yang sedang berjalan dipelajari dan sistem penganti diusulkan (Fatta, 2007). Pelaksanaan Analisis sistem

Lebih terperinci

Ini tampilan jika mengklik input dan rubah nilai. Gambar Layar Input dan Rubah Nilai

Ini tampilan jika mengklik input dan rubah nilai. Gambar Layar Input dan Rubah Nilai 214 Ini tampilan jika mengklik input dan rubah nilai. Gambar 4.126 Layar Input dan Rubah Nilai 215 Ini tampilan mengklik input dan rubah nilai jika sudah mengisi kolom kelas. Gambar 4.127 Layar Input dan

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem merupakan pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi, menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap yang mengubah hasil analisis dan perancangan ke dalam bahasa pemrograman yang dimengerti oleh komputer sehingga

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI SISTEM KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI SISTEM KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI SISTEM KERJA PRAKTEK 4.1 Analisis Sistem Dalam pengembangan teknologi informasi saat ini dibutuhkan analisa dan perancangan sistem pengolahan data yang baik. Sistem pengolahan data tersebut

Lebih terperinci