Da i Nusantara SIFAT SHALAT NABI TATA CARA SHALAT. Shalatlah kalian, seperti kalian melihatku shalat. (HR. al-bukhari dan Muslim)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Da i Nusantara SIFAT SHALAT NABI TATA CARA SHALAT. Shalatlah kalian, seperti kalian melihatku shalat. (HR. al-bukhari dan Muslim)"

Transkripsi

1 SIFAT SHALAT NABI S halat adalah media interaktif antara hamba dengan Robbnya, Alloh. Orang yang berdiri shalat seakanakan ia berada di hadapan Alloh, bermunajat, berdoa kepada-nya dan mendekatkan diri dengan ucapan maupun perbuatan yang ada di dalamnya. Shalat merupakan rukun Islam kedua dan tiang agama, jika ditinggalkan, maka keislaman seseorang akan runtuh. Secara bahasa shalat berasal dari bahasa Arab yang berarti doa. Sedangkan menurut istilah shalat adalah serangkaian kegiatan ibadah khusus yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Shalat dalam Islam merupakan sarana tarbiyah yang sempurna bagi individu dan masyarakat. Shalat yang lurus dan sempurna, akan membawa dampak kebaikan bagi pelakunya dan membuang sifat-sifat buruk. Oleh karena itu, untuk menggapai shalat yang sem-purna, maka kita harus mempelajari dan mengamalkan cara shalat. Dari beliaulah kita mengenal tata cara shalat yang benar, yang sesuai dengan syariat Alloh. أ ص ل ي )) ص ل و ا ك م ا ر أ ي ت م و ن Shalatlah kalian, seperti kalian melihatku shalat. (HR. al-bukhari dan Muslim) TATA CARA SHALAT Berikut tata cara shalat dari semenjak persiapan hingga salam dan hal lain yang mengiringinya sesuai Sunnah : 1. Berdiri. Wajib bagi seorang Muslim jika akan melaksanakan shalat hendaknya dalam keadaan suci dari hadats besar (junub, haidh atau nifas) dan hadats kecil (keluar sesuatu dari lubang qubul atau dubur), kemudian berdiri untuk shalat.

2 Dalam shalat fardhu dan sunnah, dengan perintah Alloh dalam al-qur an: Berdirilah untuk Alloh (dalam shalat kalian) dengan khusyu. (QS. al-baqarah [2]: 238) me-lakukannya sambil berdiri sesuai Sedangkan bagi orang sakit yang tidak mampu berdiri, ia boleh shalat sambil duduk, dan bila tidak mampu juga, maka ia boleh mengerjakannya dengan berbaring. )) ص ل ق ائ م ا ف إ ن ل ت س ت ط ع ف ق اع د ا ف إ ن ل ت س ت ط ع ف ع ل ى ج ن ب Shalatlah sambil berdiri. Bila tidak bisa, sambil duduk. Bila tidak mampu, maka boleh dengan berbaring di atas lambung. (HR. al-bukhari, Abu Dawud dan Ahmad) Sutrah (Pembatas) Disyariatkan di depan orang shalat ada sutrah (pembatas shalat). Apabila ia shalat di tempat terbuka dan tidak ada sesuatu sebagai pembatas (di depan tempat shalat), maka hendaknya menancapkan tombak atau media lainnya di depannya. Kemudian shalat menghadap pembatas itu, sedangkan orang-orang yang bermakmum berdiri di belakangnya. س ت ر ة ت د أ ح د ا ر ي د ي )) ت ل ال Janganlah engkau shalat kecuali dengan menghadap ke sutrah, dan jangan pula engkau biarkan seorangpun lewat di depanmu (ketika shalat). (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban) ن الر ر اء ا )) ا ع أ ح د ك ي د ي ل ر ة اا الرح ل ف ل ل ي ب ال Apabila seseorang di antara kalian meletakkan sesuatu seperti pelana di depannya, maka shalatlah menghadapnya dan hendaknya tidak menghiraukan orang yang lewat di belakang pembatas itu. (HR. Muslim) Oleh karena itu, tidak diperbolehkan melintas atau lewat di depan orang lain yang sedang shalat.

3 ن ا اا م ل ي د الر أ ن ر ا أ ر ع ي ق أ ن ا ا ع ل ا ان )) ا و ي ع ل اا م ا ر ي د ي Seandainya seseorang yang melintas di depan orang lain yang shalat mengetahui dosanya, maka bila ia harus berdiri selama empat puluh (hari, bulan atau tahun) justru lebih baik baginya dari-pada ia harus melintasinya. (HR. al-bukhari dan Muslim) 2. Menghadap Kiblat. Kemudian menghadapkan seluruh tubuh ke arah kiblat dengan tenang dan meninggalkan semua urusan duniawi, termasuk yang bergelayut dalam pikiran dan yang terbetik dalam hati. dalam melaksanakan shalat fardhu dan sunnah menghadap kiblat. Beliau pun memerintahkan demikian dalam sabdanya kepada orang yang tidak benar shalatnya: )) ا ق م ت )) اا ال ة ف س ب اا و وء ال اس ت ق ب ل اا ق ب ل ف ب ر Bila engkau berdiri untuk melakukan shalat, maka sempurnakanlah wudhumu, kemudian menghadaplah ke kiblat, lalu bertakbirlah. (HR. al-bukhari dan Muslim) Kecuali shalat sunnah di atas kendaraan, dibolehkan tidak menghadap kiblat, karena dalam perjalanannya biasa melakukan shalat sunnah di atas kendaraannya (unta), sedang beliau menghadap ke arah mana saja kendaraannya menghadap. Shalat Menghadap ke Kuburan Haram hukumnya mengerjakan shalat dengan menghadap kuburan secara mutlak. ت ل وا اا ق ب ور ت ل س وا ع ل ه ا Janganlah kalian shalat menghadap kubur dan janganlah duduk di atasnya. (HR. Muslim, Abu Daud dan Ibnu Khuzaimah) 3. Niat. Hendaknya seorang yang shalat meniatkan dan memaksudkan dengan hatinya shalat apa yang akan ia kerjakan, seperti shalat fardhu Shubuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya;

4 ataukah shalat sunnah. Niat tersebut dilakukan di dalam hati dan tidak usah dilafadzkan dengan lisan. ال ا اا ع م ال اان الات ا ن و ى ال ا ا ل ا ر ئ Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung dari niatnya dan sungguh setiap orang akan men-dapatkan balasan sesuai dengan niatnya. (HR. al-bukhari dan Muslim) 4. Takbiratul Ihram. membuka shalatnya dengan ucapan Allohu Akbar (Alloh Maha besar). )) ف ت اح اا ال ة ااط اله و ر ت ر ه ا اات ال ب ري ت ل ل ه ا اات الس ل Kunci shalat adalah bersuci, (tahrīm) pembuka-annya adalah takbir dan penutupnya adalah salam. (HR. Abu Dawud, at-tirmidzi dan al-hakim, di-shahihkan al-hakim dan disepakati adz-dzahabi) )) ف إ ا ق ال اا ام : اهلل أ ك ب ر ف ق و ا و ا: اهلل أ ك ب ر Apabila imam mengucapkan Allohu Akbar, maka katakanlah: Allohu Akbar. (HR. Ahmad dan al-baihaqi, shahih) Mengangkat Tangan Ketika mengucapkan takbir disunnahkan untuk meng-angkat kedua tangan dan merapatkan jari-jemari ke arah kiblat setentang bahu atau setinggi daun telinga. ketika bertakbir untuk shalat, beliau mengangkat kedua tangannya sambil mengucapkan takbir, terkadang mengangkatnya sebelum ucapan takbir dan terkadang pula setelah ucapan takbir. Abdulloh bin Umar berkata: اف ت ت اات ال ب ر اا ال ة ف ر ف ع ي د ي ح ي ب ر ح ال ت ي ع ل ه م ا ح ذ ن ب ) ( ر أ ي ت اان ال ال

5 Aku melihat Nabi membuka shalat dengan takbir. Dan mengangkat tangannya ketika bertakbir hingga keduanya menjadi setara dengan kedua bahunya. (HR. al- Bukhari dan Muslim) Meletakkan Tangan Kanan di Atas Tangan Kiri (Bersedekap) Setelah bertakbir dan mengangkat tangan, disyariatkan untuk meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri, karena meletakkan tangan kanannya di atas tangan kiri dalam shalat. Terkadang beliau meng-genggam lengan tangan kirinya dengan jari-jemari tangan kanannya. س و ر ن ا أ ن )) ن الا ع ش ر اا ن ب اء أ ر ن ا ت ع ج ل ف ط ر ن ا ت ري ن ض ع أ ان ن ا ع ل ى ش ائ ل ن ا اا ال ة Sesungguhnya kami para Nabi diperintahkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan waktu sahur serta meletakkan tangan kanan kami di atas tangan kiri ketika shalat. (HR. Ibnu Hibban, dengan sanad hasan) Meletakkan Kedua Tangan yang Bersedekap di Dada Kemudian letakkanlah kedua tangan yang sedang diangkat itu di atas dada. Disebutkan dalam sebuah riwayat: Nabi meletakkan kedua tangannya di atas dada. (HR. Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah) ( ك ان ي ض ع ه م ا ع ل ى اا الد ر ) Khusyu dan Memandang ke Tempat Sujud Diwajibkan bagi orang yang shalat untuk menghadapkan wajahnya ke arah kiblat dan memandang tempat sujud agar mendapat kekhusyu an dalam shalatnya. Disebutkan dalam sebuah riwayat: ر ى ب ر ) ( ك ان ا ص ل الى ر أ س و اا ر

6 Nabi apabila shalat menundukkan kepalanya dan mengarahkan pandangannya pada tanah. (HR. al-hakim dan al-baihaqi) ر اي : أ )) ا ن ت ه ال أ ق و ام ي ر ف ع ون أ ار ه اا السم اء اا ال ة أ ت ر ج ع ا ه. ا ت ط ف الن أ ار ه Hendaklah berhenti orang-orang yang mengarah-kan pandangannnya ke langit pada waktu shalat atau mata mereka tidak dikembalikan lagi kepada mereka (dalam riwayat lain: atau penglihatan mereka dihilangkan). (HR. al-bukhari dan Muslim) Doa Iftitāh (Pembuka) Kemudian diam sebentar untuk membaca doa iftitāh. dengan bacaan doa-doa yang bermacam-macam. Di antara doa iftitāhnya adalah: membuka shalatnya )) س ب ان اهلل ب م د ك ت ب ار ك ا س ت ع ا ج د ك ا غ ر ك Mahasuci Engkau ya Alloh, aku memuji-mu, Engkau, Maha berkah nama-mu, Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-mu dan tiada ilah yang berhak disembah selain Engkau. (HR. Abu Dawud dan al-hakim, dishahihkan al-hakim dan dise-pakati adz- Dzahabi) Atau membaca: )) اال اله ال اع د ط اي ا ك م ا اع د ت ا ا م ش ر ق اا م غ ر ب اال اله ال ن ق ن ن ط اي ا اغ س ل اا م اء اا الل ج ط اي ا ك م ا ي ن القى اا الو ب اا ن اا الدن اال اله ال ااب ر د Ya Alloh, jauhkan antara diriku dan dosa-dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Alloh, bersihkan aku dari dosa-dosa-ku sebagaimana pakaian putih yang dibersihkan dari kotoran. Ya Alloh, cucilah aku dari dosa-dosaku dengan air, es dan embun. (HR. al-bukhari dan Muslim) Atau dengan membaca doa lainnya, namun yang harus ada dalilnya.

7 Membaca Ta awwudz Sebelum membaca surat al-fatihah, mengucapkan: membaca ta awwudz dengan )) أ ع و اهلل ن اا الش ط ان اا الرج ن ن ف ن ف ه ز Aku berlindung kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk dari semburan, kesombongan dan hembusannya. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, ad-daruquthni dan al-hakim) Terkadang beliau membaca: أ ع و اهلل اا السم ع ا اع ل ن اا الش ط ان اا الرج Aku berlindung kepada Alloh Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan setan yang terkutuk. (HR. Abu Dawud, at-tirmidzi dan Ahmad) 5. Membaca al-fatihah. Kemudian membaca surat al-fatihah. ص ة ا م ن ل ي ق ر أ ف ا ت اا ت اب Tidak (sah) shalat seseorang bila tidak membaca surat al-fatihah. (HR. al-bukhari dan Muslim) Yaitu membaca: Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pe-murah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Alloh, Robb semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalas-an. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. al-fatihah [1]: 1-7)

8 Membaca Surat atau Beberapa Ayat al-qur an Setelah membaca surat al-fatihah, disunnahkan membaca apa yang mudah dari al- Qur an pada raka at yang pertama dan kedua saja. Terkadang Nabi membaca satu surat penuh pada setiap raka atnya dan ini sering dilakukannya. Terkadang membaca satu surat pada dua raka at dan terkadang pula membaca sebagian surat. Abu Qatadah berkata: ي س م ع ن ا ت اب ااع ر ف ا ت اا س ور ة )) ( ك ان اان ال ي ق ر أ اا الرك ع ت اا ا ن ااظ ه ر اآلي أ ح ان ا ي ق ر أ اا الرك ع ت اا ر ي ف ا ت اا ت اب Nabi membaca pada dua raka at pertama dari shalat Zhuhur dan Ashar surat al- Fatihah dan surat (lainnya); terkadang beliau memperdengarkan (ba-caan) ayat kepada kami. Dan pada dua raka at terak-hir, beliau hanya membaca surat al-fatihah saja. (HR. al-bukhari dan Muslim) mengeraskan bacaannya pada shalat fajar (Shubuh), dua raka at pertama shalat Maghrib dan dua raka at pertama shalat Isya. Beliau juga mengeraskan bacaan pada shalat Jum at, shalat Idain (dua hari raya, Idul Fithri dan Idul Adha), shalat Istisqa dan shalat gerhana. Adapun shalat Zhuhur serta Ashar beliau mem-bacanya dengan sirr (tidak bersuara). 6. Ruku. Setelah membaca surat dari al-qur an, beliau diam sejenak. Lalu beliau mengangkat kedua tangannya seraya mengucapkan Allohu Akbar, kemudian ruku. Ketika ruku beliau meletakkan kedua telapak tangan-nya pada kedua lututnya. Kedua telapak tangan beliau tampak menekan kedua lututnya seakan-akan mencengkeram keduanya sambil merenggangkan jari-jarinya. ا ر ك ع ت ف ض ع ر اح ت ع ل ى ر ك ب ت ال ف ر أ ص ا ع ال ا ث ح ال ت ي ذ ك ل ذ )) ع ض و

9 Jika engkau ruku, letakkanlah kedua telapak tanganmu di atas kedua lututmu. Kemudian reng-gangkanlah jari-jarimu sampai setiap anggota tubuh menjadi mapan di tempatnya. (HR. Ibnu Khu-zaimah dan Ibnu Hibban) Ketika ruku beliau merenggangkan kedua sikunya dari lambungnya dan membentangkan serta meluruskan punggungnya sampai-sampai jika dituangkan air di atasnya, maka air tersebut tidak akan tumpah. Beliau bersabda kepada orang yang tidak benar shalatnya: )) ا د د ظ ه ر ك ن ا ر ك و ع )) ف إ ا ر ك ع ت ف اج ع ل ر اح ت ع ل ى ر ك ب ت Jika engkau ruku, letakkanlah tangamu pada kedua lututmu. Lalu, bentanglah punggungmu dan mapanlah dalam ruku mu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud) ruku dengan tidak membungkuk ter-lalu ke bawah dan tidak pula mendongakkan terlalu ke atas. Akan tetapi tengah-tengah di antara keduanya. Di antara bacaan ketika ruku adalah: Maha Suci Robbku yang Maha Agung. (HR. Abu Dawud, shahih) ااع ظ )) س ب ان ر 7. Thuma ninah Dalam Ruku. Berdiam diri dan tenang sebentar dalam ruku me-rupakan rukun shalat. Beliau ال ار ك ع ح ت ت ط م ئ الن ر اك عا Kemudian ruku lah hingga engkau thuma ninah (tenang) dalam ruku. (HR. al-bukhari dan Muslim) memerintahkan orang yang tidak te-nang dalam ruku nya dengan ن ن ا ر اك ن ع د ظ ه ر ف س ي د ا ا ر ك ع ت )) أ ت و ا اار ك و ااس ج و د ف و اا الذ ا س ج د ت

10 Sempurnakanlah ruku dan sujud kalian. Demi jiwaku yang berada dalam genggaman-nya, se-sungguhnya aku benar-benar melihat kalian dari balik punggungku saat kalian ruku dan sujud. (HR. al-bukhari dan Muslim) Larangan Membaca al-qur an Saat Ruku melarang membaca al-qur an saat ruku dan sujud dalam sabdanya: )) أ ن ت أ ن أ ق ر أ ااق ر ن ر اك عا أ س اج دا ف الا اار ك و ف ع ظ م و ا ف اا الر ال ب ع الز ج الل أ الا ااس ج و د ف اج ت ه د ا ااد ع اء ف ق م ن أ ن ي س ت ج ا ب ا Ketahuilah, sesungguhnya aku dilarang membaca al-qur an saat ruku atau sujud. Ketika ruku hen-daklah kalian mengagungkan Robb. Sedangkan ketika sujud, hendaklah kalian bersungguh-sung-guh dalam berdoa, karena dapat dipastikan bahwa doa kalian akan dikabulkan. (HR. Muslim) 8. I tidal (Berdiri Bangun dari Ruku ). Kemudian hendaklah mengangkat kepalanya dari ruku seraya mengangkat kedua tangannya hingga setentang bahu atau setinggi daun telinga sambil meng-ucapkan: )) س ع اهلل ا م ن ح د Alloh mendengar orang yang memuji-nya. (HR. al-bukhari dan Muslim) 9. Thuma ninah dalam I tidal. Jika telah berdiri tegak, harus tenang beberapa saat dan disunnahkan membaca doa: )) ر الن ا ا ا ل م د Wahai Robb kami, hanya milik-mu-lah segala pujian. (HR. al-bukhari dan Muslim) Atau menambahkan dengan kata-kata: ع د ن ي ء ل ء ا ئ ت ل ء اا السم ا ات ل ء اا ر Sepenuh langit dan sepenuh bumi dan segenap yang Engkau kehendaki selain dari itu. (HR. Muslim) Adapun dalil wajibnya thuma ninah dalam i tidal adalah hadits : ال ار ف ع ح ال ت ت ع ت د ل ق ائ ما

11 Kemudian bangkitlah (dari ruku ) hingga engkau lurus dalam berdiri. (HR. al-bukhari dan Muslim) 10. Sujud. Kemudian bertakbir dan sujud dengan meletakkan tujuh anggota sujud ke lantai, yaitu wajah (kening dan hidung), dua telapak tangan, dua lutut dan kedua kaki (semua ujung jari kaki). Merapatkan jari-jemari tangan dan menghadapkannya ke arah kiblat serta meletakannya sejajar dengan bahu. Kemudian mengucapkan: Maha suci Alloh, Robbku yang Maha Tinggi. (HR. Abu Dawud, shahih) Atau membaca: )) )) س ب ان ر ا ا ع ل ى )) س ب ان اال اله ال ر الن ا ب م د ك اال اله ال اغ ف ر ل Maha suci Engkau, ya Alloh Robb kami, dan dengan memuji-mu, ya Alloh berilah aku ampun-an. (HR. al-bukhari dan Muslim) Ketika meletakkan kedua tangan dalam sujud, harus mengangkat lengan tangan ke atas dan tidak meletakkan lengan tangan menempel di tanah atau lantai. melarang hal tersebut dengan sabdanya: ااس ج ود أ ح د ك ر اع ان ب س اط اا ل ب اع ت د ا و ا ي ب س Lakukanlah sujud dengan sedang-sedang saja, dan janganlah salah seorang dari kalian menghampar-kan lengannya (di lantai) seperti anjing meng-hamparkan (kedua kaki depannya). (HR. al-bukhari dan Muslim) 11. Thuma ninah dalam Sujud. sabdanya: menganjurkan umatnya untuk mem-perbanyak doa ketika sujud dalam )) أ ق ر ب ا ي ون اا ع ب د ن ر ه و س اج ف د ك ر ا ااد ع اء (Keadaan) seorang hamba yang paling dekat dengan Robbnya adalah saat ia sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa (dalam sujud). (HR. Muslim)

12 Namun melarang membaca al-qur an ketika ruku dan sujud sebagaimana hadits yang lalu. Beliau juga melarang tergesa-gesa dalam sujud, se-baliknya beliau memerintahkan untuk thuma nīnah (tenang). ال اس ج د ح ت ت ط م ئ الن س اج دا Kemudian sujudlah hingga engkau thuma ninah (tenang) dalam sujud. (HR. al-bukhari dan Mus-lim) 12. Duduk di Antara Dua Sujud. Kemudian mengangkat kepala seraya bertakbir dan duduk di antara dua sujud. Lalu melipat ke belakang kaki kirinya dan duduk di atasnya. Menegakkan telapak kaki kanannya, dan meletakkan kedua telapak tangannya di paha dengan membuka telapak tangannya. Terkadang duduk iq ā, yaitu menegak-kan kedua telapak kakinya dan duduk di atas tumit, kemudian membaca: )) ر ب اغ ف ر ل ار ح ار ف ع اه د ن ع اف ار ز ق Wahai Robbku, ampunilah aku, rahmati aku, angkatlah derajatku, berilah aku petunjuk, ke-sehatan, dan rezeki. (HR. Abu Dawud, shahih) 13. Thuma ninah dalam Duduk di Antara Dua Sujud. memperlama posisi ini hingga ada yang berkata: Nabi lupa., dan beliau melarang meringankan-nya (tidak thuma nīnah). ال ار ف ع ح ت ت ط م ئ الن ج اا سا Kemudian bangkitlah (dari sujud) hingga thuma -ninah (tenang) dalam duduk (di antara dua sujud). (HR. al-bukhari dan Muslim) Kemudian sujud yang kedua sambil bertakbir dan melakukan seperti yang dilakukan pada sujud yang pertama.

13 Dengan demikian selesailah raka at pertama. Kemu-dian bangkit sambil bertakbir untuk mengerjakan raka at-raka at selanjutnya. Raka at kedua dikerjakan seperti pada raka at pertama tanpa takbiratul ihram dan bacaan istiftāh. Duduk dan Tasyahud Awal Kemudian duduk tasyahud awal di akhir raka at kedua. Duduk dengan cara iftirāsy seperti duduk di antara dua sujud (menegakkan telapak kaki kanan dan duduk di atas kaki kiri). Aisyah berkata: ) اا س ر ى ي ن ب ك ل ر ك ع ت اات ال ال ك ان ي ف ر ش ر ج ل ر ج ل اا م ك ان ي ق ول Nabi membaca tahiyyat pada setiap dua raka at dan (duduk iftirāsy) menghamparkan kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya. (HR. Muslim) Dan membaca doa tasyahud: اان ال ر ح الات هلل اا الل و ات ااط ال ب ات اا الس م ع ل أ ي ه ا اهلل ر ك ات اا الس م ع ل ن ا )) اات ال ع ل ى ع ب اد اهلل اا ال ا ل أ ه د أ ن ا أ الن م المد ا ع ب د ر س وا ال اهلل أ ه د Segala penghormatan hanya untuk Alloh, demi-kian pula doa dan kebaikankebaikan. Semoga kesejahteraan terlimpah atasmu, wahai Nabi, juga rahmat dan berkah-nya. Kesejahteraan semoga terlimpah atas kami dan hamba-hamba Alloh yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah selain Alloh dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Alloh. (HR. Abu Dawud dan ad-daruquthni, shahih) Ketika tasyahud awal, bukalah telapak tangan kiri dan letakkanlah di paha kiri. Dan letakkan tangan kanan di atas paha kanan serta genggamlah tangan kanan ke-cuali jari telunjuk, diarahkan ke depan dan memberi isyarat dengannya. Dibolehkan mengepalkan kelingking dan jari manis dan membuat lingkaran dengan jari te-ngah dan jempol serta mengangkat telunjuknya. Kemudian bangkit bertakbir dengan mengangkat kedua tangan untuk raka at ketiga. Dan membaca surat al-fatihah dan tidak membaca sesuatupun setelahnya. Ruku dan sujud seperti pada raka at sebelumnya. Kemudian melanjutkan raka at keempat dan mela-kukan seperti yang dilakukan pada raka at ketiga. (

14 Duduk Tasyahud Akhir Setelah sampai di akhir raka at keempat pada shalat Zhuhur, Ashar dan Isya atau raka at ketiga pada shalat Maghrib, maka duduk untuk tasyahud akhir. Duduk tasyahud akhir dengan tawarruk, yaitu me-nempelkan pantat kiri ke lantai dan mengeluarkan kaki kirinya dari satu sisi dengan menjadikannya berada di bawah paha dan betis kanannya. Serta dengan mene-gakkan telapak kaki kanan. Abu Humaid as-saidi berkata tentang sifat shalat Nabi dalam tasyahud akhir: اا الرك ع اا الرك ع ت ( ف إ ا ج ل ج ل ع ل ى ن ب اا م ر ج ل اا س ر ى ا ج ل اآل ر ج ل اا س ر ى ن ب ر ة ق الدم اا ر ى ق ع د ع ل ى ق ع د ت ) Apabila Nabi duduk pada raka at kedua; beliau duduk di atas kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya. Apabila beliau duduk pada raka at terak-hir, beliau memajukan kaki kirinya dan menegak-kan kaki kanannya, serta duduk di atas pantatnya. (HR. al-bukhari) Dan dalam keadaan ini, disyariatkan meletakkan tangan kiri di atas paha kiri dengan telapak tangan terbuka. Serta meletakkan tangan kanan di atas paha ka-nan dengan keadaan tergenggam kecuali jari telunjuk. Zubair bin Awwam berkata: اا م ع ل ى ف ذ اا م ر ك ب ت اا س ر ى ع ي د أ ار إ ص ب ع ) ( ع ي د اا س ر ى ع ل ى Dan Nabi meletakkan tangannya yang kiri di atas lutut kirinya dan meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya, serta beliau mengisyaratkan dengan jari (telunjuk)nya. (HR. Muslim) 14. Membaca Tasyahud Akhir. Dan pada duduk ini, disyariatkan membaca bacaan tasyahud, yaitu: اا الل و ات ااط ال ب ات اا الس م ع ل أ ي ه ا اان ال ر ح اهلل ر ك ات اا الس م ع ل ن ا )) اات ال الات هلل ع ل ى ع ب اد اهلل اا ال ا ل أ ه د أ ن ا أ الن م المد ا ع ب د ر س وا ال اهلل أ ه د Adapun dalil kewajiban membaca tasyahud tersebut adalah sabda Nabi :

15 )) ف إ ا ص ل الى أ ح د ك ف ل ق ل اات ال الات هلل... Apabila salah seorang dari kalian shalat, maka bacalah: at-tahiyyatu lillah. (HR. al-bukhari dan Muslim) 15. Membaca Shalawat. Setelah membaca tahiyyat, dilanjutkan dengan membaca shalawat Nabi hukumnya wajib. Adapun di antara bacaan shalawat Nabi adalah: ر اه ن ال ح د )) اال اله ال ص ل ع ل ى م المد ع ل ى ل م المد ك م ا ص ل ال ت ع ل ى ل ر اه ر اه م د اال اله ال ار ك ع ل ى م المد ع ل ى ل م المد ك م ا ع ل ى ل ر اه ار ك ت ن ال ح د م د Ya Alloh, berikanlah rahmat kepada Muham-mad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Alloh, berikanlah karunia kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Eng-kau memberkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (HR. al- Bukhari dan Muslim) karena pernah mendengar seseorang meman-jatkan doa dalam shalatnya, tetapi tanpa mengucapkan pujian kepada Alloh dan shalawat kepada beliau, lalu beliau bersabda kepadanya: أ ح د ك ف ل ب د أ ت م ج د ر ج الل ع الز )) ع ج ل ه ذ ا ال د ع ا ف ق ال ا أ ا غ ري ا ص ل الى اا الن اء ع ل ال ي ل ي ع ل ى اان ال ال ي د ع و ب ا اء Orang ini tergesa-gesa.. Kemudian beliau memanggil orang tersebut, lalu bersabda kepadanya atau orang lainnya: Apabila seseorang shalat, maka hendaklah ia memulai membaca tahmīd dan pujian kepada Alloh, kemudian mengucapkan shalawat Nabi shahih), lalu memanjatkan doa yang diinginkannya. (HR. Abu Dawud, Doa Sebelum Salam Jika telah selesai dari tasyahud akhir hendaknya meminta perlindungan kepada Alloh dari empat hal dengan membaca:

16 ن ع ذ اب ج ه ن ال ن )) اال اله ال ن أ ع و اا م م ات ن ر ف ت ن اا م س اا الد الجال ع ذ اب اا ق ب ن ف ت ن اا م ا Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-mu dari siksa neraka Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah (cobaan) hidup dan mati serta dari fitnah (cobaan) Dajjal. (HR. al-bukhari dan Muslim) Atau membaca doa lain yang telah disyariatkan oleh, misalnya: )) اال اله ال ن ظ ل م ت ن ف س ي ظ ل م ا ك ري ا ي غ ف ر ااذ ن و ب ع ن د ك ار ح ن ال أ ن ت اا غ ف ور اا الرح ال أ ن ت ف اغ ف ر ل غ ف ر ة ن Ya Alloh, sesungguhnya aku banyak menzhalimi diriku dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau. Maka ampunilah dosa-dosaku dengan pengampunan dari-mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (HR. al-bukhari dan Muslim) Atau doa: )) اال اله ال ح اس ب ح س ا ا ي س ري ا Ya Alloh, hitunglah (amal)ku dengan perhitungan yang mudah. (HR. Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan al-hakim) Atau dengan doa-doa lainnya yang disyariatkan. 16. Salam. Kemudian menutup shalatnya dengan mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan: Semoga keselamatan dan rahmat Alloh atas ka-lian. )) اا الس م ع ل ر ح اهلل Hingga telihat pipi kanannya oleh orang yang ada di belakangnya. Dan menoleh ke sebelah kirinya demikian pula sambil mengucapkan: )) اا الس م ع ل ر ح اهلل Sa ad berkata: ي س ل ع ن ن ع ن ي س ار ح ال ت أ ر ى ا د ) ( ك ن ت أ ر ى ر س ول اهلل

17 Aku melihat mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri hingga aku melihat putih pipinya. (HR. Muslim) 17. Tertib. Karena dalam mengerjakan shalatnya selalu berurutan, maka umatnya pun harus mengikuti urutan tata cara shalat yang telah dicontohkan beliau. Hal ini juga sebagaimana sabda : أ ص ل ي )) ص ل و ا ك م ا ر أ ي ت م و ن Shalatlah kalian, seperti kalian melihatku shalat. (HR. al-bukhari dan Muslim) Sujud Sahwi Jika seseorang lupa melakukan tasyahud awal dan mengingatnya di akhir shalatnya, maka disunnahkan untuk melakukan sujud sahwi sebelum salam sebagai gantinya. Abdullah bin Buhainah berkata: ف ق ام اان الاس ع ح ااظ ه ر ف ق ام اا الرك ع ت ال ت اا الا ل ي ل ( أ الن اان ال ال ص ل الى ا ق ض ى ال اا ال ة ان ت ظ ر اان الاس ت س ل م ك ب ال ر ه و ج اا س ج د س ج د ت ق ب ل أ ن ي س ل Bahwasannya Nabi mengimami shalat Zhuhur, beliau berdiri langsung setelah dua raka at pertama dan tidak duduk (tasyahud awal), para jama ah berdiri mengikutinya. Kemudian ketika hampir selesai shalat dan jama ah menunggu beliau salam, beliau bertakbir dalam keadaan duduk dan melakukan su-jud dua kali sebelum salam, kemudian beliau salam. (HR. al-bukhari dan Muslim) Saudara-Saudaraku Kaum Muslimin... Demikianlah yang dapat kami susun dari tata cara shalat Nabi sejak takbir hingga salam sebagaimana yang diuraikan dalam hadits-hadits yang shahih. mengabarkan bahwa shalat adalah pelipur diri dan penenang jiwanya. Maka hendaknya seorang Muslim dan kita semua menjaga shalatnya sebagaimana yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh, hingga menjadi cahaya dan keselamatan baginya pada hari kiamat kelak, serta shalatnya tersebut dapat mencegahnya dari perbuatanperbuatan keji dan munkar ketika hidup di dunia, sebagaimana Alloh berfirman: ) س ل ال

18 dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatanperbuatan) keji dan munkar... (QS. al- Ankabut [29]: 45) Dan semoga Alloh menerima shalat-shalat kita selama ini, baik shalat fardhu yang wajib kita kerjakan maupun shalat-shalat sunnah yang berfungsi sebagai penyulam kekurangan dari shalat fardhu kita tersebut. Amin... Semoga shalawat dan salam sejahtera tercurah atas Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya Da i Nusantara

Disebarluaskan melalui: website: TIDAK untuk tujuan KOMERSIL

Disebarluaskan melalui: website:    TIDAK untuk tujuan KOMERSIL Judul Penyusun Lay out : Ayo Shalat Bersamaku : Ummu Abdillah al-buthoniyyah : MRM Graph Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.org e-mail: redaksi@raudhatulmuhibbin.org TIDAK untuk

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI. Melaksanakan tatacara salat fardu dan sujud sahwi

STANDAR KOMPETENSI. Melaksanakan tatacara salat fardu dan sujud sahwi STANDAR KOMPETENSI Melaksanakan tatacara salat fardu dan sujud sahwi KOMPETENSI DASAR Menjelaskan tatacara salat lima waktu Menghafal bacaan-bacaan salat lima waktu Menjelaskan ketentuan waktu salat lima

Lebih terperinci

DI BULAN SUCI RAMADHAN

DI BULAN SUCI RAMADHAN AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Disusun Oleh: Mohammad Iqbal Ghazali. MA Murajaah : Abu Ziyad ا عمال رمضانية Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

Lebih terperinci

SUJUD SAHWI Syaikh Muhammad bin Shalih Al- Utsaimin

SUJUD SAHWI Syaikh Muhammad bin Shalih Al- Utsaimin Pendahuluan SUJUD SAHWI Syaikh Muhammad bin Shalih Al- Utsaimin Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita Muhammad yang telah menyampaikan risalah dengan

Lebih terperinci

Hukum-Hukum Shalat. Disusun Oleh: Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijry. Penerjemah : Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad

Hukum-Hukum Shalat. Disusun Oleh: Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijry. Penerjemah : Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad Hukum-Hukum Shalat Disusun Oleh: Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijry Penerjemah : Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad التويجري ا حكام الصلاة محمدبن ا براهيم بنعبد ا Maktab Dakwah Dan Bimbingan

Lebih terperinci

BAB VI SHALAT WAJIB. Standar Kompetensi (Fiqih) 6. Mema hami Tatacara. Kompetensi Dasar 6.1 Menjelaskan. Indikator

BAB VI SHALAT WAJIB. Standar Kompetensi (Fiqih) 6. Mema hami Tatacara. Kompetensi Dasar 6.1 Menjelaskan. Indikator Standar Kompetensi (Fiqih) 6. Mema hami Tatacara Shalat Wajib Kompetensi Dasar 6.1 Menjelaskan ketentuanketentuan shalat wajib 6.2 Mempraktik kan shalat wajib BAB VI SHALAT WAJIB Indikator 1. Menjelaskan

Lebih terperinci

KHUSYUK dan TUMAKNINAH DALAM SHALAT

KHUSYUK dan TUMAKNINAH DALAM SHALAT KHUSYUK dan TUMAKNINAH DALAM SHALAT Disusun Oleh: Fahd At Tuwim Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad الخشوع في الصلاة الفريقالا ندونيسي Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 KHUSYUK dan TUMAKNINAH

Lebih terperinci

: The Prostration of Forgetfulness : Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin

: The Prostration of Forgetfulness : Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Judul Asli Penulis : The Prostration of Forgetfulness : Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Judul Terjemahan : Tata Cara Sujud Sahwi Alih Bahasa : Ummu Abdillah al-buthoniyah Editor : Muhammad Rivai

Lebih terperinci

CARA I TIDAL. Pengertian

CARA I TIDAL. Pengertian MAJLIS TAFSIR AL-QUR AN (MTA) PUSAT http://www.mta-online.com e-mail : humas_mta@yahoo.com Fax : 0271 661556 Jl. Serayu no. 12, Semanggi 06/15, Pasarkliwon, Solo, Kode Pos 57117, Telp. 0271 643288 Ahad,

Lebih terperinci

10 114, Sujud Syukur dan Sujud Tilawah Daftar Bahasan Pengertian Hal-Hal yang Mengharuskan Sujud Sahwi Cara Melaksanakan Sujud Syukur Pengertian Sujud Syukur Cara Melakukan Sujud Syukur Sujud Tilawah Pengertian

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 13 Shalat Bagi Mereka yang Udzur 128 Daftar Bahasan Pengertian Udzur Shalat Orang Sakit Beberapa Hukum Berkenaan dengan Shalat Orang Sakit Shalat Orang Musafir Makna Safar (Bepergian) Mengqashar Salat

Lebih terperinci

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullah,

Lebih terperinci

dihadapan-nya dan ikhlas karena-nya, serta hadir hati dalam berzikir, berdoa dan memuji. (Ahlul Ma rifah) 9. II 27 salatlah kalian sebagaimana kalian

dihadapan-nya dan ikhlas karena-nya, serta hadir hati dalam berzikir, berdoa dan memuji. (Ahlul Ma rifah) 9. II 27 salatlah kalian sebagaimana kalian DAFTAR TERJEMAH No. KUTIPAN TERJEMAH BAB HAL 1. I 2 Hisyam bin Ammar berkata kepada kami, Hafsh bin Sulaiman berkata kepada kami, Katsir bin syindhir berkata kepada kami, dari Muhamad bin Sirin, dari Anas

Lebih terperinci

Hal-Hal Yang Diwajibkan dalam Shalat

Hal-Hal Yang Diwajibkan dalam Shalat Hal-Hal Yang Diwajibkan dalam Shalat Disusun Oleh: Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijry Penerjemah : Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad واجبات الصلاة محمدبن ا براهيمبنعبد ا التويجري Maktab Dakwah

Lebih terperinci

Bismillahirrahmanirrahim

Bismillahirrahmanirrahim Bismillahirrahmanirrahim Allah Ta ala berfirman (yang artinya), Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya (QS. Al Mu`minun : 1-2) Allah Ta ala juga

Lebih terperinci

Beberapa Kesalahan Dalam Shalat

Beberapa Kesalahan Dalam Shalat Beberapa Kesalahan Dalam Shalat لصلا يف خطا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-syaqawi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1431 1 لصلا يف خطا»

Lebih terperinci

SUNNAH NABI. Dan dikuatkan dengan Hadist dari Imam Bukhari disalah satu bab yaitu: sunnahnya berwudhu sebelum mandi

SUNNAH NABI. Dan dikuatkan dengan Hadist dari Imam Bukhari disalah satu bab yaitu: sunnahnya berwudhu sebelum mandi SUNNAH NABI Hal yang ingin saya sampaikan dalam kultum pagi hari ini tentang sunnah nabi yang sering disepelekan, saya hanya ingin menyampaikan 9 sunnah dari sekian banyak sunnah diantaranya yaitu : 1.

Lebih terperinci

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orangorang yang ruku (Al Baqarah : 43)

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orangorang yang ruku (Al Baqarah : 43) Mari sholat berjamaah Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orangorang yang ruku (Al Baqarah : 43) Jangan Sia-Siakan Shalat Allah SWT berfirman:. Maka datanglah sesudah mereka,

Lebih terperinci

RISALAH DOA. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

RISALAH DOA. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. RISALAH DOA ZIKIR DAN DOA WAKTU PAGI / PETANG Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. 1 Allah tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus

Lebih terperinci

3 Syarat-Syarat Sahnya Shalat 84 Daftar Bahasan Masuknya waktu shalat Bersih dan suci dari hadats Pakaian dan badan yang suci Menutup aurat Menghadap kiblat Pertama. Masuknya waktu shalat Shalat wajib

Lebih terperinci

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah Ramadhan dan Taubat Kepada Allah [ Indonesia Indonesian ] Penyusun : Tim Situs Islam Tanya Jawab Terjemah : Team Indonesia Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430 : : : 2009-1430 Ramadhan dan Taubat

Lebih terperinci

SIFAT WUDHU NABI. 2. Kemudian berkumur-kumur (memasukkan air ke mulut lalu memutarnya di dalam dan kemudian membuangnya)

SIFAT WUDHU NABI. 2. Kemudian berkumur-kumur (memasukkan air ke mulut lalu memutarnya di dalam dan kemudian membuangnya) SIFAT WUDHU NABI Apabila seorang muslim mau berwudhu, maka Hendaknya ia berniat di dalam hatinya, kemudian membaca Basmalah, sebab Rasulullah bersabda: ال و ض و ء ل م ن ل ي ذ ك ر اس م الل ه ع ل ي ه "Tidak

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH Oleh: رحمه اهلل Imam Ibnu Katsir Download > 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. سورة الشرح TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH (Bukankah Kami telah Melapangkan) 1 "Dengan menyebut Nama

Lebih terperinci

Kajian Islam : Tatacara Berwudhu oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin

Kajian Islam : Tatacara Berwudhu oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Kajian Islam : Tatacara Berwudhu oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Cara Wudhu : Bismillahirrahmanirrahim. Apabila seorang muslim mau berwudhu, maka hendaknya ia berniat di dalam hatinya,

Lebih terperinci

TAWASSUL. Penulis: Al-Ustadz Muhammad As-Sewed

TAWASSUL. Penulis: Al-Ustadz Muhammad As-Sewed TAWASSUL Penulis: Al-Ustadz Muhammad As-Sewed Setelah kita mengetahui bahaya kesyirikan yang sangat besar di dunia dan akhirat, kita perlu mengetahui secara rinci bentuk-bentuk kesyirikan yang banyak terjadi

Lebih terperinci

ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH

ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH Bagi orang yang ingin melakukan safar hendaknya belajar mengumpulkan bekal yang bermanfaat, salah satunya yaitu belajar tentang adab dan doa ketika hendak dan ketika safar

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI. dengan ibadah-ibadah yang lainnya. Rasulullah SAW bersabda:

BAB II KAJIAN TEORI. dengan ibadah-ibadah yang lainnya. Rasulullah SAW bersabda: BAB II KAJIAN TEORI A. Pembelajaran Shalat Pembelajaran shalat yang terdapat dalam ilmu fiqih bahwa shalat merupakan rukun islam yang kedua setelah syahadat. Shalat merupakan salah satu bentuk ibadah yang

Lebih terperinci

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2)

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2) Ditulis oleh slam Center FATWA-FATWA PLHAN (18) Hukum Menyembelih untuk selain Allah Pertanyaan: Apakah hukum menyembelih untuk selain Allah? Jawaban: Sudah kami jelaskan dalam kesempatan lain bahwa tauhid

Lebih terperinci

HambaKu telah mengagungkan Aku, dan kemudian Ia berkata selanjutnya : HambaKu telah menyerahkan (urusannya) padaku. Jika seorang hamba mengatakan :

HambaKu telah mengagungkan Aku, dan kemudian Ia berkata selanjutnya : HambaKu telah menyerahkan (urusannya) padaku. Jika seorang hamba mengatakan : Membaca AlFatihah Pada saat membaca AlFatihah inilah sebenarnya esensi dari dialog dengan Allah. Karena disebutkan dalam sebuah hadits Qudsi bahwa setiap ayat yang dibaca seseorang dari AlFatihah mendapat

Lebih terperinci

PANDUAN LENGKAP SOLAT

PANDUAN LENGKAP SOLAT PANDUAN LENGKAP SOLAT CARA BERWUDHU AZAN & IQAMAH CARA BERSOLAT [MSCLUK@2016] Cara Berwudhu A. ADAB BERWUDHU 1. Wuduk ertinya membersihkan anggota wuduk untuk menghilangkan hadas kecil dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB IX MACAM - MACAM SUJUD

BAB IX MACAM - MACAM SUJUD Standar Kompetensi (Fiqih) BAB IX MACAM - MACAM SUJUD : 6. Memahami macam-macam sujud Kompetensi Dasar : 6.1. Menjelaskan pengertian sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah. 6.2. Menjelaskan tatacara

Lebih terperinci

Jika kamu mengikuti kebanyakan manusia di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. [Q.S. 6 : 116]

Jika kamu mengikuti kebanyakan manusia di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. [Q.S. 6 : 116] Untuk selamat dari siksa neraka, mungkin adalah suatu yang sangat mustahil bagi kita karena memang Mayoritas manusia memang tersesat.dalam Al-Qur an sendiri sudah menegaskan hal itu. Jika kamu mengikuti

Lebih terperinci

Mam MAKALAH ISLAM. Tuntunan Islam tentang Gerhana

Mam MAKALAH ISLAM. Tuntunan Islam tentang Gerhana Mam MAKALAH ISLAM Tuntunan Islam tentang Gerhana 8 Oktober 2014 Makalah Islam Tuntunan Islam tentang Gerhana Dr. H. Muchtar Ali, M. Hum (Direktur Urais dan Binsyar Kemenag RI) Sebuah fenomena alam akan

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 6 196 Daftar Bahasan Pengertian Anjuran Melakukan Hukum Syarat-Syarat Waktu di Sepuluh Malam Terakhir Bulan Ramadhan Hikmah di Balik Anjuran Hal-Hal yang Dibolehkan Bagi Orang yang Hal-Hal yang Membatalkan

Lebih terperinci

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif Publication : 1436 H, 2015 M Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Oleh : Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abd. Lathif

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

E٤٨٤ J٤٧٧ W F : :

E٤٨٤ J٤٧٧ W F : : [ ] E٤٨٤ J٤٧٧ W F : : MENGHORMATI ORANG LAIN "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang tua dan tidak menyayangi yang muda dari kami." Orang yang paling pantas dihormati dan dihargai

Lebih terperinci

Sejumlah ulama berpendapat bahwa menjalankan shalat berjamaah mengandung banyak nilai kebaikan, diantaranya berikut;

Sejumlah ulama berpendapat bahwa menjalankan shalat berjamaah mengandung banyak nilai kebaikan, diantaranya berikut; Kkeberkahan puasa yang bentuk konkretnya bisa kita saksikan di bulan Ramadhan. Saat bulan itu ada ibadah shalat Tarawih dan kecendenderungan umat untuk bersemangat menjalankan shalat berjamaah. Kebaikan

Lebih terperinci

Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR

Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR حفظه هللا Ustadz Abu Ismail Muslim al-atsari Publication 1436 H/ 2015 M MENZHALIMI RAKYAT TERMASUK DOSA BESAR Sumber: Majalah As-Sunnah, No.08 Thn.XVIII_1436H/2014M

Lebih terperinci

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Khutbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Ternyata Hari Jum at itu Istimewa

Ternyata Hari Jum at itu Istimewa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Institut Pertanian Bogor Ternyata Hari Jum at itu Ternyata Hari Jum at itu Istimewa Penyusun: Ummu Aufa Muraja ah: Ustadz Abu Salman Saudariku, kabar gembira untuk kita

Lebih terperinci

3 Wasiat Agung Rasulullah

3 Wasiat Agung Rasulullah 3 Wasiat Agung Rasulullah Dalam keseharian kita, tidak disangsikan lagi, kita adalah orang-orang yang senantiasa berbuat dosa menzalimi diri kita sendiri, melanggar perintah Allah atau meninggalkan kewajiban

Lebih terperinci

Tatkala Menjenguk Orang Sakit

Tatkala Menjenguk Orang Sakit هللا ىلص Doa-doa Rasulullah Tatkala Menjenguk Orang Sakit Publication : 1438 H_2017 M DOA-DOA RASULULLAH TATKALA MENJENGUK ORANG SAKIT حفظو هللا Oleh Ustad Abu Minhal, Lc Disalin dari Majalah As-Sunnah_Baituna,

Lebih terperinci

UNTUK KALANGAN SENDIRI

UNTUK KALANGAN SENDIRI SHALAT GERHANA A. Pengertian Shalat gerhana dalam bahasa arab sering disebut dengan istilah khusuf (الخسوف) dan jugakusuf (الكسوف) sekaligus. Secara bahasa, kedua istilah itu sebenarnya punya makna yang

Lebih terperinci

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf I TIKAF Pengertian I'tikaf Secara harfiyah, I tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah

Lebih terperinci

Sujud Sahwi. Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin. 16 Mei Didownload dari:

Sujud Sahwi. Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin. 16 Mei Didownload dari: Didownload dari: http://www.vbaitullah.or.id Sujud Sahwi Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin 16 Mei 2004 Banyak orang yang tidak faham tentang sujud sahwi dalam shalat. Diantaranya ada yang meninggalkan

Lebih terperinci

DIANTARA AMALAN UNTUK MEMAKMURKAN RAMADHAN

DIANTARA AMALAN UNTUK MEMAKMURKAN RAMADHAN DIANTARA AMALAN UNTUK MEMAKMURKAN RAMADHAN 1. Membaca Al Qur an Bulan Ramadhan itulah bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur an yang menjadi petunjuk bagi manusia, dan menjadi keterangan-keterangan dari

Lebih terperinci

Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat

Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat فضل حكبكري ىل لصلا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-syaqawi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1431 1

Lebih terperinci

SHOLAT WITIR (Bagian Tiga : Macam-Macam Sholat Sunnah)

SHOLAT WITIR (Bagian Tiga : Macam-Macam Sholat Sunnah) p SHOLAT WITIR (Bagian Tiga : Macam-Macam Sholat Sunnah) A. Hukum Sholat Witir Sholat witir adalah sunnah mu akkad yang diistimewakan oleh Rosululloh. Demikian pendapat yang dipilih oleh umhur Ulama (mayoritas

Lebih terperinci

Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain. Oleh: Muhsin Hariyanto

Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain. Oleh: Muhsin Hariyanto Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain Oleh: Muhsin Hariyanto AL-BAIHAQI, dalam kitab Syu ab al-îmân, mengutip hadis Nabi s.a.w. yang diriwayatkan oleh Abdullah ibn Amr ibn al- Ash: Ridha Allah bergantung

Lebih terperinci

Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan

Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Dapatkan ± 200 ebook Islam secara Gratis di.. http://ibnumajjah.wordpress.com/ Segala puji hanya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 2011), hlm. 9. (Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2007), hlm Rois Mahfud, Al-Islam Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Erlangga,

BAB I PENDAHULUAN. 2011), hlm. 9. (Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2007), hlm Rois Mahfud, Al-Islam Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Erlangga, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia lahir ke alam dunia dalam keadaan yang paling sempurna. Selain diberi akal manusia juga diberi kesempurnaan jasmani. 1 Dengan akal dan jasmani yang sempurna

Lebih terperinci

SHALAT-SHALAT SUNNAH (Ustzh. Dian, S.Ag, M.Ag, Dosen STAI Bina Madani, Tangerang)

SHALAT-SHALAT SUNNAH (Ustzh. Dian, S.Ag, M.Ag, Dosen STAI Bina Madani, Tangerang) No.19/Th.2/Jumadil Ula 1429H/Mei 2008 Jum at - II SHALAT-SHALAT SUNNAH (Ustzh. Dian, S.Ag, M.Ag, Dosen STAI Bina Madani, Tangerang) Shalat adalah ibadah yang terdiri dari kata-kata dan perbuatan yang diawali

Lebih terperinci

!!" #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/" 4./" 56 * % &' &()*+&, " "# $ %! #78*5 9: ;<*% =7" >1?@*5 0 ;A " 4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. "/ 4!

!! #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/ 4./ 56 * % &' &()*+&,  # $ %! #78*5 9: ;<*% =7 >1?@*5 0 ;A  4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. / 4! [ ] E٤٩١ J٤٨٧ W F : : Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Sesungguhnya agama mewajibkan kepada para pengikutnya (berbuat baik) dalam segala hal dan tidak ridha dari para pengikutnya

Lebih terperinci

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

TATA CARA BERWUDHU. Kemudian membasuh kedua tangan sebanyak sekali dari ujung jari hingga mencapai siku.melakukannya sebanyak tiga kali adalah sunat.

TATA CARA BERWUDHU. Kemudian membasuh kedua tangan sebanyak sekali dari ujung jari hingga mencapai siku.melakukannya sebanyak tiga kali adalah sunat. TATA CARA BERWUDHU Shalat tidak sah tanpa wudhu, dan wudhu hendaknya menggunakan air yang g suci, yakni air yang masih berada dalam keadaan asli menurut penciptaannya, seperti air laut, air sumur, mata

Lebih terperinci

yuslimu-islaman. Bukti ketundukan kepada Allah SWT itu harus dinyatakan dengan syahadat sebagai sebuah pengakuan dalam diri secara sadar akan

yuslimu-islaman. Bukti ketundukan kepada Allah SWT itu harus dinyatakan dengan syahadat sebagai sebuah pengakuan dalam diri secara sadar akan HADITS KEDUA 4 Arti Hadits / : Dari Umar r.a. juga dia berkata : Ketika kami dudukduduk di sisi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju

Lebih terperinci

Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah

Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Selain itu hukum wajib atas Khutbah Jum'at, dikarenakan Nabi tidak pernah meninggalkannya. Hal ini termasuk dalam keumuman hadits:

Selain itu hukum wajib atas Khutbah Jum'at, dikarenakan Nabi tidak pernah meninggalkannya. Hal ini termasuk dalam keumuman hadits: KHUTBAH JUM AT Khutbah Jum'at adalah salah satu rukun dari shalat Jum'at. Nabi menganjurkan kita untuk mendengarkan khutbah Jum'at. Bahkan pahala shalat Jum'at kita akan gugur ketika kita berbicara saat

Lebih terperinci

MACAM-MACAM SUJUD A. MATERI POKOK

MACAM-MACAM SUJUD A. MATERI POKOK BAB 6 MACAM-MACAM SUJUD Standar Kompetensi : 6. Memahami macam-macam sujud Kompetensi Dasar : 6.1. Menjelaskan pengertian sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah 6.2. Menjelaskan tata cara sujud syukur,

Lebih terperinci

Bab 4 Belajar Mendirikan Shalat Berlatih Akhlak Mulia Membangun Kesejahteraan Umat

Bab 4 Belajar Mendirikan Shalat Berlatih Akhlak Mulia Membangun Kesejahteraan Umat Bab 4 Belajar Mendirikan Shalat Berlatih Akhlak Mulia Membangun Kesejahteraan Umat Al Qur an merupakan petunjuk dari Allah Swt bagi makhluknya, jin dan manusia, yang harus diikuti sebagai pedoman dalam

Lebih terperinci

Taqlid, Do'a Iftitah dan Shalawat HUKUM TAQLID, DOA IFTITAH DAN SHALAWAT KHUTBAH JUM'AT

Taqlid, Do'a Iftitah dan Shalawat HUKUM TAQLID, DOA IFTITAH DAN SHALAWAT KHUTBAH JUM'AT Pertanyaan: Taqlid, Do'a Iftitah dan Shalawat HUKUM TAQLID, DOA IFTITAH DAN SHALAWAT KHUTBAH JUM'AT Penanya: Nyakmat, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kauman, Pisang, Labuhan Haji, NAD (disidangkan

Lebih terperinci

Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka من جگا لعتق شهر مضا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Muhammad Ibn Syâmi Muthâin Syaibah Terjemah : Ahmad Zawawy Editor : Eko Abu Ziyad 2010-1431 من جگا لعتق شهر

Lebih terperinci

HADITS KEduapuluh tujuh Arti Hadits / :

HADITS KEduapuluh tujuh Arti Hadits / : HADITS KEduapuluh tujuh Arti Hadits / : Dari Nawwas bin Sam an radhiallahuanhu, dari Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam beliau bersabda: Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang

Lebih terperinci

Oleh: Shahmuzir bin Nordzahir

Oleh: Shahmuzir bin Nordzahir Oleh: Shahmuzir bin Nordzahir www.muzir.wordpress.com shahmuzir@yahoo.com Diturunkan pada Lailatul-Qadr إ ن ا أ ن ز ل ن اه ف ي ل ي ل ة ال ق د ر Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam

Lebih terperinci

Syarah Istighfar dan Taubat

Syarah Istighfar dan Taubat Syarah Istighfar dan Taubat Publication : 1438 H_2017 M SYARAH ISTIGHFAR DAN TAUBAT Disalin dari: Syarah Do'a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad, dengan koreksian Syaikh Dr. Sa'id

Lebih terperinci

Kaidah Fiqh BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR. Publication in CHM: 1436 H_2015 M

Kaidah Fiqh BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR. Publication in CHM: 1436 H_2015 M Kaidah Fiqh الط ه ار ة ا بت ي م ام ك ال ط ه ار اة ب ل م ا اء BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR حفظه هللا Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf Publication in CHM: 1436 H_2015 M Kaidah

Lebih terperinci

Kelemahan Hadits-Hadits Tentang Mengusap Muka Dengan Kedua Tangan Sesudah Selesai Berdo'a

Kelemahan Hadits-Hadits Tentang Mengusap Muka Dengan Kedua Tangan Sesudah Selesai Berdo'a Kelemahan Hadits-Hadits Tentang Mengusap Muka Dengan Kedua Tangan Sesudah Selesai Berdo'a Abdul Hakim bin Amir Abdat PENDAHULUAN Sering kita melihat diantara saudara-saudara kita apabila telah selesai

Lebih terperinci

"Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al Qur an) pada malam

Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al Qur an) pada malam Lebih baik dari seribu bulan ( ) ( ) 1 ( ) ( ) ( ) "Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al Qur an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari

Lebih terperinci

TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT

TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT [ Indonesia ] رساي ل في الطهارة والصلاة ] اللغة الا ندونيسية [ ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ MUHAMMAD BIN SHALEH AL- UTSAIMIN عبدالعزيز بن عبداالله بن باز محمد بن صالح العثيمين

Lebih terperinci

KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A

KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A ب اب ا لذ ك ر و الد ع اء Hadits No. 1567 Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah berfirman: Aku selalu bersama hamba-ku selama ia mengingat-ku dan kedua bibirnya

Lebih terperinci

Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam

Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam سلسلة توجيهات ا رشادية Disusun Oleh: Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1429 2008 سلسلة توجيهات إرشادية باللغة الا ندونيسية

Lebih terperinci

Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan

Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan Assalamu'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT dan mengumandangkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW beserta pengikutnya, kami

Lebih terperinci

malam bentangkan gelap, ia berdiri menyesali diri karena takut tiada tara menjadi teman kesedihan pada siang hari

malam bentangkan gelap, ia berdiri menyesali diri karena takut tiada tara menjadi teman kesedihan pada siang hari Bila malam bentangkan gelap, ia berdiri Ia menyesali diri karena takut tiada tara Ia menjadi teman kesedihan pada siang hari Bersimpuh dan bermunajat bila malam gelap Ia berkata, Kekasihku, Engkau harapanku

Lebih terperinci

Para wanita di bulan ramadhan

Para wanita di bulan ramadhan Para wanita di bulan ramadhan,, Sesungguhnya di sorga ada sebuah pintu yang bernama Ar Rayyan, yang mana pada hari kiamat akan di masuki oleh orang-orang yang berpuasa. Tidak ada yang bisa melewati pintu

Lebih terperinci

KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI (Lanjutan)

KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI (Lanjutan) Lembaran Da wah Nurul ISSN: 2086-0706 KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI (Lanjutan) Ust. Kamaludin, SE ABSTRAK Dalam edisi sebelumnya telah kami ketengahkan kewajiban Suami Terhadap Istri dan untuk edisi kali

Lebih terperinci

Wa ba'du: penetapan awal bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal menurut semua ulama, berdasarkan sabda Nabi r:

Wa ba'du: penetapan awal bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal menurut semua ulama, berdasarkan sabda Nabi r: Penetapan Awal Bulan dan Jumlah Saksi Yang Dibutuhkan hilal? Bagaimana penetapan masuknya bulan Ramadhan dan bagaimana mengetahui Dengan nama Allah I Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Tema: Anjuran Mencari Malam Lailatul Qadar

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Tema: Anjuran Mencari Malam Lailatul Qadar 14-06-2017 19 Ramadhan Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Anjuran Mencari Malam Lailatul Qadar Al-Bukhari 1876-1880, 1884 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi

Lebih terperinci

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi TATA URUTAN AMALAN Bab-bab sebelumnya merupakan dasar ilmu dan dasar hukum pelaksanaan amalan ini. Jangan sekali-kali ada yang mengamalkannya tanpa latar belakang ilmu yang cukup. Itu taklid namanya. Ajaran

Lebih terperinci

Tata Cara Sujud Tilawah

Tata Cara Sujud Tilawah Tata Cara Sujud Tilawah ] إندوني [ Indonesia Indonesian Syaikh Abdullah bin Jibrin Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2011-1432 فة سجود اتللاوة» باللغة الا ندونيسية «الشيخ

Lebih terperinci

VARIASI BACAAN BEBERAPA RIWAYAT BACAAN DO A. Bacaan Do a Istiftah

VARIASI BACAAN BEBERAPA RIWAYAT BACAAN DO A. Bacaan Do a Istiftah VARIASI BACAAN BEBERAPA RIWAYAT BACAAN DO A Bacaan Do a Istiftah الل ه م ب اع د ب ن و ب ن خ ط ا اي ك م ا ب اع د ت ب ن ال م ش ر ق و ال م غ ر ب الل ه م ن ق ن م ن ال خ ط ا ا ك م ا ن ق ى الث و ب و ال ب ر د

Lebih terperinci

BEBERAPA MASALAH YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN

BEBERAPA MASALAH YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN BEBERAPA MASALAH YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN NIAT Wajibnya Berniat Puasa Sebelum Terbit Fajar Shadiq (Waktu Subuh) Ketika Puasa Wajib Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam Barangsiapa yang tidak

Lebih terperinci

DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN

DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN Berikut ini kumpulan doa-doa yang dahsyat karena doa-doa ini terdapat dalam Al Qur anul Karim. Silahkan dibuka Al Qur annya masing-masing: 1. DOA MOHON AMPUNAN DAN

Lebih terperinci

KEM SOLAT. Oleh Hj Ahmad Junaidi Bin Mohamad Said Guru Al-Quran SMK BATU SEPULUH LEKIR SITIAWAN PERAK

KEM SOLAT. Oleh Hj Ahmad Junaidi Bin Mohamad Said Guru Al-Quran SMK BATU SEPULUH LEKIR SITIAWAN PERAK KEM SOLAT Oleh Hj Ahmad Junaidi Bin Mohamad Said Guru Al-Quran SMK BATU SEPULUH LEKIR 32020 SITIAWAN PERAK SOLAT FARDU RUKUN SUNAT TAJUK AB AD HAI AH MASBUQ MUWAFIQ SOLAT KETIKA SAKIT SOLAT JENAZAH SOLAT

Lebih terperinci

ISLAM IS THE BEST CHOICE

ISLAM IS THE BEST CHOICE KULIAH FAJAR MASJID AL-BAKRI TAMAN RASUNA KUNINGAN - JAKARTA SELATAN ISLAM IS THE BEST CHOICE Disusun oleh : Agus N Rasyad Sabtu, 16 Maret 2013 INTRODUCTION BEBERAPA CIRI KETETAPAN HATI, BAHWA ISLAM PILIHAN

Lebih terperinci

Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan

Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Lailatul Qadar. Rasulullah SAW Mencontohkan beberapa amal khusus terkait Lailatul Qadar ini, di antaranya:

Lailatul Qadar. Rasulullah SAW Mencontohkan beberapa amal khusus terkait Lailatul Qadar ini, di antaranya: Lailatul Qadar Malam Lailatul Qadar ialah malam diturunkan Al-Qur an dan dirinci segala urusan manusia seperti rezeki, kematian, keberuntungan, hidup dan mati. Malam itu ada di setiap bulan Ramadhan. Allah

Lebih terperinci

SEBAB-SEBAB PARA ULAMA BERBEDA PENDAPAT. (Dirangkum dari kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Raf ul Malaam an Aimatil A laam )

SEBAB-SEBAB PARA ULAMA BERBEDA PENDAPAT. (Dirangkum dari kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Raf ul Malaam an Aimatil A laam ) SEBAB-SEBAB PARA ULAMA BERBEDA PENDAPAT (Dirangkum dari kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Raf ul Malaam an Aimatil A laam ) I. Mukadimah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh berkata : - - :...

Lebih terperinci

Sunnah menurut bahasa berarti: Sunnah menurut istilah: Ahli Hadis: Ahli Fiqh:

Sunnah menurut bahasa berarti: Sunnah menurut istilah: Ahli Hadis: Ahli Fiqh: AL-HADIS KOMPETENSI DASAR: Menganalisis kedudukan dan fungsi al-hadis dalam agama Islam. Mengidentifikasi berbagai karakteristik yang berkaitan dengan al-hadis INDIKATOR: Mendeskripsikan kedudukan dan

Lebih terperinci

TAFSIR AL QUR AN UL KARIM

TAFSIR AL QUR AN UL KARIM TAFSIR AL QUR AN UL KARIM aku berlindung kepada Allah dari godaan Setan yang terkutuk. Tafsir : I. Makna Kalimat Ta awdudz Imam Ibnu Katsir rohimahulloh berkata dalam tafsinya : Al Istiadzah adalah berlindung

Lebih terperinci

Adab makan berkaitan dengan apa yang dilakukan sebelum makan, sedang makan dan sesudah makan.

Adab makan berkaitan dengan apa yang dilakukan sebelum makan, sedang makan dan sesudah makan. ADAB ISLAMI : ADAB SEBELUM MAKAN Manusia tidak mungkin hidup tanpa makan. Dengan makan manusia dapat menjaga kesinambungan hidupnya, memelihara kesehatan, dan menjaga kekuatannya. Baik manusia tersebut

Lebih terperinci

DO'A-DO'A IFTITAH. Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH

DO'A-DO'A IFTITAH. Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH DO'A-DO'A IFTITAH Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH Disalin dari: Sifat Shalat Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, Karya Syaikh al-albani Rahimahullah, Terbitan Media Hidayah, Yogyakarta, hal

Lebih terperinci

Menyikapi Fenomena Gerhana. Oleh: Muhsin Hariyanto

Menyikapi Fenomena Gerhana. Oleh: Muhsin Hariyanto Menyikapi Fenomena Gerhana Oleh: Muhsin Hariyanto Banyak kalangan, utamanya masyarakat awam, yang kurang memahami bagaimana menyikapi fenomena (alami) gerhana, baik (gerhana) matahari atau pun bulan. Bahkan

Lebih terperinci

Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga

Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????

Lebih terperinci

Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan

Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan Khutbah Jumat berikut ini berisi nasihat untuk senantiasa memanfaatkan segala kenikmatan hidup ini sebagai bekal dalam menghadapi masa yang akan datang (baca:

Lebih terperinci

DZIKIR PAGI (Dibaca dari shalat subuh hingga terbit matahari)

DZIKIR PAGI (Dibaca dari shalat subuh hingga terbit matahari) Ayat Kursi : DZIKIR PAGI (Dibaca dari shalat subuh hingga terbit matahari) 75. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), melainkan Dia yang hidup kekal, lagi terus menerus mengurus (makhluk-nya).

Lebih terperinci

ف ان ت ه وا و ات ق وا الل ه ا ن الل ه ش د يد ال ع ق اب

ف ان ت ه وا و ات ق وا الل ه ا ن الل ه ش د يد ال ع ق اب 7 Aliran yang menolak sunah/hadis rasul Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam sidangnya di Jakarta pada Tanggal 16 Ramadhan 1403 H. bertepatan dengan tanggal 27 Juni 1983 M., setelah : Memperhatikan

Lebih terperinci

"Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah"

Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah Sifat Wara' ك ن و ر ع ا ت ك ن ا ع ب د الن اس "Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah" Sesungguhnya orang yang mengenal Rabb-nya dan menempatkan-nya sebagaimana mestinya,

Lebih terperinci

MATAN. Karya Syaikh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab

MATAN. Karya Syaikh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab MATAN Karya Syaikh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab C MATAN AS-SITTATUL USHUL Z. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Termasuk perkara yang sangat menakjubkan dan tanda yang

Lebih terperinci

Ulama berselisih pendapat tentang hukum berdoa bagi kaum muslimin ketika khotbah kedua.

Ulama berselisih pendapat tentang hukum berdoa bagi kaum muslimin ketika khotbah kedua. Doa Khutbah Jumat 1. Berdoa untuk kaum muslimin ketika khotbah kedua Ulama berselisih pendapat tentang hukum berdoa bagi kaum muslimin ketika khotbah kedua. Pendapat pertama, hukum berdoa ketika khotbah

Lebih terperinci