Aspekpentingdalampenilaian proposal penelitian. Suminar Setiati Achmadi

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Aspekpentingdalampenilaian proposal penelitian. Suminar Setiati Achmadi ssachmadi@cbn.net.id"

Transkripsi

1 Aspekpentingdalampenilaian proposal penelitian Suminar Setiati Achmadi

2 Hakikattelaahproposal Dapat diperoleh proposal bermutu Terbebas dari benturan kepentingan Diperlukan tim penelaah yang objektif Diperlukan sistem& skor penilaian Satuproposal ditelaah> 1 orang Tim bekerja mandiri& membuat komentar terpadu Nilai& saran tim menjadi masukan bagi pengusul Masukan tim menjadi pertimbangan bagi Dit. Litabmas Dit. Litabmas memutuskan pemenang berdasarkan prioritas/ketersediaan dana

3 Perbedaanskemapenelitian (terutamaluarannya) Ustranas: Penaggulangan masalah nasional& spin-off KSLN&PubInt l: Jejaring kerja sama& publikasi int l. Stranas: Penanggulangan masalah nasional Hikom: Publikasi, buku ajar, HKI (apabila relevan) Rapid: Kerja sama dgn. industri, menghasilkan produk PU-PT: Produk teknologi, publikasi, HKI, kebijakan Hibah Tim Pascasarjana: Disertasi, tesis, publikasi PHB: Produk(tangible/intangible), HKI (bila relevan) Penelitian Fundamental: Publikasi Hibah Pekerti: Peningkatan kemampuan TPP Disertasi Doktor: Disertasi, publikasi, lulus tepat waktu

4 Sistempenilaianproposal Menggunakan form penilaian(manual/aplikasi) Kriteria& Indikator Penilaian Spesifik untuk setiap skema penelitian, dengan bobot berbeda Tim penelaah memberi skor setiap kriteria (Misalnya: skor1, 2, 4, 5, atau1, 2, 3, 5, 6, 7) Tidak ada nilai tengah; tegas memberi nilai Nilai= Bobotx Skor Lihat Panduan Pelaksanaan Penelitian Edisi IX 2013

5 Kelemahanumumproposal Perumusan masalah lemah Untuk penelitian berbiaya besar dan multitahun: belum ada kerja awal Metode tidak rinci,tidak dikaitkan dengan tata waktu danbiaya yang diusulkan Keprimeran dan kemutakhiran pustaka acuan Tidak mematuhi panduan penyusunan proposal (komponen gaji/upah, eligibilitaspeneliti, format) Track record luaran(publikasi, HKI) yg relevan(cv)

6 Gagasanpenelitian-proposal What? Why? Masalah yang akan diatasi Why you? How?

7 Contoh Sistem Penilaian Dosen Muda No KRITERIA INDIKATOR PENILAIAN BOBOT (%) SKOR NILAI 1 Perumusan Masalah Ketajaman Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian 30 2 Manfaat Hasil Penelitian Pengembangan Ipteks, Pembangunan, dan atau Pengembangan Kelembagaan 20 3 Tinjauan Pustaka Relevansi, Kemutakhiran, dan Penyusunan Daftar Pustaka 15 4 Metode Penelitian Ketepatan Metode yang Digunakan 25 5 Kelayakan Penelitian Kesesuaian Jadwal, Kesesuaian Keahlian Personalia, dan Kewajaran Biaya 10 J U M L A H 100 Skor: 1 = Sangat kurang, 2 = Kurang, 4 = Baik, 5 = Sangat baik Nilai = Bobot x Skor (batas lolos 350)

8 Contoh Sistem Penilaian Hibah Bersaing Kriteria Indikator penilaian Bobot (%) Skor Nilai 1 Perumusan masalah a Ketajaman perumusan 15 masalah b Tujuan penelitian 2 Luaran - Pengembangan ipteks c Pentingnya penelitian yang 35 - Penunjang pembangunan direncanakan - Pengembangan institusi 3 Tinjauan pustaka d Telaah pustaka/kemajuan 15 yang telah dicapai dan kajian pendahuluan 4 Metode e Desain penelitian 15 5 Kelayakan - Jadwal - Biaya - Personalia - Sarana/prasarana f Uraian umum 20 g Perincian anggaran h Biodata i Dukungan sarana/prasarana TOTAL 100

9 Kriteriapenilaianproposal MP3EI No 1 2 Kriteria Penilaian Tingkat keprioritasan dalam skala nasional dan solusi permasalahan yang ingin diatasi dalam program penelitian yang diusulkan Manfaat penelitian yang dapat diterapkan untuk memecahkan isu strategis sesuai MP3EI Bobot (%) 3 Keutuhan peta jalan (road map) penelitian 20 4 Rekam jejak (track record)tim peneliti dan kelayakan sumber daya lain 25 Jumlah Skor Nilai Skor: 1-7

10 No Borang penilaian monev terpusat MP3EI Kriteria Penilaian Kesesuaian hasil dengan isu strategis nasional 30 dengan MP3EI Tingkat realisasi kegiatan dibandingkan dengan 25 target yang direncanakan Luaran yang telah dicapai: a. Teknologi (proses/produk) 20 b. Model/kebijakan c. Karya kreatif Usulan kegiatan tahun berikutnya: a. Relevansi dan kesinambungan sasaran 25 b. Kelayakan keberlanjutan Jumlah 100 Bobot (%) Skor Nilai Skor: 1-7

11 Contohalasanpenolakan Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan tidak jelas Kontribusi hasil penelitian tidak jelas, kurang spesifik Pustaka kurang menunjang, tidak relevan, kurang mutakhir, umumnyabukanartikeljurnalilmiah/ paten, penyusunan daftar pustaka kurang baik Metode kurang tepat& kurang terperinci, langkah penelitian tidak jelas Kualifikasi tim peneliti kurang, anggaran biaya tidak terperinci atau dinilai terlalu tinggi, kesesuaian jadwal Lain-lain: Format salah, topik sudah banyak diteliti

12 Telaahsubstansiproposal Sistematika proposal setiap skema sedikit berbeda tetapi secara umum mencakup: Judul Penelitian& Abstrak Pendahuluan(Latar belakang, Rumusan masalah, Tujuan& Manfaat penelitian) Kajian Pustaka(Road-map apabila ada) Metode Penelitian Jadwal Kegiatan Daftar Pustaka Lampiran(Sarana& Prasarana, Anggaranpenelitian, Biodata tim peneliti) Setiap butir tsb harus ditelaah secara cermat, obyektif& taat asas

13 TelaahJudul& Abstrak Judul tidak terlalu panjang, spesifik(tidak general) sesuai dengan research question/permasalahan, & tidak menimbulkan multitafsir Abstrakharusditulisringkas, tetapimencakuppermasalahan, tujuan& target yang ingindicapai, sertametodepenelitian& rencana kegiatan Dengan membaca abstrak, secara garis besar sudah dapat dipahamitujuan& kegiatanyang akandilakukan, sertatarget yang ingin dicapai

14 TelaahBabPendahuluan Meliputi: Perumusan masalah tajam, mengarah, tujuan penelitian& kontribusinya jelas Daya ungkap peneliti tentang permasalahan lugas, bukan sekadar kliping dari bacaan yang dianggap relevan Uraian ringkas, langsung pada deskripsi masalah Masalah yang dirumuskan didukung pustaka/ informasi mutakhir(state of the art) Perlu ada cara pendekatan penyelesaian masalah Rumusan masalah tidak harus dengan kalimat tanya

15 Lanjutan: Cukup 2-3 paragraf, tidak lebih dari 2 halaman, dengan pernyataan-pernyataan yang lugas Untuk penelitian lanjutan, hasil penelitian sebelumnya perlu diungkap Ditulispernyataansingkatmengenaitujuan, seperti: menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan, menerapkan konsep/dugaan, membuat prototipe Tidakmenggunakankata mengetahui / memahami / melihat, yang terkesan hanya inventarisasi belaka Tujuan penelitian harus dapat memberi kesan bahwa akan ada perubahan(implikasi) dari hasil penelitian (Misalnya: perubahan kebijakan/iptek, bukan sekadar informasi baru)

16 TelaahBabKajianPustaka Cermati: kepustakaan kurang menunjang, pustaka tidak relevan& kurang mutakhir, bukan acuan primer Uraian terlalu ekstensif, banyak teori yang terkesan hanya kliping, kurang ada ulasan dari peneliti Mutu karya ilmiah ditentukan oleh mutu acuan (acuan primer: artikeljurnal, paten, & disertasiyang relevan10 tahun terakhir. Buku ajar = acuan sekunder) Menggambarkan bahwa state of the art dikuasai Lebih utama% keprimeran& kemutakhiran, bukan jumlah pustaka Tidak mengutip kutipan(misalnya: A dalam B)

17 Lanjutan: Perhatikan untuk pengacuan ke internet: Tidak sembarang mengacu Perhatikan otoritas keilmuan/kepakaran penulis Tidak semua informasi dari situs internet dapat dipertanggung-jawabkan isinya(tidak semua situs permanen) Lebih utama/dipilih acuan yang sifatnya cetakan Lazimnya artikel yang yang telah dipublikasikan menuliskan keterangan tambahan nama jurnal & terhubung berkala

18 TelaahBabMetodePenelitian Cermati: Metode kurang tepat& tidak rinci tahapannya Bukan metodologi penelitian tak perlu ada definisi tentang metode Metodeyang digunakansudahout of date Tahapan penelitian dideskripsikan dengan jelas agar dapat menjustifikasi jadwal kerja& biaya Apabila ada sampling, harus ada teknik samplingnya Cara analisis data harus dijelaskan dengan baik Untukpenelitianmultitahun, harusdijelaskankegiatan & target/luaran tahunan dalam bentuk bagan alir

19 TelaahBabJadwalKegiatan Cermati: Jadwal harus sesuai dengan skema penelitian dan wajar(misalnya 10 bulan/tahun) Kegiatan bersifat multitahun(kecuali Penelitian Dosen Pemula; Penelitian Fundamental bisa 1 tahun) Digambarkan dengan diagram palang Pelaksanaan kegiatan rinci sesuai dengan yang tertera pada Metode Penelitian Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan wajar (tidak diulur-ulur) Beberapa kegiatan dapat dilakukan serempak& tidak perlu berurutan(apalagibanyakanggotatimyang terlibat& multidisiplin)

20 TelaahDaftarPustaka Sistem penulisan acuan harus baku Sistem nama-tahun(harvard system) nama penulis didaftar berdasarkan abjad nama belakang(nama keluarga) Sistemnomor(Vancouver system) Tidakperlupengabjadan, tetapi urutan kemunculan dalam teks Pustaka yang diacu adalah pustaka yang didaftarkan Komunikasi pribadi dengan pakar ditulis di catatan kaki Baik jika ada publikasi dari pengusul

21 Penulisanpustakaacuan Teks Rahman(2008) Rahman dan Budi (2007) Rahman et al. (2009) Daftar Pustaka Rahman A RahmanA, Budi S RahmanA, Budi S, Abduh M Tujuan pembuatan daftar: Memudahkan pembaca untuk menelusur kembali Sarana pengindeksan nama penulis

22 TelaahRencanaAnggaran Rincian anggaran per tahun(untuk 2-3 tahun) Pagu Rp10 juta sampai Rp1 miliar/tahun Harga wajar, ada justifikasi& tidak melebihi pagu Harus sesuai dengan tahap kegiatan yang direncanakan Rincian komponen: - Bahan habis(bahan kimia, komponen elektronik) -Peralatan= rakitanpercobaan(tidakuntukalatinduk) - Peralatan utama di laboratorium agar disebutkan - Perjalanan(seminar, analisis sampel ke lembaga lain) - Gaji/Upah(tidak untuk tenaga ahli di luar tim) -Lain-lain (administrasi, komunikasi, pendaftaranpaten, biayapublikasi, dokumentasi)

23 TelaahBiodataTim Peneliti Cermati: kelayakan peneliti ditinjau dari kualifikasi Rekam jejak penelitian relevan dengan topik Cek nama, kualifikasi, jabatan& tanda tangan Butir penting: riwayat pendidikan, pengalaman penelitian (terutama yang kompetitif), pengalaman publikasi(terutama berkalanasionalterakreditasi/ bereputasiinternasional), HKI, rekayasa sosial Cek apakah penelitian yang pernah dilakukan berakhir dengan publikasi pada tahun berikutnya Pengusul konsisten pada minat penelitiannya(bukan tipe kutu loncat )

24 Proposal belum sesuai format TelaahLain-lain Peneliti tidak memenuhi persyaratan untuk skema Tidak ada unsur kebaruan/novelty) Permasalahan kurang sesuai dng bidang ilmu peneliti Untukskim penelitianlanjut(misalnya: PHB, Stranas, Rapid, Unggulan Stranas), kegiatan inventarisasi/ identifikasi kurang layak/bukan prioritas Cek: sarana& prasarana penunjang(milik PT) sehingga tidak perlu biaya sewa(bentuk sharing PT)

25 Lanjutan: Jika ada sumber dana selain dari Dit. Litabmas, dapat nilai tambah Penelaah dapat memberi komentar (naratif) untuk bab yang dinilai rendah Komentar harus spesifik& jelas, tidak bermakna ganda (berlaku bagi keunggulan/kelemahan proposal) Segikebahasaanjugapenting(ejaan, istilah, kalimat& paragraf, tanda baca dsb.) mencerminkan pengalaman publikasi di masa lalu Telaah, penilaian& komentar tim penelaah merupakan rekomendasi bagi Dit. Litabmas untuk mendanai proposal berdasarkan prioritas

26 Contoh perumusan masalah: Hubungan Kelas Mutu Kulit Masoi (Cryptocarya massoi) dengan Kadar Masoilakton sebagai Parameter dalam Membangun Standar Nasional Indonesia Masoi (Cryptocarya massoia) merupakan spesies tumbuhan yang dikenal di wilayah Indonesia bagian timur dan digunakan secara luas baik oleh masyarakat Papua maupun mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Bagian yang dimanfaatkan adalah kulit yang diekstraksi untuk menghasilkan minyak. Namun, fakta mengindikasikan perlunya pelestarian spesies ini sebab sekarang masyarakat harus berjalan jauh ke dalam hutan hanya untuk mencari dan mengambil kulitnya. Setiap pohon hanya menghasilkan 65 kg kulit (Gambar 1).

27 Contohperumusanmasalah(lanjutan) Minyak masoi belum mempunyai standar mutu, karena produksi masih sedikit, perdagangannya masih terbatas, meskipun permintaan dari luar negeri sangat tinggi. Menurut para eksportir, lakton merupakan kandungan yang diminta oleh pembeli, tetapi informasi ini tidak tersedia di pihak eksportir Indonesia. Demikian pula, belum ada standar mutu untuk kulit masoi yang diperdagangkan. Fakta ini tentu akan merugikan pihak penjual, terlebih lagi pengumpul kulit masoi. Saran untuk menyusun standar mutu kulit dan minyak masoi sudah disarankansejaktahun1999 (Moestafaet al. 1999). plus 2 paragraf lagi

28 Contohpernyataantujuandanmanfaat penelitian Penelitian ini bertujuan menetapkan hubungan antara kadar masoilakton (C10, C12, C14) dan kelas mutu dalam perdagangan ekspor-impor kulit masoi. Hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi Pustanling Hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi Pustanling Kementerian Kehutanan dalam membangun RSNI kulit masoi yang diagendakan selesai pada akhir tahun 2013 dan dijadikan SNI pada tahun 2014.

29 Contoh luaran yang ditargetkan Masukan untuk kebijakan nasional berupa naskah akademik guna membangun RSNI Kulit Masoi (PT 602) Makalah seminar nasional: Seminar Masyarakat Artikel di jurnal nasional: Jurnal.

30 New Biomaterial Production Contoh peta jalan MARKET MARKET -RESEARCH ACTIVITIES (2012 -?) Biopolimer PRODUCT Output: proses/produk/teknologi UTILIZATION -RESEARCH ACTIVITIES ( ) 1. Biomaterial -Bioplastik/biopolimer 2. Model Tanaman transgenik 3. Pengembangan biopolmer standard untuk berbagai aplikasi/kegunaan Output: proses/produk/teknologi TECHNOLOGY R & D Output: proses/produk/teknologi MICROBA /PLANT/ANIMAL SCIENCE - RESEARCH - ACTIVITIES ( ) PROCESSING -RESEARCH ACTIVITIES ( ) 1. Isolasi & Karakterisasi Mikroba penghasil PHB & rekayasa genetika 2. Peningkatan produktivitas & hasil biopolimer tanpa rekayasa genetika 3. Rekayasa metabolic pathway dari mikroba 4. Pemanfaatan substrat (low cost substrate) 1. Perancangan bioreaktor, 2. teknologi pemisahan biopolimer dari cairan kaldu (broth fermentation) 3. rekayasa polimer untuk meningkatkan kinerja dari polimer 4. Teknologi Tanaman transgenik & peningkatan hasil pada host 5. Peningkatan Teknologi hibrid (bio dan kimia) sistem dan bio-kimia katalis Time ( ) 30

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA BAB 4 4.1 Pendahuluan Salah satu sebab dari minimnya jumlah publikasi artikel di Indonesia adalah kurang tingginya produktivitas karya ilmiah di tingkat pendidikan pascasarjana. Upaya untuk meningkatkan

Lebih terperinci

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR Oleh: Tim LPPM UNSOED UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2011 KATA PENGANTAR Buku Panduan Program Hibah Riset Percepatan Guru Besar ini merupakan program

Lebih terperinci

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2012 KATA PENGANTAR.Pada tahun anggaran 2012 Direktorat Penelian

Lebih terperinci

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI 1. Umum Melalui berbagai program pembinaan penelitian yang telah dilaksanakan oleh Ditjen Dikti (Depdiknas) dan Kementerian Negara Riset dan Teknologi,

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan

Lebih terperinci

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU Kode/No.: STD/SPMI/ K.01 Tanggal: STANDAR SPMI Revisi :0 Halaman : 1 dari 5 STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU PROSES PENANGGUNGJAWAB

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

@YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI (PEKERTI)

@YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI (PEKERTI) @YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI (PEKERTI) LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM, BANDA ACEH. 2013 Kata Pengantar Lembaga penelitian sebagai salah satu ujung

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi,

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 LATAR BELAKANG Program Insentif Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan

Lebih terperinci

Draft. Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat

Draft. Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat Draft Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat Lokakarya Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor Bogor, IICC 28 November 2014

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan

Lebih terperinci

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PROGRAM PASCASARJANA BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 Nama Mahasiswa NIM Judul Disertasi :. : / PRODI: :. BAGIAN AWAL DISERTASI 1

Lebih terperinci

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 KATA PENGANTAR Buku Panduan Penelitian Kerjasama Luar Negeri

Lebih terperinci

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN TEORI Teori a set of interrelated constructs (variables), definitions and propositions that present a systematic view of phenomena by specifying relations among variables, with the purpose of explaining

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI)

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA M,ASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG 2008 PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1. Umum Program pengabdian kepada masyarakat

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2008 PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI

Lebih terperinci

LAPORAN TAHUNAN/AKHIR *.. ** Logo Perguruan Tinggi JUDUL PERGURUAN TINGGI. Bulan dan Tahun

LAPORAN TAHUNAN/AKHIR *.. ** Logo Perguruan Tinggi JUDUL PERGURUAN TINGGI. Bulan dan Tahun Format Laporan Tahunan/Akhir a. Sampul Muka LAPORAN TAHUNAN/AKHIR *.. ** Logo Perguruan Tinggi JUDUL Tahun ke... dari rencana... tahun Ketua/Anggota Tim (Nama lengkap dan ) PERGURUAN TINGGI Bulan dan Tahun

Lebih terperinci

lembaga pengelola dana pendidikan BUKU PEDOMAN RISET PEMBANGUNAN INDONESIA

lembaga pengelola dana pendidikan BUKU PEDOMAN RISET PEMBANGUNAN INDONESIA lembaga pengelola dana pendidikan BUKU PEDOMAN RISET PEMBANGUNAN INDONESIA OVERVIEW PENDANAAN RISET PEMBANGUNAN INDONESIA OVERVIEW PENDANAAN RISET PEMBANGUNAN INDONESIA Latar Belakang : Penguasaan dan

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF BUKU AJAR TERBIT TAHUN 2016

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF BUKU AJAR TERBIT TAHUN 2016 PANDUAN PENGAJUAN USULAN Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2016 Panduan Pengajuan Usulan

Lebih terperinci

Penerapan Dan Pengembangan

Penerapan Dan Pengembangan PANDUAN PROGRAM Penerapan Dan Pengembangan PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Teknologi Tepat Guna PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

Lebih terperinci

Fungsi Daftar Pustaka

Fungsi Daftar Pustaka Pendahuluan Daftar pustaka dan catatan kaki dalam sebuah karangan ilmiah yang memuat pendapat, hasil penelitian, cuplikan dari sumber lain harus dicantumkan sumber informasi tersebut Sumber tersebut dicantumkan

Lebih terperinci

PROGRAM. Ketua. Anggota Tim

PROGRAM. Ketua. Anggota Tim PETUNJUK TEKNIS SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM PRIORITAS UNIVERSITAS PADJADJARAN a. Sampul Muka LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM PRIORITAS UNIVERSITAS PADJADJARAN

Lebih terperinci

PANDUAN PENELITIAN PENINGKATAN KOMPETENSI KEILMUAN.. (Laboratorium, / Bagian, / Departemen, / Bidang Kajian dll) UNIVERSITAS PADJADJARAN

PANDUAN PENELITIAN PENINGKATAN KOMPETENSI KEILMUAN.. (Laboratorium, / Bagian, / Departemen, / Bidang Kajian dll) UNIVERSITAS PADJADJARAN PANDUAN PENELITIAN PENINGKATAN KOMPETENSI KEILMUAN.. (Laboratorium, / Bagian, / Departemen, / Bidang Kajian dll) UNIVERSITAS PADJADJARAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS

Lebih terperinci

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri Jurusan : Manajemen A. Dasar Pemikiran Visi program studi Manajemen adalah Menjadi Program Studi Yang Unggul Di Bidang Manajemen Bisnis, diwujudkan dalam bentuk

Lebih terperinci

@YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL

@YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL @YndAgs03 PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM, BANDA ACEH. 2013 Kata Pengantar Lembaga Penelitian sebagai salah satu

Lebih terperinci

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA Pengelolaan Penelitian di tingkat Universitas Nusa Cendana (Undana), dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian (LP). Dalam melaksanakan

Lebih terperinci

Deskripsikan Maksud dan Tujuan Kegiatan Litbangyasa :

Deskripsikan Maksud dan Tujuan Kegiatan Litbangyasa : ISI FORM D *Semua Informasi Wajib Diisi *Mengingat keterbatasan memory database, harap mengisi setiap isian dengan informasi secara general, singkat dan jelas. A. Uraian Kegiatan Deskripsikan Latar Belakang

Lebih terperinci

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa Penulisan Tesis Bab I & II Frida Chairunisa Peta Wisata Tesis Pintu gerbang penelitian tesis Bab I Pendahuluan Bab III Metodologi Penelitian Bab V Kesimpulan dan Saran Magister Peneliti Bab II Tinjauan

Lebih terperinci

Oleh: HARRY SULASTIANTO

Oleh: HARRY SULASTIANTO Oleh: HARRY SULASTIANTO PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH Karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ipteks yang diperolehnya melalui studi kepustakaan, pengalaman, penelitian,

Lebih terperinci

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5 Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 PENGANTAR Urgensi JAMAL BERBAGI 5 Dengan terakreditasinya Jurnal Akuntansi Multiparadigma, tuntutan akan kualitas menjadi

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan

Lebih terperinci

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS nama perguruan tinggi logo perguruan tinggi nama kota, bulan dan tahun DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar (jika

Lebih terperinci

BAGIAN DUA SKIM PENELITIAN DAN MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL

BAGIAN DUA SKIM PENELITIAN DAN MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL BAGIAN DUA SKIM PENELITIAN DAN MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL Pedoman Penelitian Dana Internal UAD 6 A. SKIM PENELITIAN DANA INTERNAL UAD Sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan serta keinginan

Lebih terperinci

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA <<>> BIDANG KEGIATAN: PKM Karsa Cipta

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA <<<JUDUL>>> BIDANG KEGIATAN: PKM Karsa Cipta USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA BIDANG KEGIATAN: PKM Karsa Cipta Diusulkan oleh: Nama Ketua NIM Angkatan Nama Anggota 1 NIM Angkatan Nama Anggota 2 NIM Angkatan Nama Anggota 3 NIM Angkatan

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN 2013 KATA PENGANTAR Pemilihan

Lebih terperinci

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR Proposal penelitian untuk menyusun skripsi atau tugas akhir terdiri atas komponen yang sama. Perbedaan di antara keduanya terletak pada kadar

Lebih terperinci

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN 1) JUDUL, Pernyataan mengenai maksud penulisan laporan penelitian 2) Nama dan tim peneliti 3) KATA PENGANTAR 4) ABSTRAK 5) DAFTAR ISI 6) DAFTAR TABEL 7) DAFTAR GAMBAR 8)

Lebih terperinci

STUDI KOMPARASI MANAJEMEN PENGKAJIAN DAN PENELITIAN DI INDONESIA DALAM RANGAKA EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PERUMUSAN KEBIJAKAN FISKAL

STUDI KOMPARASI MANAJEMEN PENGKAJIAN DAN PENELITIAN DI INDONESIA DALAM RANGAKA EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PERUMUSAN KEBIJAKAN FISKAL Studi Komparasi Manajemen Pengkajian dan Penelitian di Indonesia 203 STUDI KOMPARASI MANAJEMEN PENGKAJIAN DAN PENELITIAN DI INDONESIA DALAM RANGAKA EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PERUMUSAN KEBIJAKAN FISKAL

Lebih terperinci

PANDUAN UNGGAH BAHAN SEMINAR HASIL (ARTIKEL ILMIAH, BORANG CAPAIAN DAN POSTER) MELALUI SIM-LITABMAS

PANDUAN UNGGAH BAHAN SEMINAR HASIL (ARTIKEL ILMIAH, BORANG CAPAIAN DAN POSTER) MELALUI SIM-LITABMAS PANDUAN UNGGAH BAHAN SEMINAR HASIL (ARTIKEL ILMIAH, BORANG CAPAIAN DAN POSTER) DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG TAHUN 201 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 A. Latar Belakang Permendikbud Nomor

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir :

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : I. Ketentuan Umum Penulisan Laporan Akhir PPMD Integratif a.

Lebih terperinci

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH PEDOMAN UMUM PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH Oleh : Pramudi Utomo A. Pengertian Mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik akademik

Lebih terperinci

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI INFORMASI Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa RANCANG BANGUN BANGUN

RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa RANCANG BANGUN BANGUN PANDUAN PROGRAM RANCANG BANGUN BANGUN TEKNOLOGI RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jl. Pemuda No.

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM REKTOR UNIVERSITAS MATARAM, Menimbang: a. bahwa berdasarkan

Lebih terperinci

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA -Tahun 2005- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pengurus Pusat PPNI, Sekretariat: Jl.Mandala Raya No.15 Patra Kuningan Jakarta Tlp: 62-21-8315069 Fax: 62-21-8315070

Lebih terperinci

TIM PENYUSUN. Penanggung Jawab Prof. Dr. Totok Sumaryanto F., M.Pd. Koordinator Penyusun Prof. Dr. Etty Soesilowati, M.Si

TIM PENYUSUN. Penanggung Jawab Prof. Dr. Totok Sumaryanto F., M.Pd. Koordinator Penyusun Prof. Dr. Etty Soesilowati, M.Si PA N D U A N P E N E L I T I A N d a n P E N G A B D I A N K E PA D A M A S YA R A K AT 2 0 1 4 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2014 TIM PENYUSUN Penanggung

Lebih terperinci

DIREKTORAT PENELITIAN

DIREKTORAT PENELITIAN PANDUAN UNGGAH BAHAN SEMINAR HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (ARTIKEL ILMIAH, BORANG CAPAIAN, POSTER DAN PROFIL) MELALUI SIM-LITABMAS DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Kode

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PERTAHANAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN

Lebih terperinci

Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN

Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014 PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN Lembaga

Lebih terperinci

TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 34/Permentan/OT.140/6/2011 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BADAN PENJAMINAN MUTU (BPM) PENGESAHAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BADAN PENJAMINAN MUTU (BPM) PENGESAHAN Halaman 1 dari 10 PENGESAHAN Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Dr. H. Abdi Fitria, S.Hut. MP Nama Jabatan Tanda Tangan Ir. Hairil Ifansyah, MP Ketua Bidang Monev Wakil Manajemen Mutu Disahkan Oleh Dr.Ir.H.Rustam

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2015

RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2015 RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2015 KATA PENGANTAR R encana Kinerja merupakan dokumen yang berisi target kinerja yang diharapkan oleh suatu unit kerja pada satu tahun tertentu

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 Doktor (S3) Doktor (S3) Terapan 9 Magister (S2) Magister (S2) Terapan 8 7 Sarjana (S1) Diploma 4 (D4) 6 Fokus

Lebih terperinci

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM DP.01.07 SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM Komite Akreditasi Nasional National Accreditation Body of Indonesia Gedung Manggala Wanabakti, Blok IV, Lt. 4 Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENCATATAN dan PELAPORAN EPIDEMIOLOGI

MANAJEMEN PENCATATAN dan PELAPORAN EPIDEMIOLOGI MANAJEMEN PENCATATAN dan PELAPORAN EPIDEMIOLOGI A. Pengertian Pencatatan dan Pelaporan merupakan kegiatan yang harus diperhatikan oleh tenaga kesehatan (khususnya Epidemiolog) dalam rangka memberikan pelayanan

Lebih terperinci

D. UNIT USAHA JASA DAN INDUSTRI (UJI)

D. UNIT USAHA JASA DAN INDUSTRI (UJI) D. UNIT USAHA JASA DAN INDUSTRI (UJI) 1. Umum Dalam rangka pengembangan otonomi Perguruan Tinggi menjadi Badan Hukum, kemandirian Perguruan Tinggi, termasuk kemandirian dalam sumberdaya keuangan, perlu

Lebih terperinci

Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014

Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014 Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014 A) Latar Belakang Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat

Lebih terperinci

Monev Kegiatan Iptek dengan Open Method Of Coordination/OMC (Metode. Koordinasi Terbuka/MKT)

Monev Kegiatan Iptek dengan Open Method Of Coordination/OMC (Metode. Koordinasi Terbuka/MKT) Monev Kegiatan Iptek dengan Open Method Of Coordination/OMC (Metode Koordinasi Terbuka/MKT) 2008 ALUR PAPARAN OMC (Open Method of Coordination) Isu Koordinasi Pengertian, Contoh, Manfaat Mekanisme, elemen

Lebih terperinci

Dr. Wahyu Wibowo. Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012

Dr. Wahyu Wibowo. Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012 Dr. Wahyu Wibowo Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012 1. Persiapkan laporan panelitian yang telah dipertanggungjawabkan (bila ada); 2.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL

Lebih terperinci

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN Proses Evaluasi Keterbatasan mampuan Negara imo Masyarakat PRUDEN Kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik,

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG KEMENTERIAN SOSIAL RI BADAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG Jl. Ir. H. Juanda Nomor 367 Bandung 40135 Telepon (022) 2504838, 2501330 Fax. (022)

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI INSTITUT PERTANIAN BOGOR (PUPT-IPB) 2015

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI INSTITUT PERTANIAN BOGOR (PUPT-IPB) 2015 PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI INSTITUT PERTANIAN BOGOR (PUPT-IPB) 2015 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor 2014 KATA PENGANTAR Status

Lebih terperinci

KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd

KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd 1. Pendahuluan Profesionalisme merupakan tuntutan yang saat ini dituntut bagi seorang guru, tidak hanya

Lebih terperinci

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Mukhlis Sutami Depok, 06 Desember 2013 Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Berpedoman pada: SK DIRJEN DIKTI KEMENDIKNAS NOMOR 49/DIKTI/Kep/2011,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 25 B. TUJUAN 25 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 25 D. UNSUR YANG TERLIBAT 26 E. REFERENSI 26 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 26

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 25 B. TUJUAN 25 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 25 D. UNSUR YANG TERLIBAT 26 E. REFERENSI 26 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 26 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 25 B. TUJUAN 25 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 25 D. UNSUR YANG TERLIBAT 26 E. REFERENSI 26 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 26 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 27 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA I. VISI, MISI, DAN TUJUAN UNIVERSITAS A. VISI 1. Visi harus merupakan cita-cita bersama yang dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA A. Deskripsi Kegiatan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2015 (LKTI),

Lebih terperinci

VIDEOCONFERENCE SEMINAR BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK?

VIDEOCONFERENCE SEMINAR BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK? VIDEOCONFERENCE SEMINAR BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK? file:sulit ACCESS axha@oum.edu.my TIGA KEPUTUSAN YANG HARUS DIAMBIL SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN! Keputusan metodologis, yang intinya berkaitandengansubstansipenelitian!

Lebih terperinci

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA Shinta T. Effendy 1, Rahmat M. Samik Ibrahim 2 1 Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia (shintaeffendy

Lebih terperinci

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 1. STANDAR ISI 1.1. Adanya Standard Oprational Prosedure (SOP) dalam menjalankan semua Standar Isi Ada SOP, telah dijalankan dengan Surat Keputusan (SK) pimpinan perguruan,

Lebih terperinci

stekom A. Judul Proposal

stekom A. Judul Proposal A. Judul Proposal Judul hendaknya dibuat singkat tetapi cukup jelas yang menggambarkan thema pokok. Judul sebaiknya tidak melebihi dari 14 kata. B. Latar Belakang Setiap penelitian yang dilakukan untuk

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 1 A. Latar

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASI BAKU (POB) PENGUSULAN PROGRAM PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOMPETITIF DANA DITLITABMAS

PROSEDUR OPERASI BAKU (POB) PENGUSULAN PROGRAM PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOMPETITIF DANA DITLITABMAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT () Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telp. (0341) 580-311 Website: http://www.lp2m.um.ac.id

Lebih terperinci

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd A. Pendahuluan Ketika seorang mahasiswa sudah masuk pada semester VII, terasa ada beban yang mulai menyelimuti pikirannya. Pikiran itu mengarah pada

Lebih terperinci

Membangun Perpustakaan Digital Jurnal Elektronik

Membangun Perpustakaan Digital Jurnal Elektronik LAPORAN PENELITIAN Membangun Perpustakaan Digital Jurnal Elektronik Oleh : 1. Herny Februariyanti, ST., M.Cs / YS.2.01.01.035 (Ketua) 2. Drs. Eri Zuliarso, M.Kom / YS.2.93.01.093 (Anggota) 3. Endang Lestariningsih,

Lebih terperinci

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) PUSAT PENELITIAN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 2011-2015

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) PUSAT PENELITIAN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 2011-2015 RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) PUSAT PENELITIAN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 2011-2015 Edisi tahun 2012 PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPPM) Oktober 2012 [RIP_PENELITIAN_PNJ_2011_2015_perbaikan]

Lebih terperinci

STUDY FOR SUCCESS! SUBDIT PROGRAM DAN EVALUASI DITLITABMAS

STUDY FOR SUCCESS! SUBDIT PROGRAM DAN EVALUASI DITLITABMAS SUBDIT PROGRAM DAN EVALUASI DITLITABMAS Monitoring dan Evaluasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan Penyusunan RENSTRA Penyusunan LAKIP Pelaksanaan Program Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kreativitas

Lebih terperinci

PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS

PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS Jakarta, 27 Mei 2015 Pendahuluan Tujuan Kebijakan Industri Nasional : 1 2 Meningkatkan produksi nasional. Meningkatkan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN PERATURAN KEPALA BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN SELAKU OTORITAS

Lebih terperinci

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK)

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) 1. STANDAR ISI 1.1. Kejelasan dan kelengkapan dokumen kebijakan tentang penyusunan dan pengembangan kurikulum Terdapat

Lebih terperinci

BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun

Lebih terperinci

MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA - 202 - STANDAR PELAYANAN PEMANTAUAN DAN ANALISIS BERITA DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT PRESIDEN

MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA - 202 - STANDAR PELAYANAN PEMANTAUAN DAN ANALISIS BERITA DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT PRESIDEN - 202-5) Standar Pelayanan Pemantauan dan Analisis Berita di Lingkungan Sekretariat Presiden STANDAR PELAYANAN PEMANTAUAN DAN ANALISIS BERITA DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT PRESIDEN BAGIAN KESATU PENDAHULUAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK

FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK Nomor Formulir : Pas photo 4x6 Tanggal Pendaftaran : Diisi Oleh Petugas FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK Nama Lengkap dan

Lebih terperinci

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 11 PALEMBANG 2O13 1 Standar Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Lebih terperinci

Sistem manajemen mutu Persyaratan

Sistem manajemen mutu Persyaratan SNI ISO 9001-2008 Standar Nasional Indonesia Sistem manajemen mutu Persyaratan ICS 03.120.10 Badan Standardisasi Nasional SNI ISO 9001-2008 Daftar isi Daftar isi... i Prakata... iv Pendahuluan... vi 0.1

Lebih terperinci

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku. KODE UNIT : KOM.PR01.005.01 JUDUL UNIT : Menyampaikan Presentasi Lisan Dalam Bahasa Inggris DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan profesi humas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan menyediakan layanan khusus bagi peserta didik. program yang dibuat. Apabila program sekolahnya baik maka kegiatan-kegiatan

BAB I PENDAHULUAN. dan menyediakan layanan khusus bagi peserta didik. program yang dibuat. Apabila program sekolahnya baik maka kegiatan-kegiatan BAB I PENDAHULUAN A. Konteks Penelitian Pengelolaan layanan khusus di sekolah merupakan salah satu bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Itu sebabnya hingga saat ini pengelolaan layanan khusus

Lebih terperinci

Abdul Salam M. Sofro Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Jakarta Mewakili Direktur P2M Ditjen. Dikti Kemdikbud

Abdul Salam M. Sofro Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Jakarta Mewakili Direktur P2M Ditjen. Dikti Kemdikbud Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen POLTEKKES Abdul Salam M. Sofro Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Jakarta Mewakili Direktur P2M Ditjen. Dikti Kemdikbud Pendahuluan

Lebih terperinci

Daftar Isi. Panduan Pengisian Formulir Aplikasi Sertifikasi Insinyur Profesional PII Halaman 1 dari 18

Daftar Isi. Panduan Pengisian Formulir Aplikasi Sertifikasi Insinyur Profesional PII Halaman 1 dari 18 Daftar Isi 1. Pendahuluan... 2 1.1. Bentuk dan Isi... 2 1.2. Biodata... 2 1.3. Kelengkapan... 2 1.4. Yang dapat mengajukan Aplikasi Insinyur Profesional... 3 1.5. Prasyarat... 3 1.6. Bahasa Pengisian FAIP...

Lebih terperinci

sehingga tonggak-tonggak capaian dalam bentuk strategi dan program ke arah pencapaian visi dan misinya dicapai secara berkesinambungan.

sehingga tonggak-tonggak capaian dalam bentuk strategi dan program ke arah pencapaian visi dan misinya dicapai secara berkesinambungan. RINGKASAN EKSEKUTIF Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) secara resmi berdiri pada tanggal 15 Februari 1961 berdasar Akte Notaris R Kadiman Nomor 62 tahun 1962, dengan nama Universitas Prof. Dr. Moestopo

Lebih terperinci

Pengawasan dan Evaluasi Proses

Pengawasan dan Evaluasi Proses Sesi Kedua Pengawasan dan Evaluasi Proses B l j Handout PENGAWASAN DAN EVALUASI (M&E) M&E adalah sebuah proses yang harus terjadi sebelum, selama dan setelah aktifitas tertentu untuk mengukur efek aktifitas

Lebih terperinci