Tata Laku Bisnis cgg.com

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Tata Laku Bisnis cgg.com"

Transkripsi

1 Tata Laku Bisnis cgg.com

2

3 Sepatah Kata dari CEO Letter from the CEO Rekan yang Terhormat: Nilai yang kuat merupakan landasan dari semua keputusan yang baik. Pernyataan ini memiliki nilai kebenaran dan berdasarkan hal inilah kami menyajikan Tata Laku Bisnis CGG terbaru kepada Anda. Sebagian besar bisnis kita didasarkan pada integritas, karena keberhasilan kita terkait erat dengan reputasi, maka merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga reputasi tersebut. Hal ini mempengaruhi penilaian pelanggan tentang produk dan layanan kita, dan bagaimana pemegang saham memandang kita sebagai sebuah investasi. Beberapa tahun belakangan ini kita telah banyak melihat banyak contoh perusahaan besar dengan reputasi yang kuat namun ternoda selamanya karena tindakan tidak etis oleh sejumlah orang atau bahkan hanya satu orang. Bertindak dengan penuh integritas lebih dari sekadar citra dan reputasi Perusahaan atau menghindari masalah hukum. Namun tentang bagaimana mempertahankan tempat yang membuat kita terus bekerja dengan bangga. Pada akhirnya, bertindak dengan penuh integritas adalah tentang pemahaman kita untuk melakukan tindakan dengan benar. Menjalankan bisnis sebagai profesional sejati, menghormati satu sama lain dan pelanggan, serta mengemban tanggung jawab. Singkat kata, ini adalah tentang bagaimana kita melakukan pekerjaan dengan benar. Pedoman Tata Laku Bisnis adalah panduan kita menuju tindakan yang semestinya. Tujuan kita adalah agar Tata Laku ini, bersama dengan panduan lainnya di perusahaan ini, seperti misi, visi, dan nilai, akan membantu memandu kita semua saat bekerja untuk menghasilkan produk dan layanan dengan penuh integritas. Simpan Pedoman ini dan jadikan acuan sesering mungkin. Jika Anda memiliki pertanyaan, mintalah bantuan. Dengan bantuan Anda, reputasi kita sebagai perusahaan berintegritas tinggi yang secara konsisten menghasilkan kinerja yang memuaskan akan bertahan hingga masa mendatang. Terima kasih atas dukungan dan keterlibatan Anda secara pribadi. Salam hangat, Jean-Georges Malcor CEO

4

5 Daftar Isi 1 Kepatuhan 2 Pencegahan 3 Penghargaan 4 Perlindungan terhadap undang-undang dan peraturan Prinsip umum Aturan yang terkait tindakan melawan korupsi Kepatuhan terhadap aturan tentang perdagangan oleh orang dalam Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan hukum antimonopoli konflik kepentingan Ikatan dengan pesaing, klien, atau pemasok Perdagangan yang adil Imbalan, hadiah, dan manfaat Aktivitas masyarakat kepada semua orang dan lingkungan hidup Kesehatan, keselamatan, dan lingkungan Promosi dan penerapan prinsip dan hak dasar di tempat kerja atas aset perusahaan Kejujuran dan perlindungan informasi Perlindungan atas properti dan sumber daya perusahaan Penggunaan teknologi informasi 5 Keamanan 6 Verifikasi dan transparansi keuangan internal dan peran departemen audit 7 Pengarsipan 8 Pembentukan komisi etika

6 Pendahuluan Mengapa CGG memiliki tata laku? Pedoman ini tidak sepenuhnya baru karena telah diperbarui, direvisi, dan diringkas dalam satu kerangka umum, standar tata laku aktivitas karyawan CGG membantu kita bertindak secara konsisten dengan nilai grup. Pedoman ini adalah acuan untuk informasi penting yang perlu Anda ketahui, mencakup tempat untuk mendapatkan bantuan tambahan. Namun, pedoman ini tidak dapat digunakan dalam semua kondisi. Atau berlaku sebagai pengganti tanggung jawab pribadi Anda dalam melakukan penilaian dan pemikiran yang baik, sehingga tindakan Anda tidak akan merusak reputasi CGG yang telah diperoleh dengan usaha keras untuk mencapai integritasnya. Apakah pedoman ini menjelaskan semua standar yang perlu saya ketahui? Pedoman ini merupakan titik awal. Pedoman ini tidak dapat menjelaskan semua undangundang, peraturan hukum, dan kebijakan CGG yang mungkin berlaku untuk Anda. Perusahaan memiliki standar, petunjuk, dan proses tambahan untuk lebih menerapkan prinsip dalam pedoman ini. Pastikan Anda mengetahui aturan yang diberlakukan kepada Anda. Anda dapat menemukan informasi lengkap di InSite dalam Kebijakan dan Prosedur. Bagaimana tentang perbedaan undang-undang yang berlaku di negara berbeda? CGG adalah perusahaan global yang berarti bahwa karyawan harus mematuhi undangundang dan peraturan hukum yang berlaku di negara yang berbeda. Kita semua bertanggung jawab untuk mengetahui dan mematuhi undang-undang yang berlaku di tempat kita tinggal dan bekerja. Pedoman ini menetapkan prinsip untuk aktivitas bisnis yang diberlakukan di seluruh grup, di manapun lokasinya. Perbedaan akan selalu ada sebagai perwujudan dari adat-istiadat, norma, undang-undang, atau peraturan hukum setempat. Anda harus menerapkan pedoman ini atau ketentuan setempat; mana pun yang menetapkan standar perilaku tertinggi. Jika Anda memiliki pertanyaan, dapatkan bantuan dari pihak manajemen atau anggota Komisi Etika kita. Siapa yang harus mematuhi pedoman ini? Semua karyawan harus mematuhi prinsip dan ketentuan yang tercakup dalam pedoman ini dan harus mengacu pada pedoman tersebut untuk panduan saat mewakili CGG. Karyawan tidak diperkenankan menggunakan kontraktor, agen, konsultan, maupun pihak ketiga lainnya untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan pedoman ini. Karyawan yang melibatkan pihak ketiga, seperti kontraktor, agen, atau konsultan untuk mewakili CGG harus memastikan pihak tersebut memahami pedoman ini dan bersedia bekerja sama dengan berpegang teguh pada pedoman tersebut; termasuk, bila memungkinkan, membuat persyaratan kontrak agar bertindak sejalan dengan pedoman saat mewakili kita. Anda harus melaporkan setiap pelanggaran atau perilaku pihak ketiga yang tidak sejalan. Dalam bekerja sama, bila kita sebagai pelaksana, maka kita harus secara langsung menerapkan pedoman ini; namun bila kita bukan sebagai pelaksana, maka kita harus memengaruhi pihak yang kita ajak bekerja sama untuk menerapkan prinsip serupa. Jika pedoman ini dilanggar, tindakan hukum atau disipliner mungkin akan diberlakukan. Tanggung jawab pengawas CBerdasarkan pedoman ini, pengawas memiliki tanggung jawab lebih. Mereka harus: Memberi contoh tentang kepatuhan dan etika; dengan kata lain, menunjukkan dengan perilaku untuk bertindak dengan integritas Memastikan bahwa bawahan mereka memahami ketentuan dalam pedoman ini dan memiliki sumber informasi untuk mematuhinya. Menyelenggarakan pelatihan yang sesuai, jika perlu Mengawasi kepatuhan dan etika para bawahan Melakukan pengawasan yang diperlukan terhadap pihak ketiga yang.. mewakili CGG untuk memastikan mereka bekerja sesuai dengan pedoman ini Memberlakukan pedoman secara konsisten Mendukung karyawan yang, dengan niat baik, mengajukan pertanyaan atau pendapat. 6 Tata Laku Bisnis

7 Komitmen Anda untuk melakukan hal yang benar Pedoman ini mencerminkan sebuah komitmen untuk melakukan hal hal yang dianggap benar. Dengan bekerja pada CGG, anda setuju untuk menjunjung tinggi komitmen ini. Memahami ketentuan yang ada dalam pedoman dan standard, instruksi dan proses yang selalu diterapkan dalam pekerjaan dan senantiasa selalu mematuhinya. Bagi mereka yang gagal mematuhi pedoman yang diberikan, mengakibatkan mereka sendiri, kawan sekerja dan CGG berada dalam resiko. Ajukan pertanyaan and tingkatkan kepedulian Anda harus melaporkan palenggaran atau kemungkinan pelanggaran apapun terhadap komitmen kepatuhan dan etika CGG yang Anda ketahui, baik yang dialami sendiri, atasan, atau pihak lainnya. Anda juga harus mencari saran jika tidak yakin dengan tindakan yang harus dilakukan. Jika ragu untuk mengajukannya, tanyakan kepada diri Anda beberapa pertanyaan mudah: Apakah tindakan yang Anda khawatirkan terkait dengan hukum? Apakah tindakan tersebut sesuai dengan Tata Laku CGG? Apakah tindakan tersebut sejalan dengan nilai perusahaan CGG? Apakah tindakan tersebut dapat membahayaken CGG? Apakah Tata Laku sesuai dengan komitmen dan menjamin bahwa kita telah menerapkannya kepada sesama? Apa yang akan dipikirkan oleh orang lain tentang tindakan ini mananjer, rekan kerja, atau keluarga Anda? Apa yang akan terjadi jika hal ini diberitakan di surat kabar? Apakah menurut Anda kondisi ini benar? Mungkin terlihat lebih mudah jika Anda berpangku tangan atau berpaling dari kondisi ini Namun komitmen kita terhadap integritas berarti kita tidak boleh mengabaikan masalah hukum atau etika yang harus ditangani. Cara mendapatkan bantuan Manajemen lini Anda biasanya merupakan tempat yang tepat untuk menyampaikan masalah hukum atau aktivitas bisnis. Anda juga dapat memperoleh bantuan atau saran dari: Staf SDM. Departemen legal CGG (Korporasi/Divisi) Namun, jika Anda merasa tidak nyaman menghubungi salah satu sumber tersebut, Anda juga dapat menghubungi Komisi Etika CGG atau hotline etika sebagaimana dijelaskan di bawah ini. Saluran Pemberitahuan Etika CGG Jika Anda merasa tidak yakin sumber daya yang harus dihubungi untuk meminta bantuan atau tidak merasa nyaman memanfaatkan salah satu dari sumber daya lain yang disebutkan dalam pedoman ini, CGG memiliki Komisi Etika dan sumber daya tambahan yang dapat membantu Anda, yakni Pemberitahuan Etika. Tujuan Pemberitahuan Etika ini adalah untuk menjawab pertanyaan dan merespons kekhawatiran tentang kepatuhan, etika, dan ketentuan yang dijelaskan dalam pedoman ini. Saluran telepon Pemberitahuan Etika dioperasikan oleh perusahaan independen yang akan membantu perusahaan menjawab pertanyaan dan merespons kekhawatiran tentang kepatuhan dan etika. Perlu diketahui bahwa saluran etika dibatasi untuk persoalan SOX (keuangan, pembukuan, dan perbankan) serta korupsi, dan panggilan telepon untuk persoalan lainnya akan diarahkan kembali ke Komisi Etika. Semua masalah lainnya harus diajukan langsung ke Komisi Etika. ATT Service Access Code Saluran ini beroperasi selama 24 jam sehari/ tujuh hari seminggu dan memiliki layanan terjemahan yang tersedia setiap saat. Daftar lengkap berisi nomor telepon setempat dapat diakses di bawah ini dan melalui InSite di Komite Etika adalah: Pertama, tekan Kode Akses Layanan ATT yang sesuai untuk negara tempat tinggal Anda, seperti yang ditampilkan dalam tabel di bawah ini, lalu tekan nomor bebas pulsa: Panggilan ini gratis dan tidak direkam. Tata Laku Bisnis 7

8 Negara Kode Akses Layanan ATT Nomor bebas pulsa Angola Argentina Australia Austria Brazil Bolivia Canada China South China North, Beijing Columbia France Germany India Indonesia Italy Kazakhstan Malaysia Mexico Norway Peru Russia Moscow Singapore South Africa Spain Switzerland Thailand U.A.E U.S.A United Kingdom Venezuela Tata Laku Bisnis

9 Apakah yang terjadi bila saya menghubungi Pemberitahuan Etika? Apakah saya dapat menghubungi secara anonim? Pemberitahuan Etika dijalankan oleh perusahaan pihak ketiga yang independen. Jika Anda menghubungi Pemberitahuan Etika, operator independen akan mendengarkan dan mencatat ringkasan panggilan Anda secara rinci. Operator yang menangani panggilan kemudian akan meneruskan pertanyaan atau masalah Anda, dengan sangat rahasia, kepada pihak yang berwenang di CGG untuk memeriksa masalah seperti dijelaskan di bawah. Masalah akan ditangani oleh anggota Komite Etika CGG yang bertindak independen untuk memastikan pendekatan yang adil dan konsisten. Jika diinginkan, panggilan ke Pemberitahuan Etika dapat dilakukan secara anonim. Memberitahukan nama Anda biasanya memang dapat membantu pemeriksa menyelidiki masalah, dan seperti dijelaskan di bawah, CGG memiliki kebijakan perlindungan terhadap tindakan pembalasan karena mengajukan masalah dengan maksud baik berdasarkan Tata Laku ini. Setiap upaya akan dilakukan untuk merespons panggilan dengan cepat dan segera menangani pertanyaan atau masalah Anda, terutama bila waktu sangat penting dalam suatu situasi. Komite Etika mengawasi integritas program Pemberitahuan Etika dengan memantau respons terhadap pertanyaan dan masalah untuk memastikan hal ini ditangani dengan adil. Tindakan pembalasan tidak akan ditoleransi Karyawan yang meminta saran, mengajukan masalah, atau melaporkan pelanggaran dengan maksud baik berarti telah mematuhi Tata Laku dan melakukan tindakan yang tepat. CGG tidak akan mentoleransi tindakan pembalasan terhadap karyawan tersebut. Kami menganggap serius tindakan pembalasan. Dugaan tindakan pembalasan akan diperiksa dan akan dilakukan tindakan yang semestinya. Siapapun yang bertanggung jawab atas tindakan pembalasan terhadap karyawan yang melaporkan dugaan pelanggaran atau risiko lainnya bagi bisnis dengan maksud baik akan dikenakan tindakan disiplin hingga dan mencakup pemutusan hubungan kerja. Jika Anda menduga bahwa Anda atau karyawan lain yang Anda ketahui telah melakukan tindakan pembalasan karena mengajukan masalah kepatuhan atau etis, segera hubungi Komite Etika. Apakah peran Komite Etika CGG? CGG telah membentuk Komite Etika yang terdiri dari manajer senior yang bertindak independen. Pimpinan dan setiap karyawan CGG bertanggung jawab penuh untuk memastikan bahwa Tata Laku ini dipatuhi. Komite Etika memerlukan komitmen dan dukungan setiap orang yang bekerja di CGG untuk memastikan bahwa Tata Laku ini dihayati dan diamalkan dalam setiap tindakan. Berupaya mencegah tindakan bisnis yang melanggar undang-undang atau etika dan mendeteksinya jika terjadi. Selalu menilai risiko kepatuhan dan memastikan bahwa kontrol internal merespons risiko ini. Memberikan dukungan untuk membantu karyawan mematuhi Tata Laku dan undang-undang yang berlaku. Memberikan dan mengawasi pelatihan serta komunikasi tentang kepatuhan. Mengawasi proses pemeriksaan internal. Meninjau dan mendukung prosedur disiplin yang konsisten untuk pelanggaran Tata Laku serta integrasi kepatuhan dan etika dalam proses penilaian kinerja. Memberikan laporan independen tentang kinerja kepatuhan kepada Chief Executive Officer Group beserta komite dewan. Informasi kontak untuk Komite Etika dapat diakses di: Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi: insite/group/ethics/ Tata Laku Bisnis 9

10 I Kepatuhan terhadap 1 undang-undang dan peraturan Prinsip umum Karena berlokasi di berbagai negara di seluruh dunia, CGG harus mematuhi beragam undang-undang dan peraturan. Setiap Karyawan atau Staf Perwakilan harus mematuhi undang-undang dan peraturan yang berlaku dalam semua situasi, terutama tentang lingkungan, praktik persaingan, praktik perdagangan, serta pajak dan kontribusi. Selain itu, karena CGG terdaftar di bursa saham Prancis dan Amerika Serikat, maka perusahaan harus memastikan kepatuhan setiap entitas bagian perusahaan terhadap aturan yang berlaku sebagai penerbit saham yang terdaftar, di mana pun negara tempat entitas tersebut berlokasi. Setiap Karyawan atau Staf Perwakilan harus memiliki pemahaman yang diperlukan terhadap aturan wajib yang dianggap sebagai bagian dari tanggung jawab kerjanya dan menghubungi supervisornya, jika terdapat keraguan, untuk mengarahkan tindakan yang harus dilakukan. Selain itu, setiap Karyawan atau Staf harus melaksanakan dengan maksud baik dan mematuhi komitmen apapun yang dibuat dalam relasinya dengan klien, pemasok, atau mitra CGG lainnya. Ia harus bertindak adil kepada mitra dan pemasok tersebut, berdasarkan kriteria sasaran dan transparansi. Aturan yang terkait tindakan melawan korupsi CGG melarang segala bentuk korupsi. CGG terutama berjanji tidak akan pernah melakukan korupsi untuk memperoleh atau mempertahankan bisnis maupun keuntungan tidak patut lainnya dalam tindakan bisnis internasional, sesuai persyaratan konvensi OECD tentang melawan penyuapan terhadap pejabat publik luar negeri serta ketetapan nasional lainnya (termasuk Undang-Undang Praktik Korupsi Luar Negeri Amerika Serikat) dan 10 Prinsip UNGC. Untuk informasi lengkap tentang konvensi OECD, lihat Kepatuhan terhadap aturan tentang perdagangan oleh orang dalam Ketetapan tentang pasar finansial yang menyertakan CGG mengatur secara ketat hak perdagangan di pasar tersebut oleh karyawan yang dalam pelaksanaan tugas atau tanggung jawab profesionalnya memperoleh informasi rahasia tentang situasi keuangan terbaru atau prospek CGG Group. Informasi biasanya dianggap penting jika berpengaruh pada hasil finansial perusahaan yang terkait. Informasi penting mungkin terkait dengan penjualan, pemesanan, perkiraan finansial atau anggaran, investasi, akuisisi atau disinvestasi, perkembangan teknologi (misalnya aplikasi paten yang sedang disiapkan), kemungkinan restrukturisasi atau reorganisasi, pengenalan atau penarikan produk maupun layanan, Perubahan penting pada tim pemegang saham atau manajemen, serta transaksi yang memengaruhi modal, dividen, atau kemunculan maupun penyelesaian perselisihan tidak terduga, dsb. Daftar orang dalam yang permanen diperbarui secara rutin oleh kantor Chief Financial Officer. Daftar orang dalam juga disiapkan untuk setiap proyek spesifik dan setiap orang dalam daftar tersebut akan diminta menandatangani perjanjian yang memintanya menjaga kerahasiaan informasi terkait proyek yang dimaksud serta mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku untuk orang dalam. 10 Tata Laku Bisnis

11 Karena itu, karyawan yang terkait tidak boleh melakukan tindakan apapun terkait sekuritas CGG secara langsung maupun melalui perantara sebelum informasi ini dipublikasikan. Kelalaian mematuhi ketetapan yang berlaku ini akan dikenakan sanksi perdata dan pidana. Karyawan dapat kembali melakukan tindakan hanya setelah informasi ini dipublikasikan. Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan anti-monopoli Sebagian besar negara memiliki undangundang dan peraturan yang dirancang untuk mendukung persaingan adil dan melarang praktik tertentu yang dapat membatasi perkembangan perdagangan (misalnya perjanjian ilegal di antara pemasok). Karyawan dan Staf Perusahaan harus mengetahui dan memahami undang serta peraturan ini; kelalaian untuk melakukannya dapat menimbulkan konsekuensi serius terhadap Perusahaan serta entitas yang dimaksud. Undang-undang dan peraturan ini biasanya rumit dan, jika terdapat keraguan, Karyawan harus meminta informasi lengkap dari karyawan Perusahaan yang menguasai bidang ini. Tata Laku Bisnis 11

12 Pencegahan konflik 2 kepentingan Ikatan dengan pesaing, klien, atau pemasok Situasi konflik kepentingan terjadi bila kepentingan pribadi Karyawan maupun Staf atau kepentingan teman maupun kerabatnya memengaruhi atau dapat memengaruhi kepentingan Perusahaan, klien, atau pemasok CGG secara langsung maupun tidak langsung. Sesuai prinsip ini, berikut adalah situasi yang dianggap konflik kepentingan: Melakukan transaksi pribadi dengan klien, pemasok, mitra, atau pesaing, kecuali jika telah memberitahukan dan memperoleh persetujuan dari karyawan yang berwenang. Memiliki kepentingan finansial atau melakukan transaksi pribadi dengan klien, pemasok, mitra, atau pesaing, kecuali jika telah memberitahukan dan memperoleh persetujuan dari karyawan yang berwenang. Memiliki relasi yang mengungkapkan informasi rahasia atau melibatkan penggunaan pengaruh, terutama dalam kasus berikut: 1. Kepemilikan saham secara langsung maupun tidak langsung olehv klien, pemasok, mitra, atau pesaing. 2. Penerimaan pengajuan pinjaman, uang muka, jaminan, atau layanan lainnya yang disediakan oleh pihak ketiga di luar Perusahaan untuk memengaruhi keputusan Perusahaan. 3. Pekerjaan untuk pemasok, klien, atau pesaing Perusahaan yang dilakukan bersamaan dengan pekerjaan di Perusahaan. Perdagangan yang adil Karyawan atau Staf CGG harus mematuhi aturan perdagangan yang adil, terutama terkait dengan klien dan pemasok, demi keuntungan semua pihak. Kebijakan tersebut akan memastikan lingkungan penuh kepercayaan yang kondusif untuk hubungan jangka panjang. Hubungan dengan pelanggan dan kemampuan memuaskan kebutuhan mereka merupakan dasar dari budaya Perusahaan. Kita berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan berteknologi unggul untuk klien yang memberikan nilai terbaik dalam hal harga, kualitas, waktu pengiriman, keselamatan, dan pelestarian lingkungan. Imbalan, hadiah, dan manfaat Karyawan atau Staf tidak boleh menerima atau memberikan hadiah, imbalan, maupun keuntungan lainnya kepada klien, pemasok, atau pesaing. Hanya hadiah atau keuntungan dengan nilai kecil selain tunai yang sesuai dengan praktik yang disetujui dan ketentuan tentang tindakan melawan korupsi yang dapat diterima atau diberikan. Karyawan dan Staf harus menghubungi supervisornya jika terdapat keraguan. Dalam situasi apapun, Karyawan atau Staf tidak boleh meminta hadiah atau keuntungan lainnya. Aktivitas masyarakat CGG menghormati hak karyawan untuk mengekspresikan diri dan menyatakan pendapat serta hak berpartisipasi dalam aktivitas masyarakat sebagai warga negara. Hanya demi menghindari konflik kepentingan, Karyawan atau Staf tidak boleh melibatkan Perusahaan dalam aktivitas masyarakat atau politik, memanfaatkan sumber daya Perusahaan untuk mendukung kandidat politik maupun partai, dan berpartisipasi dalam keputusan apapun oleh lembaga masyarakat atau lembaga pemerintah tentang Perusahaan. 12 Tata Laku Bisnis

13 Penghargaan kepada semua 3 orang dan lingkungant Kesehatan, keselamatan, dan lingkungan Kesehatan dan keselamatan Kesehatan dan keselamatan Karyawan dan Staf merupakan prioritas CGG Group. Setiap Karyawan dan Staf berhak bekerja di lingkungan yang aman dalam kondisi kerja yang sehat serta bertanggung jawab untuk ikut menciptakan lingkungan tersebut melalui perilaku yang bertanggung jawab. Kebijakan Perusahaan dalam bidang ini berlaku untuk semua Karyawan atau Staf dan subkontraktor serta mengandalkan sistem manajemen kesehatan, keselamatan, dan lingkungan yang mengintegrasikan pendekatan pencegahan pada manajemen risiko. Kebijakan ini harus didukung sepenuhnya oleh setiap Karyawan dan Staf melalui perilaku teladan dan kesadaran bersama. Keamanan CGG Group berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dengan memanfaatkan sumber daya dan menerapkan prosedur yang dirancang demi melindungi Karyawan dan Stafnya, aset, serta operasinya dari risiko kecelakaan, kerugian, atau kerusakan akibat aktivitas kriminal, kekerasan, atau berbahaya. Setiap karyawan dan afiliasi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa risiko keamanan di lingkungannya diidentifikasi dengan tepat. Lingkungan Sebagai bagian dari komitmen kita untuk pengembangan berkelanjutan, CGG menerapkan kebijakan lingkungan dan proses manajemen dalam melakukan aktivitasnya. Proses ini mencakup perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan limbah, pencegahan pembuangan dan tumpahnya minyak, pemantauan emisi gas rumah kaca, konsumsi energi, serta pengelolaan air. Kepatuhan terhadap undang-undang, peraturan, dan norma, pengurangan dampak aktivitas Perusahaan terhadap lingkungan, serta pengelolaan limbah yang efektif harus diperhatikan dalam keputusan dan tindakan setiap Karyawan dan Staf serta harus diintegrasikan sejak awal dalam manajemen proyek. CGG mendorong pemasok dan subkontraktornya untuk mengelola masalah lingkungan melalui cara yang sama, dengan rasa tanggung jawab dan akuntabilitas. Selain itu, CGG berharap agar pemasok dan subkontraktornya berupaya mengurangi konsumsi air, energi, serta sumber daya alam. Promosi serta penerapan prinsip dan hak dasar di tempat kerja CGG mengakui manfaat bekerja di lingkungan yang positif. Karena itu, CGG mematuhi prinsip Organisasi Buruh Internasional serta berharap subkontraktor dan pemasoknya mematuhi prinsip yang sama. Tata Laku Bisnis 13

14 Perlindungan Aset 4 Perusahaane Kejujuran dan perlindungan informasi Untuk memastikan perlindungan aset Perusahaan, Karyawan atau Staf harus memastikan keakuratan dan keandalan informasi yang mereka berikan kepada penerima yang berwenang dalam cakupan tanggung jawab mereka. Selain itu, mereka harus melakukan langkahlangkah yang diperlukan untuk melindungi kerahasiaan informasi yang dapat diakses sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab profesional mereka. Karyawan dan Staf harus mematuhi kewajiban untuk tidak mengungkapkan informasi rahasia secara lisan, tulisan, atau elektronik tanpa izin tertulis dari supervisor mereka. Kewajiban ini tetap berlaku meskipun Karyawan atau Staf tersebut telah keluar dari Perusahaan. Kewajiban kerahasiaan berlaku untuk informasi yang diterima CCG dari klien dan informasi milik CGG. Sebagai aturan umum, CCG harus menjaga kerahasiaan informasi apapun yang diterima dari klien dan informasi apapun yang diberikan sebagai akibat dari hubungan dengan klien. Informasi rahasia CGG misalnya: 1. Proposal atau proyek tentang produk baru 2. Informasi yang belum dipublikasikan atau informasi merek dagang tentang desain dan performa produk, penelitian, pengembangan, produksi, distribusi, pemasaran, serta penjualan 3. Informasi yang diberikan kepada klien, penjualan, serta persyaratan dan ketentuan pesanan pembelian dan penjualan 4. Kontrak penting 5. Usulan akuisisi atau usaha bersama 6. Isi file tentang tindakan hukum, dan terutama tindakan hukum khusus yang terkait dengan kekayaan intelektual. mencakup manfaat penting yang harus dijaga serta dilindungi oleh semua Karyawan dan Staf di Perusahaan. Informasi ini merupakan milik CGG dan hanya boleh digunakan dengan wewenang yang sesuai dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab karyawan atau afiliasi. Karyawan dan Staf Perusahaan juga tidak boleh mengungkapkan informasi rahasia apapun milik perusahaan sebelumnya. Perlindungan properti dan sumber daya perusahaan Sebagai bagian dari tugas, Karyawan dan Staf CGG memiliki akses untuk menggunakan aset milik Perusahaan. Aset ini harus dikelola hanya untuk kepentingan Perusahaan. Selain itu, Karyawan dan Staf CGG harus melindungi aset ini dari gangguan, kehilangan, atau kerusakan. Secara khusus, peralatan dan sumber daya ini mencakup hak atas kekayaan intelektual seperti rahasia dagang, paten, dan merek dagang serta instalasi, fasilitas, perlengkapan, dan sumber daya keuangan. Penggunaan teknologi informasi Perangkat lunak tanpa lisensi tidak boleh digunakan di komputer Perusahaan. Karyawan dan Staf dilarang men-download informasi dari Internet yang tidak berkaitan dengan aktivitas profesional mereka. Petunjuk Umum, yang tersedia di intranet CGG, menjelaskan aturan penggunaan fasilitas komputer yang tepat. 14 Tata Laku Bisnis

15 Keamanan dan 5 transparansi keuangan Undang-undang Prancis dan peraturan AS yang terbaru mewajibkan CGG untuk menyediakan informasi yang lengkap, netral, akurat, dan jelas, sesuai jadwal tetap, tentang situasi keuangan Perusahaan dalam laporan dan dokumen yang diberikan kepada lembaga pengawas pasar modal Prancis, Authorité des Marchés Financiers (AMF) atau Securities and Exchange Commission (SEC) AS, serta komunikasi publik apapun yang mungkin dilakukan CGG. Setiap Karyawan atau Staf yang terlibat dalam pendataan transaksi keuangan harus memastikan bahwa transaksi tersebut dilaporkan secara jujur kepada entitas Perusahaan sesuai prinsip dan prosedur keuangan yang berlaku. Selain itu, informasi keuangan yang diberikan untuk tujuan laporan keuangan harus memiliki dasar bagi penilaian yang tepat dan relevan tentang situasi keuangan entitas yang terkait. Aturan keuangan dan finansial serta prosedur yang berlaku di Perusahaan dapat diakses melalui situs intranet CGG. Tata Laku Bisnis 15

16 Verifikasi internal dan peran 6 departemen Audit Internal Tujuan Sistim kontrol intern Perusahaan adalah memberikan jaminan yang rasional bahwa sasaran Perusahaan dalam bidang berikut tercapai: Performa dan pengoptimalan pengoperasian, termasuk perlindungan aset Keandalan informasi keuangan Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku. Semua Karyawan dan Staf Perusahaan merupakan bagian integral dari sistem kontrol internal dan harus berkontribusi pada fungsi Perusahaan. Mereka harus menunjukkan bahwa informasi apapun yang diminta akan diberikan dengan cara yang benar-benar transparan dan mereka tidak boleh menghalangi pelaksanaan audit yang mungkin dilakukan oleh auditor internal maupun eksternal. Dewan Direktur, manajer, auditor internal, dan anggota serikat buruh berkontribusi secara aktif terhadap efektivitas Sistim kontrol intern. Perusahaan memiliki struktur Audit Internal, dengan wewenang tersendiri, yang beroperasi secara independen dan objektif serta melapor kepada Manajemen Umum Perusahaan dan Komite Audit Dewan Direktur. Departemen Audit Internal mengevaluasi audit internal menggunakan panduan umum dan sarana dari COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) serta mematuhi kode etik professional yang dikembangkan oleh Institut Audit Internal. Departemen Internal Audit memeriksa setiap entitas utama Perusahaan secara rutin. Prioritasnya ditentukan menurut pengoperasian yang sedang berlangsung dan tingkat risiko. Rencana Audit Tahunan ditentukan oleh Komite Eksekutif CGG dan dipresentasikan kepada Komite Audit Dewan Direktur. Departemen Audit Internal Perusahaan melakukan audit finansial dan keuangan serta audit operasional. Rekomendasi yang dihasilkan dari audit ini disahkan oleh Komite Eksekutif Perusahaan dan rencana kerja yang terkait dipantau oleh Audit Internal hingga masalah yang perlu ditangani berhasil diselesaikan. 16 Tata Laku Bisnis

17 Pengarsipan 7 Karyawan atau Staf yang karena aktivitas profesionalnya memiliki dokumen yang harus diarsip sesuai peraturan internal dan eksternal harus benar-benar mematuhi aturan yang ditetapkan tentang pengarsipan, terutama yang terkait dengan pengarsipan dokumen hukum. Pemusnahan dokumen tanpa wewenang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap aturan ini. Dalam kasus tindakan pengadilan yang sedang atau akan berlangsung, pemusnahan arsip sangat dilarang, meskipun sesuai dengan peraturan internal maupun eksternal yang berlaku. Tata Laku Bisnis 17

18 Pembentukan 8 Komite Etika Komite Etika yang melapor secara langsung kepada Ketua Umum telah dibentuk di CGG dengan tanggung jawab berikut: Mempersiapkan dan memastikan bahwa Tata Laku ini disebarluaskan secara tepat di Perusahaan serta dipahami oleh karyawan Perusahaan. Memperbarui Tata Laku ini sebagaimana mestinya serta membuat rekomendasi tentang perilaku etis dan profesional jika diperlukan. Memberitahukan kepada manajemen Perusahaan jika terdapat risiko kelalaian mematuhi prinsip etika penting. Merespons pertanyaan yang diajukan oleh Karyawan atau Staf Perusahaan secara rahasia tentang penerapan panduan untuk tindakan perorangan yang dijelaskan dalam Tata Laku ini terkait dengan situasi tertentu. Mempersiapkan komunikasi lisan maupun tulisan terkait dengan etika Perusahaan, bersama dengan entitas yang terkait. 18 Tata Laku Bisnis

Tata Laku Bisnis Internasional

Tata Laku Bisnis Internasional Tata Laku Bisnis Internasional Etika, Integritas, Kepercayaan Prinsip Kita dalam Pekerjaan Memimpin dengan menjadi teladan melalui Tata Laku Bisnis kita yang kuat sangat penting bagi kesuksesan kita. Orang

Lebih terperinci

Surat dari Direktur Utama dan Pejabat Eksekutif Tertinggi

Surat dari Direktur Utama dan Pejabat Eksekutif Tertinggi Pedoman Perilaku 2 Surat dari Direktur dan Pejabat Eksekutif Tertinggi Rekan-rekan kerja yang kami hormati: Dresser-Rand ( Pedoman ) berisi gabungan berbagai nilai dan standar perilaku yang membuat Dresser-Rand

Lebih terperinci

Program "Integritas Premium" Program Kepatuhan Antikorupsi

Program Integritas Premium Program Kepatuhan Antikorupsi Program "Integritas Premium" Program Kepatuhan Antikorupsi Tanggal publikasi: Oktober 2013 Daftar Isi Indeks 1 Pendekatan Pirelli untuk memerangi korupsi...4 2 Konteks regulasi...6 3 Program "Integritas

Lebih terperinci

Cara Kerja Kita. Praktik Usaha BT. Bulan Oktober 2013. Halaman 1

Cara Kerja Kita. Praktik Usaha BT. Bulan Oktober 2013. Halaman 1 Cara Kerja Kita Praktik Usaha BT Bulan Oktober 2013 Halaman 1 Cara Kerja Kita: Praktik Usaha Kita Nilai-Nilai Kita: Cara Kerja Kita menjabarkan praktik usaha dan nilai-nilai kita perilaku yang kita harapkan

Lebih terperinci

KODE ETIK USAHA (ETIKA - KORDSA GLOBAL)

KODE ETIK USAHA (ETIKA - KORDSA GLOBAL) KODE ETIK USAHA (ETIKA - KORDSA GLOBAL) Version : 2 Approved By : Kordsa Global Board of Directors Approval date : 15 September 2009 MOHON DIPERHATIKAN: Buku kecil ini merangkum kebijakan penting, standar

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Bisnis

Pedoman Perilaku Bisnis Pedoman Perilaku Bisnis Bertindak dengan Penuh Integritas di Seluruh Dunia Yang Sebenarnya Cara yang BENAR Bertindak dengan penuh integritas. Bersikap jujur. Mematuhi hukum. Mematuhi Pedoman. Bertanggung

Lebih terperinci

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku April 1, 2013 Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Sulzer 1/12 Sulzer berkomitmen dan mewajibkan para karyawannya untuk menjalankan kegiatan bisnisnya berdasarkan

Lebih terperinci

PANDUAN "Etika dalam Praktek"

PANDUAN Etika dalam Praktek PANDUAN "Etika dalam Praktek" PANDUAN "Etika dalam Praktek" KOMITMEN ETIKA YANG TINGGI 4 Praktek-Praktek Pelaksanaan Etika yang Menyatukan di semua Tingkat 6 BAGAIMANA MENGKOMUNIKASIKAN MASALAH ETIKA

Lebih terperinci

Etika Bisnis dan Etika Kerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Etika Bisnis dan Etika Kerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Tinjauan umum kebijakan dan pengarahan etika, memandu hubungan kerja di antara kita, dan hubungan bisnis dengan Pemangku Kepentingan. Edisi 2 10 Februari 2011 Daftar Isi 2 Sambutan Komisaris Utama 4 Sambutan

Lebih terperinci

Tata Laku Bisnis 2007

Tata Laku Bisnis 2007 Internasional Tata Laku Bisnis 2007 Untuk rekan di luar Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan Belanda Para eksekutif Flowserve secara aktif berupaya memberi teladan dan memandu budaya yang berdasarkan enam

Lebih terperinci

Kode Etik Perilaku DuPont. Memastikan Masa Depan yang Berkelanjutan

Kode Etik Perilaku DuPont. Memastikan Masa Depan yang Berkelanjutan Kode Etik Perilaku DuPont Memastikan Masa Depan yang Berkelanjutan MENERAPKAN NILAI-NILAI DASAR KITA Januari 2015 Sambutan dari CEO Yang Terhormat: Rekan-rekan di DuPont, Selama lebih dari dua abad, kita

Lebih terperinci

Code of Conduct dari Grup Voith

Code of Conduct dari Grup Voith Code of Conduct dari Grup Voith Daftar Isi Kata Sambutan oleh Direksi Pelaksana: 3 Bertindak dengan Kepatuhan kepada Nilai-Nilai Voith 1. Kata pengantar dan pernyataan dari pihak prinsipal 4 2. Kerja sama

Lebih terperinci

Bab 2 KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK. Strategic Governance Policy. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Bab 2 KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK. Strategic Governance Policy. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bab 2 KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK Kebijakan Strategik Tata Kelola Perusahaan Perum LKBN ANTARA Hal. 7 Bagian Kedua KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK II.1. Kebijakan GCG ANTARA ANTARA

Lebih terperinci

PEDOMAN ETIKA USAHA & TATA PERILAKU. Bab Ib I Pendahuluan 1. Latar Belakang

PEDOMAN ETIKA USAHA & TATA PERILAKU. Bab Ib I Pendahuluan 1. Latar Belakang PEDOMAN ETIKA USAHA & TATA PERILAKU Bab Ib I Pendahuluan 1. Latar Belakang Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of Conduct) merupakan bagian dari pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) PT Sarana

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia 2006 ini merupakan penyempurnaan dari Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2001.

Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia 2006 ini merupakan penyempurnaan dari Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2001. Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia 2006 ini merupakan penyempurnaan dari Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2001. Komite Nasional Kebijakan Governance Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I - Lt.

Lebih terperinci

PEDOMAN TATA LAKU (CODE OF CONDUCT)

PEDOMAN TATA LAKU (CODE OF CONDUCT) PEDOMAN TATA LAKU (CODE OF CONDUCT) 1 LEMBAR PEMBERLAKUAN PEDOMAN TATA LAKU (CODE OF CONDUCT ) PT CIPTA KRIDA BAHARI menyadari arti pentingnya implementasi Good Corporate Governance (GCG) sebagai salah

Lebih terperinci

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE)

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE) PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE) BAB I, PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik/Good Corporate Governance (GCG), tetap memperhatikan

Lebih terperinci

PEDOMAN ETIKA DAN PERILAKU CODE OF CONDUCT. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

PEDOMAN ETIKA DAN PERILAKU CODE OF CONDUCT. PT Jasa Marga (Persero) Tbk PEDOMAN ETIKA DAN PERILAKU CODE OF CONDUCT 2011 0 Daftar Isi Bab I. 2 PENDAHULUAN 2 Latar Belakang 2 Landasan Penyusunan Code of Conduct... 3 Visi dan Misi Perusahaan... 3 Tata Nilai Perusahaan... 3 Maksud,

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA Nomor : KEP-117/M-MBU/2002 TENTANG PENERAPAN PRAKTEK GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA, Menimbang

Lebih terperinci

Kebijakan dan Prosedur Indonesia

Kebijakan dan Prosedur Indonesia Kebijakan dan Prosedur Indonesia i H al Daftar Isi Daftar Isi... ii BAB 1 KEDISTRIBUTORAN ANDA... 9 1 Menjadi Seorang Distributor... 9 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Distributor... 9 1.2 Satu Individu

Lebih terperinci

Kebijakan dan Prosedur Indonesia

Kebijakan dan Prosedur Indonesia Kebijakan dan Prosedur Indonesia i H al Daftar Isi Daftar Isi... i BAB 1 KEDISTRIBUTORAN ANDA...8 1 Menjadi Seorang Distributor... 8 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Distributor... 8 1.2 Satu Individu

Lebih terperinci

Etika Kerja & Bisnis. Menggapai PERTAMINA EP World Class dengan Semangat Berkobar. pertamina ep etika kerja & bisnis

Etika Kerja & Bisnis. Menggapai PERTAMINA EP World Class dengan Semangat Berkobar. pertamina ep etika kerja & bisnis Etika Kerja & Bisnis Menggapai PERTAMINA EP World Class dengan Semangat Berkobar pertamina ep etika kerja & bisnis Menggapai PERTAMINA EP World Class dengan Semangat Berkobar Etika Kerja & Bisnis (EKB)

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa informasi merupakan kebutuhan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61 TAHUN 2010 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN

Lebih terperinci

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia International Labour Organization Jakarta Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Kerjasama dan Usaha yang Sukses Pedoman pelatihan untuk manajer dan pekerja Modul EMPAT SC RE Kesinambungan Daya Saing dan

Lebih terperinci

PEDOMAN PRINSIP-PRINSIP SUKARELA MENGENAI KEAMANAN dan HAK ASASI MANUSIA

PEDOMAN PRINSIP-PRINSIP SUKARELA MENGENAI KEAMANAN dan HAK ASASI MANUSIA PEDOMAN PRINSIP-PRINSIP SUKARELA MENGENAI KEAMANAN dan HAK ASASI MANUSIA untuk pertanyaan atau saran, silakan hubungi: HumanRightsComplianceOfficer@fmi.com Semmy_Yapsawaki@fmi.com, Telp: (0901) 40 4983

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

Indonesia Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi

Indonesia Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi 1 Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi Manual untuk Peserta 2 Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi Manual Peserta : Bagaimana Pemohon Bisa MemanfaatkanHak Atas Informasi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 82 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 82 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 82 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci